Bupati Ontot Buka Kegiatan High Level Meeting and Capacity Building TPID
Bupati Sanggau Yohanes Ontot membuka kegiatan High Level Meeting and Capacity Building Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Semester II
Penulis: Hendri Chornelius | Editor: Try Juliansyah
Ringkasan Berita:
- Bupati Sanggau Yohanes Ontot menyampaikan bahwa inflasi yang terkendali adalah kunci untuk memastikan stabilitas ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.
- High Level Meeting and Capacity Building TPID menjadi forum yang efektif mewujudkan hal tersebut lantaran diselenggarakan untuk membahas dan merumuskan strategi pengendalian inflasi daerah.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SANGGAU - Bupati Sanggau Yohanes Ontot membuka kegiatan High Level Meeting and Capacity Building Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Semester II tahun 2025 di Aula Kantor Bupati Sanggau, Kalimantan Barat, Selasa 9 Desember 2025.
Kegiatan dilaksanakan Bagian Ekonomi dan Sumber Daya Alam (SDA) Sekretariat daerah Kabupaten Sanggau.
Dalam sambutannya Bupati Sanggau Yohanes Ontot menyampaikan bahwa inflasi yang terkendali adalah kunci untuk memastikan stabilitas ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.
"Oleh karena itu, kita perlu terus bersinergi dan berkolaborasi dalam merumuskan strategi yang efektif untuk pengendalian inflasi,"katanya.
High Level Meeting and Capacity Building TPID menjadi forum yang efektif mewujudkan hal tersebut lantaran diselenggarakan untuk membahas dan merumuskan strategi pengendalian inflasi daerah.
Ontot menjelaskan, tujuan dilaksanakannya kegiatan ini adalah mengidentifikasi masalah, koordinasi strategis, edukasi dan capacity building serta rekomendasi kebijakan.
Sementara itu, Kepala Bagian (Kabag) Ekonomi dan SDA Sekretariat daerah Kabupaten Sanggau, Basilinus menyampaikan bahwa tujuan kegiatan ini untuk mengoptimalkan 4 K yakni keterjangkauan harga, ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi dan komunikasi efektif.
"Terutama menjelang hari besar keagamaan nasional (HBKN) akhir tahun seperti natal dan tahun baru,"katanya.
Selain itu, merumuskan dan menyepakati program kerja jangka pendek (quick win) TPID yang terfokus pada komoditas penyumbang inflasi utama (Voltile food) yang sudah tertuang dalam rencana aksi tahun 2026.
Baca juga: Kuota Haji Kabupaten Sanggau Tahun 2026 Turun Signifikan
Selanjutnya, yang tak kalah pentingnya adalah meningkatkan kapabilitas dan pemahaman teknis anggota TPID dalam analisis inflasi, pemanfaatan teknologi dan strategi operasional di lapangan.
"Kami berharap pertemuan ini dapat menghasilkan beberapa poin kunci yang akan menjadi panduan dan pendorong kinerja TIPD kedepan,"pungkasnya.
Hadir juga Wakil Bupati Susana Herpena, jajaran Forkopimda Sanggau atau yang mewakili, pimpinan perangkat daerah, kepala Bulog Cabang Sanggau, perwakilan BPS, perwakilan KPPN, para Camat dan Lurah serta undangan lainnya. (*)
- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp
!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!
| Aliansi Buruh Kalbar Dorong Perda untuk Lindungi Pekerja Perkebunan Sawit |
|
|---|
| Investasi Masuk ke Kalbar, Gubernur Norsan Ungkap Tenaga Kerja Belum Terserap |
|
|---|
| MABM Singkawang Dorong Penggunaan Bahasa Melayu Sambas Lewat Program Revitalisasi 2026 |
|
|---|
| Gubernur Kalbar Akan Bahas 10 Tuntutan Buruh, Dorong Peningkatan Kompetensi Pekerja |
|
|---|
| Jumat Berbagi Satbrimob Polda Kalbar Sasar Warga Kurang Mampu, Bentuk Kepedulian Sesama |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/Semester-II-ta.jpg)