Pelaku Penyebar Video Hoaks Kuyang di Sambas Meminta Maaf

N mengakui bahwa konten viral yang berisi narasi terkait kuyang memicu kehebohan masyarakat merupakan hasil editan.

|
Penulis: Imam Maksum | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
ISTIMEWA
MEMINTA MAAF - Pelaku penyebar video hoaks terkait kuyang di Desa Kartiasa, Kecamatan Sambas, inisial N meminta maaf dengan membuat video klarifikasi, Rabu 22 April 2026. 
Ringkasan Berita:
  • Kapolres Sambas AKBP Wahyu Jati Wibowo melalui Kasi Humas Polres Sambas AKP Sadoko Kasih membenarkan bahwa pelaku berinisial N penyebar konten hoaks telah meminta maaf di Polres Sambas.
  • Dia menambahkan, dampak postingan berita palsu dapat menimbulkan kecemasan dan ketakutan di masyarakat terutama bagi kalangan anak-anak.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Pelaku penyebar konten hoaks di media sosial dengan narasi penampakan kuyang di Desa Kartiasa, Kecamatan Sambas, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, meminta maaf, Rabu 22 April 2026.

Kapolres Sambas AKBP Wahyu Jati Wibowo melalui Kasi Humas Polres Sambas AKP Sadoko Kasih membenarkan bahwa pelaku berinisial N penyebar konten hoaks telah meminta maaf di Polres Sambas.

"Pelaku pemilik akun berinisial N, dengan akun Intan Junid, bahwa benar telah meminta maaf dihadapan publik dengan membuat video klarifikasi," ungkap AKP Sadoko Kasih, Kamis 23 April 2026.

AKP Sadoko Kasih menyebutkan, masyarakat Kabupaten Sambas diimbau untuk tidak menyebar informasi yang belum tentu kebenarannya.

Dia menambahkan, dampak postingan berita palsu dapat menimbulkan kecemasan dan ketakutan di masyarakat terutama bagi kalangan anak-anak.

Taman Rekreasi Batu Bejamban Sambas: Wisata dengan Nuansa Mistis yang Menarik untuk Dikunjungi

"Bijaklah bermedsos, jangan memberikan berita hoaks yang justru merugikan masyarakat luas dengan membuat psikologis terutama anak-anak terganggu dan membuat cemas dan ketakutannya," kata AKP Sadoko Kasih.

Sementara itu, pelaku penyebar konten hoaks N meminta maaf ke masyarakat Sambas dengan membuat video klarifikasi.

N mengakui bahwa konten viral yang berisi narasi terkait kuyang memicu kehebohan masyarakat merupakan hasil editan.

"Sehubungan dengan telah viralnya postingan berita hoaks soal kuyang yang saya unggah di akun Facebook saya dengan nama akun Intan Junid pada hari Selasa tanggal 21 April 2026 sekira pukul 6 WIB bahwa foto tersebut kuyang merupakan hasil editan," katanya.

Dia menambahkan, dirinya meminta maaf atas kegaduhan yang ia perbuat dari postingan viral tersebut.

"Saya meminta maaf kepada masyarakat Kabupaten Sambas khususnya warga Desa Kartiasa dan sekitar terkait postingan tersebut yang menimbulkan kegaduhan," ucapnya.

Dia mengatakan, berjanji untuk tidak mengulangi perbuatan itu dan akan lebih bijak dalam menggunakan sosial media. 

"Saya berjanji akan lebih bijak dalam media sosial dan tidak akan membuat saya membuat serta menyebarkan berita hoaks. Terima kasih kepada pihak desa dan pihak kepolisian," katanya. (*)

- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp

!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved