Dinkes Sanggau Sampaikan Langkah Pencegahan Hantavirus 

Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sanggau, Najori mengimbau kepada masyarakat untuk selalu waspada, kemudian menjaga kebersihan lingkungan.

Tayang:
Penulis: Hendri Chornelius | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Hendri Chornelius
BERIKAN KETERANGAN - Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sanggau, Najori. Ia mengatakan, hingga saat ini belum ada informasi khusus mengenai sosialisasi Hantavirus di Sanggau. 
Ringkasan Berita:
  • Najori mengatakan, hingga saat ini belum ada informasi khusus mengenai sosialisasi Hantavirus di Sanggau. 
  • Namun Dinas Kesehatan tetap melakukan edukasi penyakit menular, promosi kesehatan, dan pengawasan lingkungan melalui puskesmas dan jejaringnya (Pustu, Polindes) dan kegiatan penyuluhan masyarakat. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SANGGAU - Kendati belum ditemukan adanya kasus virus hanta di Kabupaten Sanggau, Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sanggau, Najori mengimbau kepada masyarakat untuk selalu waspada, kemudian menjaga kebersihan lingkungan.

"Selain itu, mengendalikan populasi tikus, menggunakan alat pelindung saat membersihkan area berisiko, dan segera memeriksakan diri ke fasilitas 
kesehatan jika mengalami gejala setelah kontak dengan lingkungan yang tercemar tikus,"katanya, Senin 11 Mei 2026.

Najori mengatakan, hingga saat ini belum ada informasi khusus mengenai sosialisasi Hantavirus di Sanggau.

Namun Dinas Kesehatan tetap melakukan edukasi penyakit menular, promosi kesehatan, dan pengawasan lingkungan melalui puskesmas dan jejaringnya (Pustu, Polindes) dan kegiatan penyuluhan masyarakat. 

"Meski belum ada laporan kasus Hantavirus, tenaga kesehatan tetap melakukan pemantauan dan deteksi dini terhadap penyakit menular yang berpotensi 
muncul di masyarakat,"ujarnya.

Baca juga: Yulius Tehau Kembali Nahkodai IPSI Sanggau Masa Bakti 2026-2030

Najori mengingatkan, lingkungan yang paling berisiko adalah tempat dengan populasi tikus tinggi dan sanitasi yang kurang baik, serta lokasi yang banyak terdapat kotoran atau urine tikus. 

Oleh karenanya, langkah pencegahan yang dilakukan masyarakat yakni menjaga kebersihan rumah dan lingkungan, menutup rapat makanan, membuang sampah secara rutin, menutup akses masuk tikus, serta menggunakan masker dan sarung tangan saat membersihkan area yang berisiko terkontaminasi. (*)

- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp

!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved