Breaking News

KHAZANAH ISLAM

Bacaan Sholawat untuk Mengabulkan Hajat Disertai Hadits dan Artinya

Bacaan Shalawat berisi sanjungan dan doa kepada Nabi Muhammad SAW beserta seluruh keluarganya.

Tayang:
Editor: Dhita Mutiasari
Freepik.com
SHALAT FARDHU - Ilustrasi seorang yang berdoa dan salawat usai waktu salat. Sholawat hajat adalah bacaan sholawat untuk memohon hajat atau kebutuhan agar cepat terkabul, dan ada beberapa jenis sholawat yang dapat diamalkan, seperti Sholawat Munjiyat atau Sholawat Nariyah. 

Ringkasan Berita:
  • Sholawat hajat merupakan bacaan sholawat yang diamalkan untuk memohon hajat atau kebutuhan agar segera dikabulkan oleh Allah SWT. 
  • Di antara sholawat yang sering diamalkan adalah Sholawat Munjiyat dan Sholawat Nariyah.
  • Cara mengamalkannya biasanya dimulai dengan melaksanakan sholat hajat, kemudian membaca sholawat pilihan, dilanjutkan dengan doa dan tawasul.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Sholawat hajat adalah bacaan sholawat untuk memohon hajat atau kebutuhan agar cepat terkabul, dan ada beberapa jenis sholawat yang dapat diamalkan, seperti Sholawat Munjiyat atau Sholawat Nariyah.

Cara mengamalkannya adalah dengan sholat hajat terlebih dahulu, kemudian membaca sholawat pilihan dilanjutkan dengan doa dan tawasul. 

Bacaan Shalawat berisi sanjungan dan doa kepada Nabi Muhammad SAW beserta seluruh keluarganya.

Sanjungan dan doa yang dikirimkan kepada Nabi Muhammad SAW bukan untuk kepentingan Nabi sendiri, melainkan untuk orang yang membacanya.

Nabi Muhammad SAW tidak membutuhkan doa keselamatan dari manusia. Justru dengan membaca shalawat, manusialah yang akan diberikan pertolongan oleh Nabi Muhammad SAW.

مَنْ صَلَّى عَلَيَّ حِيْنَ يُصْبِحُ عَشْرًا وَحِينَ يُمْسِي عَشْرًا أدْرَكَتْهُ شَفَاعَتِي

Artinya: “Barangsiapa yang bershalawat untukku di waktu pagi sepuluh kali dan di waktu sore sepuluh kali, maka ia berhak mendapatkan syafaatku.” (H.R. Ath Thabarani).

Dzikir Pendek Setelah Shalat yang Dianjurkan Rasulullah SAW

Keutamaan Bacaan Shalawat Mengabulkan Hajat

Menurut Ibnul Qayyim Al Jauziyyah dalam kitab Jalaul Afham, shalawat mempunyai keutamaan Allah SWT akan mengabulkan doa yang didahului dengan bacaan shalawat.

Doa yang diawali shalawat akan naik menuju kepada Allah SWT.

Selain itu, Ibnul Qayyim juga menyampaikan bahwa dengan membaca shalawat, Allah SWT akan mencukupi apa yang diinginkan oleh hamba tersebut.

Sedangkan Ibnu ‘Atha menyatakan bahwa doa akan dikabulkan karena ada sebab-sebab dikabulkannya. Dan sebab dikabulkannya doa adalah dengan membaca shalawat kepada Nabi Muhammad SAW.

Perintah membaca shalawat sebelum berdoa disampaikan Nabi Muhammad SAW dalam haditsnya.

إذَا صَلَّى أحَدُكُمْ فَلْيَبْدَأْ بِتَحْمِيدِ اللهِ وَالثَّنَاءِ عَلَيهِ ، ثُمَّ يُصَلِّي عَلَى النَّبِيِّ ، ثُمَّ لِيَدْعُ بَعْدُ بِمَا شَاءَ

Artinya: “Bila salah seorang di antara kalian shalat (berdoa) maka hendaklah ia memulainya dengan pujian dan sanjungan kepada Allah lalu bershalawat untuk nabi, kemudian berdoa setelah itu dengan apa saja yang ia inginkan.” (H.R. Abu Daud, At Tirmidzi, Ahmad, dan Al Hakim).

Sementara dalam hadits lain disebutkan:

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved