DPRD dan Pertamina Sidak Agen LPG di Ketapang, Pastikan Gas Tepat Sasaran
Dalam sidak tersebut, tim memeriksa sejumlah agen LPG sebagai titik distribusi utama sebelum gas disalurkan ke pangkalan.
Penulis: Faisal Ilham Muzaqi | Editor: Syahroni
Ringkasan Berita:
- Pemerintah Kabupaten Ketapang bersama DPRD, Pertamina, dan instansi terkait melakukan sidak ke agen serta pangkalan LPG bersubsidi guna memastikan distribusi berjalan lancar, aman, dan tepat sasaran bagi masyarakat.
- Hasil pengawasan menemukan masih ada sekitar 43 desa di Kabupaten Ketapang yang belum memiliki pangkalan LPG bersubsidi, sehingga pemerintah berupaya mencari solusi pemerataan distribusi dan mencegah penyalahgunaan subsidi.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KETAPANG - Pemerintah Kabupaten Ketapang bersama DPRD Kabupaten Ketapang, Pertamina, dan sejumlah instansi terkait melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke agen serta pangkalan LPG bersubsidi di wilayah Ketapang beberapa waktu lalu.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan distribusi LPG bersubsidi berjalan lancar, aman, dan tepat sasaran bagi masyarakat yang membutuhkan.
Sebelum turun langsung ke lapangan, kegiatan diawali dengan rapat koordinasi yang melibatkan DPRD, perangkat daerah, Pertamina, hingga para pemangku kepentingan lainnya.
Dalam forum tersebut, dibahas kondisi distribusi LPG bersubsidi terkini sekaligus menyusun langkah pengawasan yang akan diterapkan di lapangan.
Baca juga: Polda Kalbar Ungkap Modus Penjualan LPG Subsidi di Atas Harga
Kegiatan itu dipimpin Sekretaris Daerah Kabupaten Ketapang, Repalianto.
Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah mendukung penuh pengawasan distribusi LPG bersubsidi sebagai bagian dari upaya meningkatkan pelayanan publik, khususnya kebutuhan energi rumah tangga masyarakat.
“Pemerintah Kabupaten Ketapang mendukung penuh pelaksanaan pengawasan distribusi LPG bersubsidi ini. Tujuan kita sama, yaitu memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan yang baik dan kebutuhan LPG bersubsidi dapat terpenuhi dengan lancar, aman, dan tepat sasaran,” ujar Repalianto.
Menurutnya, pengawasan langsung menjadi langkah penting untuk mengetahui kondisi riil distribusi LPG di lapangan, mulai dari tingkat agen hingga pangkalan.
Baca juga: Kebakaran Lahan di Pinggir Jalan Kedamin Hulu, Nyaris Bakar Tiang Listrik dan Gudang LPG
Hasil temuan tersebut nantinya akan menjadi bahan evaluasi bersama guna memperbaiki sistem distribusi ke depan.
Dalam sidak tersebut, tim memeriksa sejumlah agen LPG sebagai titik distribusi utama sebelum gas disalurkan ke pangkalan.
Pemeriksaan meliputi ketersediaan stok, harga jual di lapangan, hingga kesesuaian pasokan yang diterima pangkalan.
Dari hasil pembahasan bersama DPRD, OPD terkait, dan Pertamina, diketahui kuota LPG bersubsidi untuk Kabupaten Ketapang mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya.
Meski begitu, masih terdapat sejumlah tantangan dalam penyalurannya.
Salah satu kendala yang menjadi perhatian adalah masih adanya sekitar 43 desa yang belum memiliki pangkalan LPG bersubsidi.
Kondisi tersebut membuat sebagian masyarakat harus mendapatkan pasokan dari desa lain atau wilayah terdekat.
| Hanya Salurkan 10 Ekor Sapi Kurban, Wabup Jamhuri Sebut Terbatas Dampak Kebijakan Efesiensi Anggaran |
|
|---|
| Kemenkum Kalbar Bergerak Selesaikan Pengaduan dan Benahi Pengelolaan JDIH Dua DPRD di Kalbar |
|
|---|
| Ketapang Raih WTP, Bupati Wilyo: Setiap Rupiah APBD Harus Dirasakan Masyarakat |
|
|---|
| KPPAD Kalbar Soroti Kasus Penganiayaan Anak Pakai Palu, Minta Korban Dapat Pendampingan Maksimal |
|
|---|
| Era Laporan Tahunan Digital, Kemenkum Kalbar Siap Kawal Kepatuhan Perseroan Terbatas se-Kalbar |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/Sidak-LPG-Ketapang-2354.jpg)