Warga Sebut Pembangunan Infrastruktur di Sambas Masih Belum Merata
Warga Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, mengaku merasakan masih sedikit dampak pembangunan infrastruktur
Penulis: Imam Maksum | Editor: Try Juliansyah
Ringkasan Berita:
- Salah satu warga Kecamatan Tebas, Faisal (28) mengungkapkan, pembangunan infrastruktur memang sudah tampak dilakukan Pemkab Sambas namun masih belum signifikan. Sehingga dampak kebermanfaatan untuk masyarakat juga masih minim.
- Menurut Faisal pembangunan yang nampak beberapa kurun waktu terakhir mulai dari peningkatan jalan dan jembatan yang menjadi infrastruktur viral masyarakat.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Warga Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, mengaku merasakan masih sedikit dampak pembangunan infrastruktur yang dilakukan Pemerintah Daerah Kabupaten Sambas, Kamis 19 Februari 2026.
Salah satu warga Kecamatan Tebas, Faisal (28) mengungkapkan, pembangunan infrastruktur memang sudah tampak dilakukan Pemkab Sambas namun masih belum signifikan. Sehingga dampak kebermanfaatan untuk masyarakat juga masih minim.
"Sejauh ini saya lihat pembangunan infrastruktur seperti jalan, jembatan dan bangunan setiap tahunnya ada dan dapat dirasakan lansung oleh masyarakat Kabupaten Sambas," ucap Faisal.
Menurut Faisal pembangunan yang nampak beberapa kurun waktu terakhir mulai dari peningkatan jalan dan jembatan yang menjadi infrastruktur viral masyarakat.
Dia menyebutkan, dengan beberapa pembangunan yang telah direalisasikan itu dapat memudahkan aktivitas warga, termasuk anak-anak menuju ke sekolah.
"Dengan jalannya pembangunan ini dapat berdampak lansung dan memudahkan segala aktivitas masyarakat misalnya pembangunan jalan kabupaten itu memudahkan akses masyarakat untuk membawa hasil pertanian maupun perkebunan serta memperlancar anak anak sekolah untuk menuju sekolahnya masing-masing," katanya.
Baca juga: Sambut Ramadan, Rutan Sambas Kerja Bakti Bersihkan Area Masjid Babul Jannah
Kendati, Faisal menilai pembangunan infrastruktur yang menjadi wewenang Pemkab Sambas masih belum signifikan. Menurutnya dampak pembangunan hanya di titik-titik tertentu dan belum merata.
"Tapi cukup disayang, pembangunan infrastruktur ini hanya dapat dirasakan tidak seluruh masyarakat, karena ada beberapa wilayah yang belum tersentuh pemerintah pemerintahan kabupaten," ucapnya.
Dia bilang, tidak sedikit jalan yang masih rusak, dan tidak sedikit pula sekolah yang masih perlu renovasi dan pembangunan lansung.
"Yang saya harapkan kedepannya Pemerintah Kabupaten Sambas dapat turun lansung mendata kerusakan kerusakan infrastruktur yang ada di Kabupaten Sambas ini," ungkapnya.
"Agar pemerataan pembangunan infrastruktur Kabupaten Sambas dapat dirasakan lansung oleh seluruh masyarakat tidak hanya di beberapa wilayah saja," tuturnya. (*)
- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp
!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!
| Psikolog Soroti Trauma Korban Bullying Siswi SD di Sungai Ambawang |
|
|---|
| Usai Bertemu Wapres, Kepsek : Smansa Pontianak Fokus Pulihkan Semangat Siswa LCC |
|
|---|
| Siswi SD di Sungai Ambawang Diduga Jadi Korban Bullying, Bupati Sujiwo : Saya Akan Cek dan Pastikan |
|
|---|
| Satgas TMMD Ke-128 Kodim 1204/Sanggau Bangun 5 Unit RTLH |
|
|---|
| Keling Kumang Festival IV Resmi Dibuka, Stefanus Masiun: Budaya dan Alam Tak Bisa Dipisahkan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/belum-signifikan-Kamis-19-Februari-2026.jpg)