Stok Minyak Goreng Sempat Menipis, Diskumindag Pastikan Jelang Lebaran Normal

Dan untuk informasi, beras aman. Beras aman cuman memang pada saat ini ada beberapa kendala berkaitan dengan minyak goreng dan gula pasir

Penulis: Imam Maksum | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Imam Maksum
WAWANCARA - Kepala Dinas Koperasi UMKM Perindustrian dan Perdagangan (Diskumindag) Kabupaten Sambas, Hermanto. Hermanto mengatakan pihaknya memastikan suplai minyak goreng kembali normal di akhir Ramadan hingga lebaran, Senin 9 Maret 2026. 
Ringkasan Berita:
  • Hermanto mengungkapkan, ketersediaan bahan pokok beras relatif aman. Sementara komoditas lain seperti minyak goreng dan gula pasir stoknya menipis. 
  • Dia menjelaskan, ketersediaan minyak goreng di Perum Bulog menipis namun pihaknya segera memasok persediaan agar migor dapat terdistribusi ke pasar-pasar.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Kepala Dinas Koperasi UMKM Perindustrian dan Perdagangan (Diskumindag) Kabupaten Sambas, Hermanto mengatakan ketersediaan minyak goreng di tingkat distributor mulai menipis, Senin 9 Maret 2026.

Menanggapi hal itu Diskumindag Sambas mengambil langkah koordinasi dengan berbagai stakeholder untuk mengantisipasi kelangkaan minyak goreng supaya harga pasar tetap stabil.

"Ini adalah bahan pokok. Pada tanggal 27 Februari yang lalu kami sudah mengumpulkan beberapa distributor termasuk Perum Bulog dan dari Pinsar, asosiasi peternak dan unggas," jelas Hermanto.

Hermanto mengungkapkan, ketersediaan bahan pokok beras relatif aman. Sementara komoditas lain seperti minyak goreng dan gula pasir stoknya menipis. 

Warga Tengguli Antusias Ikuti Safari Ramadan Pemkab Sambas

"Dan untuk informasi, beras aman. Beras aman cuman memang pada saat ini ada beberapa kendala berkaitan dengan minyak goreng dan gula pasir," katanya.

Dia menjelaskan, ketersediaan minyak goreng di Perum Bulog menipis namun pihaknya segera memasok persediaan agar migor dapat terdistribusi ke pasar-pasar.

"Untuk minyak goreng di Bulog juga memang persediaan menipis, tapi pihak Bulog juga sudah berkomitmen untuk segera memasok persediaan sehingga kebutuhan Kabupaten Sambas bisa didistribusikan," tegasnya.

Dia menyebutkan, menipisnya stok migor disebabkan meningkatnya konsumsi pada Imlek dan awal Ramadan. 

Dia berharap ketersediaan kembali normal dan harga stabil menjelang akhir Ramadan dan lebaran ke depan.

"Demikian juga di pihak-pihak perusahaan. Memang pada saat moment, imlek kemarin sempat minyak goreng kurang persediaan, tapi dengan selesainya Imlek, ini sudah mulai lancar lagi dan mudah-mudahan dalam menghadapi moment akhir Ramadan dan awal lebaran nanti ini sudah tersedia," tegasnya. (*)

- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp

!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved