Ditinggal Buka Puasa Bersama, Satu Rumah di Benua Kayong Ludes Dilalap Api
Satu unit rumah hangaus terbakar di jalan Wolter Monginsidi, Kelurahan Kauman, Kecamatan Benua Kayong
Penulis: Faisal Ilham Muzaqi | Editor: Try Juliansyah
Ringkasan Berita:
- Dari pantauan wartawan Tribun Pontianak di lokasi kejadian, bangunan rumah tersebut tampak hangus terbakar di hampir seluruh bagian.
- Yang tersisa hanya dinding serta sebagian area dapur dan puing-puing sisa kebakaran masih terlihat berserakan di sekitar bangunan.
- Menurut warga sekitar, Sri, peristiwa kebakaran terjadi sesaat setelah waktu berbuka puasa. Saat itu dirinya tengah mengaji usai melaksanakan salat magrib.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KETAPANG - Satu unit rumah hangaus terbakar di jalan Wolter Monginsidi, Kelurahan Kauman, Kecamatan Benua Kayong, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, Sabtu 21 Februari 2026 petang.
Dari pantauan wartawan Tribun Pontianak di lokasi kejadian, bangunan rumah tersebut tampak hangus terbakar di hampir seluruh bagian.
Yang tersisa hanya dinding serta sebagian area dapur dan puing-puing sisa kebakaran masih terlihat berserakan di sekitar bangunan.
Menurut warga sekitar, Sri, peristiwa kebakaran terjadi sesaat setelah waktu berbuka puasa. Saat itu dirinya tengah mengaji usai melaksanakan salat magrib.
"Kejadiannya setelah buka puasa. Saya lagi mengaji setelah salat magrib, tiba-tiba warga teriak kebakaran," ujarnya saat diwawancarai Tribunpontianak.co.id di lokasi kejadian.
Ia menambahkan, saat kebakaran terjadi pemilik rumah sedang tidak berada di tempat karena sedang berbuka puasa bersama di rumah keluarganya.
"Pas kebakaran yang punya rumah lagi pergi, buka puasa bersama di tempat keluarganya," jelasnya.
Baca juga: Hendak Urus KK ke Disdukcapil, Nenek dan Cucu Meninggal dalam Kecelakaan di Jalan Ketapang–Siduk
Warga lainnya, Nur, mengaku sempat mendengar suara ledakan yang diduga berasal dari bagian depan rumah sebelum api membesar.
"Awalnya terdengar suara ledakan seperti petasan, tidak lama kemudian api cepat membesar," katanya.
Setelah warga melihat kobaran api, warga langsung menghubungi petugas pemadam kebakaran yang tak lama kemudian tiba di lokasi untuk melakukan pemadaman.
Nur menduga kebakaran dipicu korsleting listrik pada bagian KWH meter.
Dugaan tersebut diperkuat karena bagian depan rumah terlihat lebih dulu terbakar disertai suara ledakan.
"Kayaknya dari KWH, soalnya bagian depan yang pertama terbakar, terus ada ledakan seperti petasan itu," pungkasnya.
Dalam kejadian ini tidak terdapat korban jiwa, dan hingga berita ini diturunkan belum ada keterangan resmi dari pikah kepolisian terkait penyebab terjadinya kebakaran. (*)
- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp
!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!
| Asisten Deputi Menko Bidang Infrastruktur Pembangunan Kewilayahan Pantau Potensi Perbatasan Paloh |
|
|---|
| DPRD Kubu Raya Minta BGN Lakukan Evaluasi Mengenai Dugaan Keracunan MBG di SDN 23 Sungai Ambawang |
|
|---|
| Dugaan Keracunan MBG di SDN 23 Sungai Ambawang, Dinkes Kubu Raya Lakukan Pemeriksaan Laboratorium |
|
|---|
| Bupati Sintang Tekankan Komunikasi dan Sinergi pada Sertijab Kepala Bapas Sintang |
|
|---|
| Saka Gin Ekspansi ke Pontianak: Definisikan Makna Premium Melalui Identitas Lokal |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/edakan-seperti-suara-pesanan.jpg)