Debit Air Sempat Tinggi 1 Meter, Banjir di Sabung Sambas Berangsur Surut

Astamin menjelaskan, walau debit banjir mulai surut namun terdapat titik banjir yang masih tinggi seluruh sehingga belum dapat dilewati

Tayang:
Penulis: Imam Maksum | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
BANJIR DI SAMBAS - Sejumlah warga dan siswa sekolah naik perahu yang dikerahkan Pemdes Sabung untuk membantu masyarakat melintasi banjir di jalan poros Desa Sabung, Kecamatan Subah, Kabupaten Sambas, Kalbar, Sabtu 9 Mei 2026. 
Ringkasan Berita:
  • Pemerintah Desa Sabung juga sempat mengerahkan satu unit perahu untuk membantu mobilitas warga melewati banjir. 
  • PJ Kepala Desa Sabung Astamin mengatakan, kondisi banjir yang merendam jalan poros Desa Sabung perlahan mulai surut.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Banjir yang merendam jalan poros di Sabung Trans Teberau, Desa Sabung, Kecamatan Subah, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, perlahan surut, Minggu 10 Mei 2026.

Akses kendaraan warga yang sempat terputus karena banjir mencapai lutut orang dewasa mulai dapat dilewati masyarakat.

Pemerintah Desa Sabung juga sempat mengerahkan satu unit perahu untuk membantu mobilitas warga melewati banjir. 

Perahu itu dimanfaatkan untuk membantu siswa sekolah dan warga yang hendak ke Sambas.

Pj Kepala Desa Sabung Astamin mengatakan, kondisi banjir yang merendam jalan poros Desa Sabung perlahan mulai surut.

Banjir Rendam Akses Permukiman di Desa Teraju Sanggau, Polsek Toba Turun Langsung Pantau Debit Air

"Informasinya sudah perlahan surut, ketinggian air tinggal selutut," kata Astamin, dihubungi melalui pesan singkat, Minggu 10 Mei 2026.

Astamin menjelaskan, walau debit banjir mulai surut namun terdapat titik banjir yang masih tinggi seluruh sehingga belum dapat dilewati sepeda motor.

"Informasi terkini dari masyarakat melaporkan, banjir sudah mulai surut tapi sepeda motor belum bisa lewat," ungkapnya.

Astamin menambahkan, banjir telah terjadi selama tiga hari merendam ruas jalan poros Sabung Trans terjadi sejak Jumat lalu.

Dia mengatakan, banjir terus naik pada Sabtu karena debit air di hulu sungai masih tertahan. Namun dia bilang pada Minggu ini debit air mulai surut.

"Kondisi air naik karera air dari hulunya di Desa Madak kemarin yang bertahan 
Ini kondisi di jalan poros. Ketinggian air 1 meter dari jalan poros," katanya.

"Ya pada Sabtu pagi ada kenaikan, kalau tidak ada hujan hari ini di Desa Madak ini bakal surut , kalau hujan dia akan bertahan," ujarnya. (*)

- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp

!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved