Pria Lansia Diamankan Saat Selundupkan Narkoba Modus Kopi Ke Sulteng
Anggota Satresnarkoba Polres Kubu Raya gagalkan upaya penyelundupan narkotika lintas provinsi.
Penulis: Hadi Sudirmansyah | Editor: Try Juliansyah
Ringkasan Berita:
- Penyelundupan narkoba Modus "kopi " ini terendus saat paket yang hendak dikirim melalui salah satu jasa ekspedisi melewati pemeriksaan di Cargo Bandara Supadio.
- Rencananya, narkoba tersebut akan diterbangkan dari Pontianak menuju Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, namun aksi pria lansia tersebut terbongkar berkat kejelian Unit K9 Bea Cukai. Anjing pelacak menunjukkan reaksi mencurigakan terhadap sebuah paket kiriman.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KUBURAYA - Petugas K9 Bea Cukai Bandara Internasional Supadio bersama Anggota Satresnarkoba Polres Kubu Raya gagalkan upaya penyelundupan narkotika lintas provinsi.
Terkait digagalkannya penyeludupan narkotika jenis sabu dengan modus disisipkan ke paket kopi bubuk, Seorang pria lansia berinisial SY (57) terpaksa diamankan oleh petugas otoritas Bandara Supadio dan anggota Polres Kubu Raya.
Penyelundupan narkoba Modus "kopi " ini terendus saat paket yang hendak dikirim melalui salah satu jasa ekspedisi melewati pemeriksaan di Cargo Bandara Supadio.
Rencananya, narkoba tersebut akan diterbangkan dari Pontianak menuju Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, namun aksi pria lansia tersebut terbongkar berkat kejelian Unit K9 Bea Cukai. Anjing pelacak menunjukkan reaksi mencurigakan terhadap sebuah paket kiriman.
Dan Menindaklanjuti temuan tersebut, petugas Bea Cukai langsung berkoordinasi dengan anggota Satresnarkoba Polres Kubu Raya.
Kasat Narkoba Polres Kubu Raya, AKP Sagi menuturkan keberhasilan pengungkapan kasus tersebut, berkat Kerja sama lapangan antara Unit K9 Bea Cukai dan anggota lidik Satresnarkoba Polres Kubu Raya di lapangan.
"Begitu ada laporan temuan yang kecurigaan dari kargo bandara, tim lidik langsung bergerak melakukan langsung menindak lanjuti," ujar Kasat Resnarkoba AKP Sagi pada Selasa (13/1/2026).
Lanjutnya, hasil dari koordinasi Tim K9 Bea Cukai dan Petugas ekspedisi, anggota lidik Satresnarkoba Polres Kubu Raya akhirnya berhasil mengidentifikasi pengirim paket tersebut.
Dan kemudian berbekal informasi dan data lapangan serta melalui serangkaian penyelidikan mendalam dan pemeriksaan rekaman CCTV di titik pengiriman, identitas SY berhasil dikantongi.
Baca juga: ASN Kubu Raya Diduga Positif Narkoba, Amri: Jika Terbukti Harus Disanksi Berat Sesuai Aturan
"Setelah melakukan penyelidikan mendalam dan berbekal video CCTV, akhirnya Tim Labubu berhasil mengamankan SY di kawasan Jalan Purnama 2, Kecamatan Pontianak Selatan pada Selasa, 6 Januari 2026 sekira pukul 19.00 WIB," jelas AKP Sagi
Dan ia juga menambahkan, proses penangkapan berlangsung kondusif. "Pelaku berhasil diamankan tanpa perlawanan, kemudian langsung kami gelandang ke Polres Kubu Raya untuk penyidikan lebih lanjut," tegasnya.
Dari hasil pemeriksaan, SY mengaku membeli sabu dengan berat bruto 2,82 ngram tersebut dari seseorang di kawasan Pontianak Timur seharga Rp 1,5 juta. Ironisnya, lansia ini mengaku hanya mendapatkan upah sebesar Rp 300 ribu untuk mengirimkan paket maut tersebut ke Sulawesi Tenggara.
"Tersangka mencoba mengelabuhi petugas dengan membalut sabu menggunakan plastik hitam, kemudian ditimbun di dalam bubuk kopi agar aromanya tersamarkan dan tidak terlihat secara kasat mata," katanya
Meskipun SY mengaku baru pertama kali melakukan aksi nekat ini, pihak kepolisian tidak lantas percaya begitu saja.
“Berdasarkan pengakuan tersangka, ini baru satu kali dilakukan. Namun, kami dari Satresnarkoba Polres Kubu Raya akan terus melakukan pengembangan untuk membongkar jaringan yang lebih besar di balik pengiriman ini,” pungkasnya. (*)
- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp
!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!
| Akselerasi Pembangunan Pontianak Utara, DPRD Dorong Pemkot Segera Eksekusi Masukan Fraksi |
|
|---|
| Wawako Muhammadin Buka Konkerkot 1 PGRI Kota Singkawang, Harap Tingkatkan Kualitas Pendidikan |
|
|---|
| PMI Sanggau Naikkan Biaya Pengolahan Darah, Kini Gunakan Teknologi CLIA |
|
|---|
| Alexander Wilyo Resmi Buka Turnamen Bola Voli Antar Desa di Tumbang Titi |
|
|---|
| Cetak Pemimpin Adaptif, BPSDM Hukum Buka PKN Tingkat II dan PKA Tahun 2026 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/arkoba-Polres-Kubu-Raya.jpg)