32 Orang Warga Sambas Sudah Reaktifasi PBI BPJS Kesehatan
32 orang warga Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, berhasil mengaktifkan status Penerima Bantuan Iuran (PBI) BPJS Kesehatan
Penulis: Imam Maksum | Editor: Try Juliansyah
Ringkasan Berita:
- Dinas Sosial Kabupaten Sambas membuka posko pelayanan untuk membantu warga penerima mereaktifasi status PBI. Sejauh ini baru 32 jiwa yang berhasil dari total 12.554 jiwa dinonaktifkan.
- Penyuluh sosial sekaligus operator Dinas Sosial Kabupaten Sambas Hendi mengatakan, pihaknya membuka pelayanan bagi setiap warga penerima PBI yang statusnya dinonaktifkan.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - 32 orang warga Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, berhasil mengaktifkan status Penerima Bantuan Iuran (PBI) BPJS Kesehatan usai statusnya dinonaktifkan, Rabu 11 Februari 2026.
Dinas Sosial Kabupaten Sambas membuka posko pelayanan untuk membantu warga penerima mereaktifasi status PBI. Sejauh ini baru 32 jiwa yang berhasil dari total 12.554 jiwa dinonaktifkan.
Penyuluh sosial sekaligus operator Dinas Sosial Kabupaten Sambas Hendi mengatakan, pihaknya membuka pelayanan bagi setiap warga penerima PBI yang statusnya dinonaktifkan.
"Kami membuat posko pelayanan, ya ada, kami membuka pelayanan di depan, di kantor Dinsos Sambas," ucap Hendi.
Hendi juga menambahkan, pelayanan reaktifasi PBI juga dibuka melalui via WhatsApp dan email bidang Linjamsos Dinas Sosial.
"Kami bukan hanya melayani untuk tatap muka, via WA juga kami terima lewat nomor hp yang tertera di bidang linjamsos. Dan ada juga yang melalui email bidang," katanya.
Baca juga: Dinas Sosial Sambas Ungkap 12.554 Jiwa Penerima PBI Dinonaktifkan
Dia menerangkan, Dinsos Sambas berharap ke depan tidak ada lagi warga Kabupaten Sambas yang dinonaktifkan sebagai penerima PBI. Menurutnya kasihan warga yang berhak menerima PBI ketika memerlukan layanan kesehatan tidak dapat tertangani karena status dinonaktifkan.
"Harapan kami, semoga dengan reaktifasi ini, tidak ada lagi penonaktifan untuk kembalikan. Kasihan kita warga yang memerlukan pelayanan BPJS, lalu tiba-tiba mengetahui bahwa BPJS nonaktif. Jadi kita kasihan warga kita harus mengurus untuk aktifkan kembali," tegasnya. (*)
- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp
!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!
| TMMD Reguler Ke-128 Kodim 1201/Mempawah Resmi Dibuka, Perkuat Sinergi Bangun Desa Sepang |
|
|---|
| Pendaftaran SPMB SD dan SMP Negeri di Pontianak Mulai Juni 2026 |
|
|---|
| Harga Pangan di Kalbar Naik Akibat Suplai Terbatas, Pemprov Lakukan Langkah Antisipatif |
|
|---|
| Hadiri Peringatan Hari Kartini 2026, Irwasda Polda Kalbar Dorong Penguatan Peran Perempuan di Kalbar |
|
|---|
| Lonjakan Kasus Kanker Perempuan di Indonesia 2021–2025 Meningkat, Ini Resikonya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/Penyuluh-sosial-dan-juga-op.jpg)