Penyebab Kebakaran Kantor Desa Pemawan Boyan Tanjung Diduga Konsleting Listrik

Saksi pertama, Samad menyampaikan, saat itu tiba - tiba listrik rumah padam, dan keluar rumah untuk mengecek kilometer listrik rumah.

Penulis: Sahirul Hakim | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
KEBAKARAN DI KAPUAS HULU - Kondisi kantor Desa Pemawan Kecamatan Boyan Tanjung, Kabupaten Kapuas Hulu, Provinsi Kalimantan Barat, usai terbakar, masih ada sisa bangunan, Rabu 7 Januari 2026 sekitar pukul 01.30 WIB dini hari. Kapolsek Boyan Tanjung, Iptu Jamali, menyampaikan penyebab kebakaran, diduga konsleting listrik. 
Ringkasan Berita:
  • Sedangkan langkah selanjutnya dalam peristiwa kebakaran Kantor Desa Pemawan tersebut, Kapolsek menjelaskan bahwa, pihaknya sudah memasang garis police line, dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP awal).
  • Semua saksi sudah kami periksa, termasuk kepala desa itu sendiri, namun kerugian kebakaran belum bisa ditaksir, dan pastinya bangunan Kantor Desa Pemawan habis terbakar

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KAPUAS HULU - Kapolsek Boyan Tanjung, Kabupaten Kapuas Hulu, Provinsi Kalimantan Barat, Iptu Jamali, menyampaikan penyebab kebakaran Kantor Desa Pemawan, Kecamatan Boyan Tanjung, diduga konsleting listrik.

"Pastinya tidak akan korban jiwa, dan bangunan kantor desa tersebut habis terbakar, dan sejumlah barang serta berkas dan dokumen desa bisa diselamatkan," ujarnya kepada Tribun Pontianak, Kamis 8 Januari 2026.

Sedangkan langkah selanjutnya dalam peristiwa kebakaran Kantor Desa Pemawan tersebut, Kapolsek menjelaskan bahwa, pihaknya sudah memasang garis police line, dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP awal).

"Semua saksi sudah kami periksa, termasuk kepala desa itu sendiri, namun kerugian kebakaran belum bisa ditaksir, dan pastinya bangunan Kantor Desa Pemawan habis terbakar," ucapnya.

Sebelumnya, pada Selasa 6 Januari 2026 sekitar pukul 23.00 WIB, telah terjadi kebakaran Kantor Desa Pemawan, Kecamatan Boyan Tanjung, yang diketahui pertama oleh seorang Warga yaitu Samad dari rumahnya yang berdekatan dengan Kantor Desa Pemawan.

Terkait LPG 3 Kg di Kapuas Hulu, Pertamina Tegaskan Stok Tersedia dan Mencukupi

Saksi pertama, Samad menyampaikan, saat itu tiba - tiba listrik rumah padam, dan keluar rumah untuk mengecek kilometer listrik rumah.

"Setelah saya  membuka pintu rumah melihat api sudah besar di bagian tengah Kantor Desa Pemawan," ujarnya.

Mengetahui peristiwa tersebut, Samad langsung berteriak minta tolong ke masyarakat sekitar, dan semuanya langsung datang memadamkan api di kantor Desa Pemawan.

"Masyarakat terus berupaya memadamkan api, dan membuka pintu kantor desa, namun pintu kantor dalam keadaan terkunci, dan kami  mendobrak pintu secara paksa, untuk menyelamatkan barang - barang dan berkas yang masih bisa diselamatkan," ucapnya.

Sedangkan api yang sedang membakar kantor desa tersebut, berhasil dipadamkan sekitar pukul 01.30 WIB, dan tidak ada korban jiwa, diduga disebabkan konsleting listrik. (*)

- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp

!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved