Pesan Bupati Sujiwo Saat Mengunjungi SMPN 3 Kubu Raya Pasca Ledakan

"Kita serahkan sepenuhnya kepada aparat penegak hukum". Bupati Kubu Raya Sujiwo kunjungi SMPN 3 Kubu Raya

Tayang:
Penulis: Ferlianus Tedi Yahya | Editor: Safruddin
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Ferlianus Tedi Yahya
Kunjungi SMPN 3 - Bupati Kubu Raya, Sujiwo diwawancarai wartawan saat mengunjungi SMP Negeri 3 Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Provinsi Kalimantan Barat, Jumat 6 Februari 2026. Bupati memastikan kondisi sekolah aman dan siapkan pembinaan pada anak. 

Ringkasan Berita:
  • Saat ledakan di SMPN 3 Kubu Raya, Bupati Sujiwo sedang mengikuti agenda Presiden di Jakarta
  • Bupati dalam waktu dekat juga akan mengunjungi orangtua terduga pelaku
  • Minta guru jeli memperhatikan karakter dan kondisi psikologis masing-masing siswa

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KUBU RAYA - Bupati Kubu Raya, Sujiwo mengunjungi SMP Negeri 3 Sungai Raya pasca ledakan bom rakitan yang sempat menghebohkan lingkungan sekolah belum lama ini. 

Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bentuk kehadiran pemerintah daerah dalam memastikan penanganan kasus berjalan dan kondisi belajar mengajar bisa kembali normal.

Sujiwo menjelaskan, pada saat kejadian tengah menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rapornas) bersama Presiden Republik Indonesia. 

Meski demikian, kunjungan ke SMPN 3 Sungai Raya ini menjadi agenda prioritas utamanya usai mengikuti kegiatan tersebut.

“Pertama, kita ingin memastikan bahwa persoalan ini sudah ditangani oleh pihak yang berwenang. Kita serahkan sepenuhnya kepada aparat penegak hukum, dalam hal ini pihak kepolisian,” kata Sujiwo saat mengunjungi SMPN 3 Kubu Raya, Jumat 6 Februari 2026, sore.

Baca juga: Tak Ada Tanda Mencurigakan, Kepala Sekolah Bongkar Keseharian Murid Terduga Pelaku Ledakan SMPN 3

Ia menegaskan, karena terduga yang terlibat masih di bawah umur, maka negara memiliki kewajiban untuk hadir tidak hanya dalam aspek penegakan hukum, tetapi juga pembinaan, dalam hal ini mengenai mental anak.

“Pembinaan ini penting, karena yang bersangkutan harus kita selamatkan juga secara mental. Untuk pendalaman motif dan aspek lainnya, biarlah aparat penegak hukum yang melakukan,” ujarnya.

Sujiwo yang mengunjungi lokasi empat hari pasca ledakan mengaku tertantang mendalami lebih jauh latar belakang kejadian tersebut. 

Pasalnya, berdasarkan informasi yang ia peroleh, siswa tersebut selama ini dikenal memiliki etika, tata krama, serta prestasi akademik yang baik.

“Artinya ada persoalan yang perlu kita dalami bersama. Faktor-faktor apa yang menyebabkan ini terjadi akan kami instruksikan kepada dinas terkait untuk dilakukan pendalaman secara menyeluruh,” imbuhnya.

Dalam waktu dekat, Sujiwo juga berencana mengunjungi langsung rumah orang tua siswa tersebut guna melihat kondisi keluarganya secara langsung.

Pada kesempatan itu, Sujiwo pun menyampaikan apresiasi kepada jajaran kepolisian, mulai dari Kapolda, Kapolres, hingga personel di lapangan, yang dinilainya telah bergerak cepat.

Di sisi lain, mengenai aktivitas belajar mengajar, ia memastikan bahwa mulai pekan depan proses pembelajaran di SMPN 3 Sungai Raya sudah kembali normal. 

Saat berada di lokasi, garis polisi juga telah dilepas dan namun proses belajar mengajar masih dilakukan secara daring (online).

“Minggu depan harus sudah normal kembali belajarnya. Tidak perlu belajar jarak jauh, anggap saja tidak terjadi apa-apa,” ujarnya.

Kendati demikian, ia mengingatkan kepada para guru untuk lebih jeli dalam memperhatikan karakter dan kondisi psikologis masing-masing anak.

“Bapak ibu guru harus lebih peka melihat karakteristik personal siswa dan siswinya,” kata Bupati. (*)

 

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved