Korwil SPPG Sambas Respon Viral Menu MBG Diprotes di Medsos
Beberapa unggahan protes menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di media sosial viral. Sejumlah warga mengeluhkan menu MBG
Penulis: Imam Maksum | Editor: Try Juliansyah
Ringkasan Berita:
- Unggahan itu juga disampaikan sejumlah warga Sambas, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, yang merasa menu MBG kering bulan puasa tidak sesuai.
- Koordinator Wilayah (Korwil) Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kabupaten Sambas Dzaki memberikan klarifikasi terkait isu ketidaksesuaian makanan kering yang didistribusikan selama bulan Ramadhan.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Beberapa unggahan protes menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di media sosial viral.
Sejumlah warga mengeluhkan menu MBG yang diberikan ke anak-anaknya di sekolah, Selasa 24 Februari 2026.
Unggahan itu juga disampaikan sejumlah warga Sambas, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, yang merasa menu MBG kering bulan puasa tidak sesuai.
Koordinator Wilayah (Korwil) Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kabupaten Sambas Dzaki memberikan klarifikasi terkait isu ketidaksesuaian makanan kering yang didistribusikan selama bulan Ramadhan.
"Pertama, kami mengucapkan mohon maaf apabila dalam pendistribusian MBG perdana di bulan Ramadan ini banyak mengalami kekurangan," ucap Korwil SPPG Sambas Dzaki, Selasa 24 Februari 2026.
Dzaki juga mengapresiasi seluruh lapisan masyarakat yang ikut berpartisipasi dalam mengawasi pelaksanaan program MBG di Kabupaten Sambas.
"Dan kami juga mengucapkan terimakasih kepada seluruh lapisan masyarakat yang ikut mengawasi program ini," jelas Dzaki.
Dia menerangkan, perlu disampaikan tentunya gramasi makanan yang diberikan kepada penerima manfaat sudah disesuaikan dengan jenjang dan atau tingkat pendidikan penerima manfaat oleh Pengawas Gizi atau Ahli Gizi.
Baca juga: Pemkab Sambas Hibahkan 150 Juta untuk Pembangunan 2 Masjid 1 Mushola di Selakau
"Akan tetapi, kami selaku Koordinator Wilayah tentu akan menampung seluruh keluhan maupun aduan dari masyarakat terkait dengan Program Makan Bergizi Gratis di Kabupaten Sambas," katanya.
Dia menambahkan, kedepan, pihaknya akan memperbaiki tidak hanya terkait menu yang diberikan tetapi juga berkaitan dengan informasi nilai gizi yang ada dalam makanan yang di distribusikan.
"Sebagai bentuk transparansi sehingga kami harap tidak menimbulkan spekulasi yang tidak sesuai dengan kondisi aktual gramasi makanan," ungkapnya. (*)
- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp
!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!
| 6 Peristiwa Terpopuler Kalbar! Biang Kerok Penyebab Susu UHT Langka di Kota Pontianak Terungkap |
|
|---|
| Usai Dua Tahun Lawan Kanker, Musisi Pontianak Rifqi Luthfian Ilman Kembali ke Panggung |
|
|---|
| Animo Tinggi, 114 Peserta Ikuti Pemeriksaan Administrasi Awal Calon Siswa Polri di Ketapang |
|
|---|
| Sekda Sanggau Buka Seleksi Paskibraka 2026 di GOR Bujang Malaka |
|
|---|
| Kasus Teror Air Upas, Bupati Ketapang dan Polres Fokus Percepatan Penanganan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/kEPALA-BGN-TINJAU-MBG-SAMBAS.jpg)