Labfor Polda Kalbar Selidiki Penyebab Kebakaran Mobil di SPBU Semparuk
Selain memeriksa bangkai kendaraan yang terbakar, tim juga melakukan pengecekan terhadap sejumlah fasilitas SPBU...
Penulis: Imam Maksum | Editor: Dhita Mutiasari
Selain itu, tim juga menghimpun berbagai informasi penting dari keterangan pengemudi kendaraan dan para saksi yang berada di lokasi saat peristiwa terjadi.
Seluruh temuan tersebut akan menjadi bahan pendalaman lebih lanjut oleh Laboratorium Forensik Polda Kalbar.
Polisi Tunggu Hasil Pemeriksaan Forensik
Kapolres Sambas AKBP Wahyu Jati Wibowo melalui Kasi Humas Polres Sambas AKP Sadoko Kasih Wiyono mengatakan pemeriksaan forensik dilakukan untuk memastikan penyebab kebakaran secara objektif dan ilmiah.
Ia menegaskan, Polres Sambas bersama Bidlabfor Polda Kalbar akan terus mendalami hasil pemeriksaan yang telah dilakukan guna memperoleh kesimpulan yang akurat terkait penyebab kebakaran tersebut.
"Kami masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium untuk memastikan penyebab pasti kebakaran. Seluruh proses dilakukan secara profesional dan berdasarkan kajian ilmiah," ujarnya.
Kegiatan pemeriksaan berakhir sekitar pukul 12.00 WIB dan berlangsung dalam keadaan aman, tertib, serta kondusif.
Kronologi Kebakaran Mobil di SPBU Simpuan
Sebuah minibus hangus terbakar saat mengisi Bahan Bakar Minyak (BBM) di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Simpuan, Kecamatan Semparuk, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, Kamis 4 Juni 2026 malam.
Penyebab minibus warna hitam itu kebakaran masih dalam penyelidikan kepolisian.
Sementara kondisi minibus hangus dan fasilitas SPBU Simpuan berupa mesin nozel rusak karena ikut terbakar.
Diketahui kebakaran minibus terjadi di SPBU 64.794.06 PT. Miftah Rizqi Rahman Dusun Simpuan Desa Singaraya, Kecamatan Semparuk, Kabupaten Sambas.
Saksi peristiwa tersebut, Purwanto, warga setempat mengatakan, kronologi singkat peristiwa kebakaran mobil di SPBU Simpuan terjadi sekitar pukul 20.00 ketika sebuah minibus mengisi BBM.
"Kejadian sekitar pukul 20.00 wib di SPBU Dusun Simpuan, Desa Singaraya, Kecamatan Semparuk, terjadi kebakaran 1 unit mobil Toyota Calya KB 1706 PH," ungkapnya.
Purwanto mengatakan, minibus tersebut dikendarai seorang laki-laki saat sedang mengisi BBM namun tiba-tiba terdengar suara ledakan.
"Mobil yang dikendarai oleh PP pada saat sedang mengisi bahan bakar minyak jenis Pertalite pada nozel 2, saat sedang mengisi tiba-tiba terdengar suara ledakan dari dalam kendaraan," katanya.
Dia mengungkapkan, sontak sang sopir keluar dari dalam mobil untuk menyelamatkan diri.
SPBUSemparuk
SPBUSimpuan
KebakaranMobil
Sambas
semparuk
LabforPoldaKalbar
poldakalbar
PolresSambas
InvestigasiKebakaran
TKPKebakaran
Pertalite
forensik
| Setiap Tahun Daratan Hilang 4 Meter, Warga Pesisir Sambas Hidup dalam Ketakutan |
|
|---|
| Daratan Hilang 4 Meter setiap Tahun, Warga Pesisir Sambas Minta Pemerintah Bangun Penahan Ombak |
|
|---|
| Danrem 121/ABW Pimpin Penanaman Mangrove dan Pelepasan Tukik di Perbatasan Temajuk |
|
|---|
| Abrasi Pantai Arung Parak Capai 20 Meter per Tahun, Sambas Minta Dukungan Pemerintah Pusat |
|
|---|
| Dukung Anak Kurang Mampu, Pemerintah Siapkan Sekolah Rakyat di Kabupaten Sambas |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/Tim-Labfor-Ambil-Sampel0806.jpg)