Jelang Natal Tahun Baru, Harga Daging Sapi di Sambas 160 Ribu Per Kilogram
Heri menambahkan, dirinya juga menjual lemak dan tulang harganya mulai 60 ribu Rupiah hingga 90 ribu Rupiah.
Penulis: Imam Maksum | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
Ringkasan Berita:
- Salah satu pedagang daging di Pasar Sambas, Heri, mengungkapkan harga jual daging menjelang Natal dan Tahun Baru masih normal. Dia mengatakan, harga jual belum mengalami kenaikan.
- Heri menambahkan, dirinya juga menjual lemak dan tulang harganya mulai 60 ribu Rupiah hingga 90 ribu Rupiah.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Harga komoditas daging sapi menjelang Natal dan Tahun Baru dijual di pasar rakyat Sambas, Desa Pasar Melayu, Kecamatan Sambas, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, belum mengalami lonjakan harga, Kamis 11 Desember 2025.
Harga daging sapi potong normal di kisaran harga 160 ribu Rupiah. Sementara harga tulang daging sapi lokal 140 ribu Rupiah. Harga perkakas jeroan dan lemak dijual 60 ribu Rupiah.
Salah satu pedagang daging di Pasar Sambas, Heri, mengungkapkan harga jual daging menjelang Natal dan Tahun Baru masih normal. Dia mengatakan, harga jual belum mengalami kenaikan.
"Harga daging biasanya masih normal Rp160.000 per kilogram, kalau tulang lokal Rp140.000, perkakas-perkakas biasa harganya 60.000," katanya.
Heri menambahkan, dirinya juga menjual lemak dan tulang harganya mulai 60 ribu Rupiah hingga 90 ribu Rupiah.
• Pemkab Sambas Jaring Talenta Muda, Wabup Heroaldi Tutup Turnamen Voli Antar Desa
"Lemak dan tulang itu Rp60.000. Harga kaki rp90.000. Belum ada peningkatan harga jelang Natal dan tahun baru harga masih normal," kata Heri.
Heri menyebutkan, pasokan daging sapi potong normal belum terdapat kekurangan. Ia biasanya menyediakan lima hingga 10 kilogram untuk dijual setiap hari.
"Pasokan daging ini yang saya jual itu dapat dari bos saya, saya nyambung jadi distribusi, biasanya saya ambil 5 sampai 10 kilo untuk dijual di Pasar Sambas ini setiap hari," terangnya.
"Tidak tentu banyaknya kadang 5 kilo kadang 10 kilo," kata Heri, pria yang sudah berjualan kurang lebih 10 tahun di Pasar Sambas itu.
Dia menyebutkan, kondisi pengunjung di Pasar Sambas mulai meningkat jelang Natal dan Tahun Baru. Walaupun pendapatan sebagai pedagang kadang tidak tentu.
"Kalau menjelang Natal dan Tahun baru ini pembeli lumayan agak meningkat, ramailah tapi namanya kita penjualan ini ya tentu kadang tidak bisa kita pastikan ada waktunya ramai tapi ada juga waktunya kadang sepi ya sepi," tutur Heri.
Heri berjualan daging sapi sudah lebih dari 10 tahun. Ia dibantu oleh saudaranya menyediakan pasokan daging untuk dijual di Pasar Sambas.
Lebih jauh, ia berharap pasokan daging selalu normal sehingga tidak terjadi kekurangan pasokan. Menurutnya kalau pasokan kurang akan membuat harga meningkat.
"Saya berharap pasukan daging ini yang saya jual terus ada, terus lancar, normal harganya juga terjangkau dan normal bisa memudahkan pembeli. Selama ini belum ada sih pasukan kita kurang," katanya.
Dia menambahkan, setiap hari bosnya akan melakukan pemotongan sapi yang dagingnya disuplai untuk Pasar Sambas dan Pasar Pagi Sambas.
"Karena bos saya itu setiap hari motong sapi, jadi pasokan daging selalu ada. Biasanya untuk menyuplai di Pasar Pagi Sambas dan Pasar Melayu Sambas ini," tuturnya. (*)
- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp
!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!
Natal dan Tahun Baru
Pasar Melayu Sambas
Harga Daging
Sambas
Berita Terbaru Tribun Pontianak
Kalbar
Kalimantan Barat
Kamis 11 Desember 2025
| Kronologi Kecelakaan di Depan Rumah Kapolda Kalbar, Dua Pensiunan Jadi Korban |
|
|---|
| Jaga Toleransi, Pontianak Raih Penghargaan Nasional Zona Konsolidasi Indeks Kota Toleran |
|
|---|
| Momentum Hari Kartini, Perempuan Kalbar Didorong Melek Literasi dan Mandiri |
|
|---|
| Pelajar SMK Mudita Singkawang Takjub Lihat Tumpukan Beras di Gudang Bulog |
|
|---|
| Perum Bulog Kancab Kota Singkawang Gelar Eduwisata Study Tour |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/pasar-Melayu-Sambas32r423r.jpg)