Masyarakat Terpencil di Putussibau Utara Dapat Pelayanan Kesehatan
Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kapuas Hulu, Sudarso, menambahkan dalam kegiatan tersebut
Penulis: Sahirul Hakim | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
Ringkasan Berita:
- Camat Putussibau Utara, Yohanes Telajan menyampaikan kegiatan tersebut merupakan modifikasi pelayanan Kesehatan di wilayah Daerah Terpencil, Perbatasan, dan Kepulauan (DTPK).
- Tentunya dengan adanya kegiatan seperti ini, tegas Camat, sangat membantu masyarakat setempat, dimana pelayanan kesehatan seperti ini sangat penting bagi masyarakat di daerah pedalaman.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KAPUAS HULU - Warga Dusun Nanga Hovat, Desa Dataan Diaan, Kecamatan Putussibau Utara, Kabupaten Kapuas Hulu, Provinsi Kalimantan Barat, telah mendapatkan pelayanan kesehatan dari program Kementerian Kesehatan RI.
Pelayanan kesehatan tersebut difasilitasi oleh Dinas Kesehatan Kapuas Hulu bekerjasama dengan Puskesmas Putussibau Utara, yang dilaksanakan selama dua hari, dari tanggal 30-31 Maret 2026.
Camat Putussibau Utara, Yohanes Telajan menyampaikan kegiatan tersebut merupakan modifikasi pelayanan Kesehatan di wilayah Daerah Terpencil, Perbatasan, dan Kepulauan (DTPK).
"Pastinya pelayanan kesehatan ini khususnya di Kawasan Hutan dan Komunitas Adat Terpencil tahun 2026, seperti di Dusun Nanga Hovat, Desa Dataan Diaan tersebut," ujarnya kepada Tribun Pontianak, Selasa 7 April 2026.
Tentunya dengan adanya kegiatan seperti ini, tegas Camat, sangat membantu masyarakat setempat, dimana pelayanan kesehatan seperti ini sangat penting bagi masyarakat di daerah pedalaman.
• Kapuas Hulu Borong 10 Penghargaan Sepanjang 2025, MTQ Tingkat Provinsi Terbanyak
"Kita ketahui bersama bahwa Dusun Nanga Hovat, sangat jauh dari ibukota Desa Dataan Diaan, maupun kecamatan, dan transportasi hanya bisa lewat sungai, menempuh perjalanan cukup lama hingga berjam-jam, dengan medan arus deras," ungkapnya.
Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kapuas Hulu, Sudarso, menambahkan dalam kegiatan tersebut pihaknya membawa tim kesehatan seperti dokter spesialis dan umum.
"Pastinya selama kegiatan dua hari, kita memberikan pelayanan kesehatan mencakup berbagai jenis layanan, tergantung keluhan dari masyarakat itu sendiri," ujarnya.
Sudarso menjelaskan, kegiatan ini menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan akses dan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat di wilayah terpencil, khususnya di kawasan hutan dan komunitas adat terpencil.
"Dengan adanya pelayanan langsung ke lapangan, diharapkan masyarakat dapat memperoleh layanan kesehatan yang lebih merata dan berkelanjutan," ungkapnya.
Untuk pelayanan umum dan gigi tercatat sebanyak 120 pasien yang dilayanu, layanan spesialistik anak menjangkau 35 pasien.
Selain itu, terdapat pula layanan kesehatan gigi bagi anak sekolah sebanyak 28 orang, dengan tindakan cabut gigi susu sebanyak 12 kasus dan pemberian Topical Application Fluoride (TAF) kepada 6 anak.
Di bidang kesehatan keluarga, layanan Keluarga Berencana (KB) berhasil menjangkau 16 peserta, serta pelayanan bagi ibu hamil yang tercatat sebanyak 2 orang. (*)
- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp
!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!
Putussibau Utara
Kecamatan Putussibau Utara
Pelayanan Kesehatan Gratis
Pelayanan Kesehatan
Berita Terbaru Tribun Pontianak
Selasa 7 April 2026
Kalbar
Kalimantan Barat
Kapuas Hulu
| Meski Anggaran Terbatas, Alexander Wilyo Tegaskan Hibah untuk Rumah Ibadah Tetap Prioritas |
|
|---|
| Resmi Hiburan Band Malam Hari di Kecamatan Teluk Keramat Sambas Dilarang, Demi Suasana Kondusif! |
|
|---|
| Profil Kabupaten Sanggau: Luas Wilayah, Batas Daerah, dan Daftar 15 Kecamatan |
|
|---|
| 6 Peristiwa Terpopuler Kalbar! Fakta-fakta Insiden Ledakan RM Dapok Ngah Sho Pontianak |
|
|---|
| Cuaca Kalbar Besok 8 April 2026 di 14 Daerah! Seluruh Daerah Bakal Diguyur Hujan Lebat |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/PELAYANAN-KESEHATAN-23rsedfxc.jpg)