Pemuda Muhammadiyah Kubu Raya Gaungkan Toleransi Lewat Refleksi Kebangsaan Ramadhan
“Peran Strategis Pemuda dalam Mencegah Intoleransi, Radikalisme, dan Kejahatan Siber di Era Digital”
Ringkasan Berita:
- Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Kubu Raya menggelar kegiatan Refleksi Kebangsaan Ramadhan untuk mendorong peran generasi muda dalam mencegah intoleransi, radikalisme, dan kejahatan siber di era digital serta memperkuat nilai toleransi.
- Pemkab Kubu Raya menekankan pentingnya peran pemuda menjaga persatuan di tengah keberagaman 17 etnis, dengan mengamalkan Empat Pilar Kebangsaan yaitu Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Upaya memperkuat nilai toleransi dan menjaga harmoni di tengah keberagaman terus digelorakan oleh generasi muda.
Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Kubu Raya menggelar kegiatan Refleksi Kebangsaan Ramadhan sebagai ruang diskusi strategis dalam membahas peran pemuda menghadapi tantangan intoleransi, radikalisme, hingga kejahatan siber di era digital.
Kegiatan yang mengusung tema “Peran Strategis Pemuda dalam Mencegah Intoleransi, Radikalisme, dan Kejahatan Siber di Era Digital” ini berlangsung pada Sabtu 7 Maret 2026 di Pusat Dakwah Muhammadiyah Kubu Raya dan mendapat apresiasi dari Pemerintah Kabupaten Kubu Raya.
Baca juga: Setahun Kepemimpinan Sujiwo–Sukiryanto, Pemuda Muhammadiyah Kubu Raya Nilai Kinerja Sangat Baik
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Kubu Raya, Amini Maros, yang hadir mewakili Bupati Kubu Raya menilai kegiatan tersebut sebagai langkah positif dalam memperkuat kesadaran kebangsaan di kalangan generasi muda.
Menurutnya, organisasi kepemudaan memiliki peran penting sebagai mitra strategis pemerintah dalam menjaga stabilitas sosial serta merawat persatuan bangsa di tengah masyarakat yang majemuk.
“Kami dari pemerintah daerah berharap pemuda-pemuda ini dapat menjadi garda terdepan dalam mencegah intoleransi, radikalisme, bahkan ekstremisme, terorisme, hingga kejahatan siber,” ujarnya saat memberikan keterangan kepada awak media.
Amini Maros menjelaskan bahwa hingga saat ini kondisi Kabupaten Kubu Raya relatif aman, damai, dan kondusif. Namun, sebagai daerah yang dihuni masyarakat dengan latar belakang yang beragam, tantangan dalam menjaga keharmonisan tetap harus diantisipasi bersama.
Ia menyebutkan, Kabupaten Kubu Raya dihuni sedikitnya 17 etnis yang hidup berdampingan. Kondisi tersebut menjadi kekayaan sosial yang harus dijaga dengan memperkuat sikap saling menghormati dan toleransi antar suku, agama, dan budaya.
Pemerintah daerah pun mengingatkan pentingnya kewaspadaan masyarakat agar tidak memberikan ruang bagi berkembangnya paham-paham intoleran maupun radikal yang berpotensi memicu konflik sosial.
Dalam konteks tersebut, generasi muda diharapkan mampu menjadi agen perdamaian sekaligus pelopor dalam menyebarkan nilai kebangsaan di lingkungan keluarga maupun masyarakat.
Lebih jauh, Amini menegaskan bahwa penguatan nilai kebangsaan melalui Empat Pilar Kebangsaan menjadi fondasi utama dalam menangkal ideologi yang bertentangan dengan semangat persatuan.
“Empat pilar itu adalah Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, NKRI sebagai harga mati, serta Bhinneka Tunggal Ika yang harus kita implementasikan dalam kehidupan sehari-hari,” jelasnya.
Melalui kegiatan Refleksi Kebangsaan Ramadhan ini, Pemuda Muhammadiyah Kubu Raya diharapkan terus mengambil peran aktif sebagai motor penggerak dalam merawat toleransi, memperkuat persatuan, serta membangun kesadaran generasi muda agar lebih bijak dan kritis dalam menghadapi ancaman radikalisme dan kejahatan siber di era digital.
- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp
!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!
| Polda Kalbar Ajak Masyarakat Jauhi Minuman Keras demi Keamanan dan Masa Depan Generasi |
|
|---|
| Daftar Tempat Wisata Terbaru dan Menarik di Bengkayang Kalbar yang Wajib Dikunjungi |
|
|---|
| Cara Mengganti Puasa Ramadhan di Bulan Dzulqaidah, Niat, Sahur, hingga Doa Berbuka |
|
|---|
| Ayo Datang dan Ikut! Kontes Bonsai Pulik 2026 Siap Digelar di Kraton Amantubillah Mempawah |
|
|---|
| Jalan Sempit Berpapasan dengan Truck, Bus Rehobot Pontianak - Putussibau Tumbang ke Tepi Jalan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/Pemuda-Muhammadiyah-2332445.jpg)