LPG 3 Kg Masih Stabil, Tapi LPG 5 Kg dan 12 Kg Naik di Kota Singkawang
Kenaikan harga LPG non-subsidi khususnya untuk tabung 5 kilogram dan 12 kilogram di beberapa pangkalan Kota Singkawang mengalami kenaikan.
Penulis: Widad Ardina | Editor: Try Juliansyah
Ringkasan Berita:
- Meskipun mengalami kenaikan, suasana di pangkalan LPG masih cukup normal, salah satunya yang berada di Jalan Antasari, Kota Singkawang, terpantau warga pun tidak terlalu banyak yang mengantri.
- Kepala Bidang (Kabid) Perdagangan Disperindagkop dan UMK Kota Singkawang, Florentina Wenseslia, menyebutkan untuk harga terbaru, elpiji 3 kilogram atau gas subsidi masih belum mengalami perubahan dan tetap dijual di tingkat pangkalan sebesar Rp18.500 per tabung.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINGKAWANG - Kenaikan harga LPG non-subsidi khususnya untuk tabung 5 kilogram dan 12 kilogram di beberapa pangkalan Kota Singkawang mengalami kenaikan.
Meskipun mengalami kenaikan, suasana di pangkalan LPG masih cukup normal, salah satunya yang berada di Jalan Antasari, Kota Singkawang, terpantau warga pun tidak terlalu banyak yang mengantri.
Kepala Bidang (Kabid) Perdagangan Disperindagkop dan UMK Kota Singkawang, Florentina Wenseslia, menyebutkan untuk harga terbaru, elpiji 3 kilogram atau gas subsidi masih belum mengalami perubahan dan tetap dijual di tingkat pangkalan sebesar Rp18.500 per tabung.
"Harga gas 3 kg belum ada yang terbaru, harga yang naik di 5 kg dan 12 kg," katanya, pada Rabu 22 April 2026.
Sementara itu, harga elpiji 5 kilogram mengalami kenaikan menjadi Rp110 ribu per tabung, dari sebelumnya berada di kisaran Rp100 ribu.
Kenaikan juga terjadi pada elpiji 12 kilogram yang kini dijual seharga Rp230 ribu per tabung, dari harga sebelumnya sekitar Rp220 ribu.
Baca juga: 5 Daftar Masjid Ikonik di Singkawang yang Wajib Dikunjungi saat Libur Idul Adha
Selain itu, satu diantara warga, Erlina (30) mengatakan saat ini belum merasa keberatan dengan kenaikan harga gas elpiji, dikarenakan ia masih menggunakan gas elpiji 3 kilogram.
"Saya pakai gas 3 kilogram dan harganya pun belum naik," katanya.
Namun ia juga mengaku dengan adanya kenaikan harga gas non-subsidi akan memberikan dampak bagi pelaku usaha yang menggunakan gas elpiji ukuran 5 kilogram ataupun 12 kilogram untuk kegiatan sehari-hari.
"Bagi pelaku usaha mungkin akan memberatkan, tapi bagi kami yang pakai gas 3 kilogram dan selama harganya belum naik, dampaknya belum kerasa," ucapnya. (*)
- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp
!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!
| Gasing hingga Sepak Sawut Ramaikan Festival Permainan Rakyat Kalbar |
|
|---|
| Ribuan Warga Padati GOR Apang Semangai, Bupati Bala Ingatkan Bahaya Narkoba dan Pinjol |
|
|---|
| Kubu Raya Mendadak Lumpuh! Kapal-Kapal Sungai Mogok Massal Gara-Gara Solar Rp17 Ribu |
|
|---|
| Resmi Berubah Tarif Listrik PLN Mulai 1 Juni 2026 Semua Golongan Subsidi dan Non-Subsidi |
|
|---|
| Cuaca Kalbar Besok 19 Mei 2026 di 14 Daerah! Pontianak dan Kubu Raya Diguyur Hujan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/dak-terlalu-banyak-yang-mengantri.jpg)