Kecelakaan Maut di Sambas

Penjual Es Kopi Keliling Ridwan Dimakamkan, Keluarga Korban Kecelakaan Berkabung

Duka mendalam mengiringi kepergian Ridwan, sulung tiga bersaudara itu. Pemuda itu dikenal rajin membantu orang tua, memiliki semangat, dan jujur.

Penulis: Imam Maksum | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Imam Maksum
MENINGGAL DUNIA - Sejumlah kerabat korban dan warga mengangkat keranda Ridwan (21) pria yang juga pedagang es kopi keliling saat prosesi pemakaman di Desa Pasar Melayu Sambas, Kamis 18 Desember 2025. Ridwan meninggal setelah tertabrak truk pengangkut sampah di Jalan Raya Pendidikan Sambas, Rabu 17 Desember 2025 sore. 
Ringkasan Berita:
  • Prosesi pemakaman Ridwan, diiringi duka mendalam keluarga, kerabat dekat, dan teman sejawat. Ridwan dimakamkan di tempat pemakaman umum Desa Pasar Melayu, Kamis 18 Desember 2025 pukul 10.00 pagi.
  • Suasana menjadi haru tatkala jenazah Ridwan diiring dalam keranda menuju makam. Beberapa warga setempat dan keluarga mengangkat jenazah berkain kafan. Lalu diturunkan ke dalam liang lahat.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Duka mendalam dirasakan orang tua Ridwan (21) pedagang es kopi keliling di Sambas, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat. Ridwan meninggal dunia tertabrak truk pengangkut sampah, Rabu 17 Desember 2025.

Ayah Ridwan, Maulana Yusuf, masih tak sanggup menyembunyikan kesedihan. Demikian istrinya, Tila, ibu kandung Ridwan. Mereka kehilangan sosok anak sulung yang dikenal rajin.

Prosesi pemakaman Ridwan, diiringi duka mendalam keluarga, kerabat dekat, dan teman sejawat. Ridwan dimakamkan di tempat pemakaman umum Desa Pasar Melayu, Kamis 18 Desember 2025 pukul 10.00 pagi.

Suasana menjadi haru tatkala jenazah Ridwan diiring dalam keranda menuju makam. Beberapa warga setempat dan keluarga mengangkat jenazah berkain kafan. Lalu diturunkan ke dalam liang lahat.

Duka mendalam mengiringi kepergian Ridwan, sulung tiga bersaudara itu. Pemuda itu dikenal rajin membantu orang tua, memiliki semangat, dan jujur.

Ridwan Pedagang Es Kopi Keliling, Meninggal Tertabrak Truk Sampah di Sambas

Sebelum dimakamkan, jenazah Ridwan disalatkan di rumah duka di Dusun Cempaka Putih, Desa Pasar Melayu. Puluhan orang pelayat berdatangan untuk bertakziah ke kediaman orang tua Ridwan.

Maulana Yusuf, ayah Ridwan, hanya menatap kosong. Kedua bola matanya berkaca-kaca tak sanggup melepas kepergian anaknya. Sesekali ia terlihat berupaya membendung air mata.

Begitu pula dengan kerabat-kerabat, keluarga dan warga sekitar mengaku kehilangan pemuda yang baru selesai menamatkan jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA) itu.

"Ridwan ini anaknya rajin, dia punya semangat, bekerja bantu orang tua ulet," kata salah satu kerabat dekat korban, ditemui di kediaman, Dusun Cempaka Putih.

Kerabat korban mengaku sangat kehilangan dan berduka mendalam atas kepergian Ridwan. Menurutnya, Ridwan sosok pemuda yang rajin.

"Dia itu sosok rajin, dia sehari-harinya berjualan es kopi keliling di Sambas. Kalau bekerja itu semangat dan pandai bertanggung jawab," imbuhnya. (*)

- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp

!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved