Bupati Satono Tegaskan Dapur MBG Sambas Mampu Tunjukan Kualitas Terbaik
Bupati Sambas Satono memastikan seluruh instrumen pendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG) siap termasuk 55 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi
Penulis: Imam Maksum | Editor: Try Juliansyah
Ringkasan Berita:
- Bupati Satono menyebutkan SPPG harus benar-benar berada dalam kondisi siap baik dari sisi sarana, prasarana, maupun sumber daya manusia atau SDM.
- Hal itu kembali ditegaskan Satono usai rapat koordinasi yang dihadiri Kapolres Sambas, Wakil Bupati Sambas, Sekretaris Daerah Kabupaten Sambas, perwakilan Forkopimda.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Bupati Sambas Satono memastikan seluruh instrumen pendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG) siap termasuk 55 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tersebar di Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, Minggu 29 Maret 2026.
Bupati Satono menyebutkan SPPG harus benar-benar berada dalam kondisi siap baik dari sisi sarana, prasarana, maupun sumber daya manusia atau SDM.
Hal itu kembali ditegaskan Satono usai rapat koordinasi yang dihadiri Kapolres Sambas, Wakil Bupati Sambas, Sekretaris Daerah Kabupaten Sambas, perwakilan Forkopimda.
Bupati Satono juga menekankan pentingnya sinergi dan kerja sama dari seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan program MBG.
Menurutnya, keberhasilan program ini tidak hanya bergantung pada satu pihak, melainkan hasil dari kolaborasi yang solid antara mitra, pengelola SPPG, tenaga ahli gizi, tim akuntansi, hingga para relawan di lapangan.
“Dapur MBG ini adalah dapur kita bersama. Untuk menyukseskan program besar ini, semua harus terlibat. Kebersamaan, kolaborasi, dan kerja tim yang baik menjadi kunci utama dalam pengelolaan MBG,” ujar Bupati Satono.
Baca juga: Bupati Satono Pimpin Rakor MBG Bersama Mitra dan SPPG Kabupaten Sambas
Lebih lanjut, ia juga memberikan motivasi kepada seluruh pengelola program agar mampu menunjukkan kualitas terbaik, meskipun Kabupaten Sambas berada di wilayah perbatasan Kalimantan Barat.
“Walaupun kita berada di ujung utara Kalimantan Barat, sumber daya manusia yang mengelola program ini harus mampu menunjukkan kualitas yang lebih baik dari daerah lain. Buktikan bahwa putra-putri Sambas mampu bersaing dan tidak kalah dengan daerah lain di Indonesia,” ucapnya. (*)
- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp
!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!
| LPG Nonsubsidi Naik, Harga Tembus Rp245 Ribu untuk 12 Kg |
|
|---|
| Hari Bumi 2026, PLN Indonesia Power UBP Sintang Tanam dan Serahkan 384 Bibit Pohon |
|
|---|
| Masuk Daerah Rawan, Kayong Utara Diminta Tingkatkan Kesiapsiagaan Karhutla |
|
|---|
| Peserta UTBK di Sambas Hengki Terlambat Karena Alami Kerusakan Motor |
|
|---|
| Cegah DBD di Embaloh Hilir, Prajurit TNI Lakukan Fogging |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/mbg-12-sams.jpg)