Sebanyak 51 SPPG di Kabupaten Sambas Layani Makan Bergizi Gratis
Dadan Hindayana mengungkapkan 51 dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Sambas telah beroperasi
Penulis: Imam Maksum | Editor: Try Juliansyah
Ringkasan Berita:
- Dari jumlah 51 dapur SPPG yang telah beroperasi itu, Kabupaten Sambas telah mencapai 70 persen dari target SPPG untuk wilayah ini. Dadan Hindayana mendorong perluasan dapur-dapur SPPG untuk mendukung MBG di Sambas.
- Dadan Hindayana menjelaskan, dirinya merasa terhormat dapat berkesempatan datang langsung di Sambas. Menurutnya Sambas merupakan daerah perbatasan yang perlu perhatian serius.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana mengungkapkan 51 dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Sambas telah beroperasi untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG), Kamis 12 Februari 2026.
Dari jumlah 51 dapur SPPG yang telah beroperasi itu, Kabupaten Sambas telah mencapai 70 persen dari target SPPG untuk wilayah ini. Dadan Hindayana mendorong perluasan dapur-dapur SPPG untuk mendukung MBG di Sambas.
Dadan Hindayana menjelaskan, dirinya merasa terhormat dapat berkesempatan datang langsung di Sambas. Menurutnya Sambas merupakan daerah perbatasan yang perlu perhatian serius.
"Ya, saya ucapkan terima kasih kepada Pak Bupati atas undangannya. Dan ini kehormatan bagi BGN Nasional hadir di Sambas, karena Sambas ini daerah perbatasan ya," tegas Dadan Hindayana.
Dadan Hindayana menjelaskan, kunjungan kerja BGN ke Sambas untuk melihat sejauh mana progres program MBG di daerah terdepan dan terluar, seperti halnya Sambas.
"Jadi kita ingin melihat sampai sejauh mana program makan bergizi gratis (MBG) di daerah-daerah terdepan, terluar. Tapi Sambas bukan yang termiskin, karena saya lihat sudah sangat maju," katanya.
Baca juga: Air Keran Layak Minum! Kepala BGN Dadan Hindayana Tinjau Dapur MBG Makan Gratis di Semangau Sambas
Dadan menilai, hasil peninjauan ke tiga dapur SPPG yang ada di Sambas dirinya melihat kualitas yang sudah bagus. Dia bilang penerapan standar operasional prosedur (SOP) sudah berjalan.
"Saya senang, dan SPPG yang kita lihat kualitasnya bagus-bagus, penerapan SOP-nya yang bagus-bagus, sehingga jarang ada kejadian di sini, hampir nggak pernah ada kejadian," ucapnya.
Dia menyebutkan, hingga sekarang sudah ada 51 SPPG, sudah 70 persen dari target yang harus ada di Sambas. Dia mengatakan, dengan banyaknya SPPG yang telah beroperasi maka manfaat yang dirasakan semakin luas.
"Dan saya kira ini sudah menjadi dorongan ekonomi yang luar biasa, dan banyak manfaat yang sudah bisa dirasakan oleh masyarakat, termasuk penerima manfaat, mulai dari ibu hamil, ibu menyusui, anak balita, sampai seluruh anak sekolah, dan santri di sekolah keagamaan lainnya," jelasnya.
Dia juga mengapresiasi peran dan kerja sama Pemerintah Daerah Kabupaten Sambas, Forkopimda Sambas yang bergandeng tangan untuk penyelenggaraan MBG semakin baik.
"Dan saya ucapkan terima kasih kepada pemerintah daerah, dan seluruh Forkopimda, seluruh jajaran yang ada di Sambas ini, bahu-membahu, dan saya lihat kompak, sehingga penyelenggaraannya baik sekali.Dan saya kira ini yang diharapkan oleh BGN Nasional di seluruh tanah air," tegasnya. (*)
- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp
!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!
| Peringati Hari Kartini, Bupati Sujiwo Dorong Kaum Hawa Ambil Peran Dalam Pembangunan |
|
|---|
| Gubernur Kalbar Ria Norsan Tekankan Daya Saing dan Investasi di Musrenbang RKPD 2027 |
|
|---|
| Wali Kota Pontianak Soroti Disiplin Pengendara Sebagai Kunci Terhindar dari Kecelakaan |
|
|---|
| Kecelakaan Maut di Pontianak, Anggota DPRD Husin Minta Warga Disiplin Berlalu Lintas |
|
|---|
| Wali Kota Edi Nilai Jembatan Tol Mempawah Dorong Kelancaran Transportasi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/Dadan-Hindayana-didampin.jpg)