Breaking News

Warga Dusun Penolat Desa Joki Tengah Jongkong Teriak Minta Perbaiki Jalan Rusak Parah

"Ruas jalan tersebut, dilalui anak sekolah dan guru, serta masyarakat itu sendiri ungkapnya ke ibukota kecamatan," ungkapnya.

Penulis: Sahirul Hakim | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
JALAN RUSAK - Kondisi ruas jalan menuju Dusun Penolat, Desa Joki Tengah, Jongkong, Kapuas Hulu, Provinsi Kalimantan Barat, terlihat rusak parah, dan kondisi seperti ini sudah belasan tahun, Kamis 5 Februari 2026. 

Ringkasan Berita:
  • Seorang Warga Dusun Penolat Desa Joki Tengah, Ozi menyampaikan bahwa, kondisi rusak parah seperti ini sudah cukup lama, kurang lebih belasan tahun. 
  • Dijelaskan Ozi, ruas jalan tersebut adalah salah satu akses ketika musim kemarau, dimana jalur sungai tidak bisa dilewati.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KAPUAS HULU - Warga Dusun Penolat, Desa Jongkong Kiri (Joki) Tengah, Kecamatan Jongkong, Kabupaten Kapuas Hulu, Provinsi Kalimantan Barat, kembali menyuarakan terkait kondisi ruas jalan menuju dusun tersebut rusak parah.

Dimana jarak ruas jalan tersebut, dari ibukota Desa Joki Tengah menuju Dusun Penolat, harus jalan kaki kurang lebih satu jam. 

Padahal jalan itu untuk kendaraan bermotor, namun tidak layak dilalui hingga banyak memilih jalan kaki, baik anak sekolah, ibu-ibu, orang sakit, dan anak-anak itu sendiri.

Warga Ujung Pandang  Keluh Air Ledeng Tak Ngalir ke Medsos, Ini Respon Direkrut PDAM Kapuas Hulu

Seorang Warga Dusun Penolat Desa Joki Tengah, Ozi menyampaikan bahwa, kondisi rusak parah seperti ini sudah cukup lama, kurang lebih belasan tahun. 

"Padahal sudah pernah kami sampaikan ke Pemda dan DPRD itu sendiri, entah sampai kapan diperbaiki," ujarnya kepada Tribun Pontianak, Kamis 5 February 2026.

Dijelaskan Ozi, ruas jalan tersebut adalah salah satu akses ketika musim kemarau, dimana jalur sungai tidak bisa dilewati.

"Ruas jalan tersebut, dilalui anak sekolah dan guru, serta masyarakat itu sendiri ungkapnya ke ibukota kecamatan," ungkapnya.

Warga Dusun Penolat, lainnya yaitu ,Fadjrin  menyatakan, saat ini kondisi jalan darat rusak parah, dan harus tetap dilalui masyarakat yang mau ke Ibukota Kecamatan Jongkong.

"Baik masyarakat umum dan pelajar harus berjuang melewati jalan yang rusak parah ini, dimana pada saat musim kemarau jalur sungai sudah tak bisa dilewati, dan kalau jalan darat sudah bagus, tentunya masyarakat lebih memilih jalan darat, karena dekat dan hemat biaya," ujarnya.

Dijelaskan Fadjrin juga, kalau ruas jalan darat kondisi bagus, menggunakan kendaraan bermotor paling dari Dusun Penelat ke Ibukota Kecamatan paling lama 5-6 menit, tapi kalau lewat sungai sampai 30-45 menit.

"Maka diharapkan Anggota DPRD Kapuas Hulu dan Pemerintah Daerah Kabupaten Kapuas Hulu, bisa melihat dan memperbaiki kondisi ruas jalan kami, dimana masyarakat dusun Penolat juga Warga Republik Indonesia sama punya hak untuk bisa dibangun seperti daerah lainnya," ungkapnya.

Efisiensi Anggaran

Diketahui bersama bahwa, saat ini tahun 2026, Pemerintah Daerah Kabupaten Kapuas Hulu, sedang mengalami efesiensi anggaran, sehingga bisa dikatakan tidak ada pembangunan infrastruktur dari APBD.

Sebelumnya, Bupati Kapuas Hulu, Fransiskus Diaan menyampaikan kondisi keuangan daerah saat ini sangat minim, setelah ada kebijakan efesiensi anggaran dari Pemerintah Pusat.

"Jadi pembangunan infrastruktur di Kapuas Hulu paling bisa lewat APBN atau Inpres, kalau berharap dengan APBD 2026 sudah tidak bisa membangun," ujarnya 

Bupati juga mengakui masih banyak ruas jalan di Kapuas Hulu belum dibangun, karena kendala anggaran dan Kapuas Hulu sangat luas, sehingga butuh waktu lama untuk membangun secara rata.

"Pastinya kita akan terus berupaya dengan maksimal mungkin, untuk membuka akses dari desa yang masih terisolir ke ibukota kecamatan maupun kabupaten," ungkapnya.  (*)

- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp

!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved