Soal Kelas 10

40 Soal Essay Geografi Kelas 10 SMA Semester 1 Lengkap Kunci Jawaban Soal Ulangan/Ujian Geografi

Editor: Syahroni
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

SOAL GEOGRAFI - Foto buatan kecerdasan (AI), Senin (17/3/2025), memperlihatkan anak-anak tengah mengerjakan ujian Geografi. Soal Geografi kelas 10 sebagai panduan dalam mempersiapkan diri menghadapi ujian.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Berikut adalah kumpulan soal ujian Geografi kelas 10 SMA.

Ada 40 contoh soal ulangan yang dirangkum dalam artikel ini sebagai bahan belajar.

Cermati setiap pertanyaan yang ada dan berikan jawabanmu.

Adanya kunci jawaban akan memudahkanmu dalam mengoreksi hasil belajar.

Carilah berbagai referensi soal latihan lainnya.

Semakin banyak latian soal tentu akan semakin siap menghadapi ujian semsester.

(Lengkap soal dan kunci jawaban semua pelajaran kelas 10 klik link)

Bab 1: Konsep Dasar Ilmu Geografi 

1. Jelaskan pengertian geografi secara umum.

Jawaban: Geografi adalah ilmu yang mempelajari tentang persamaan dan perbedaan fenomena geosfer (litosfer, atmosfer, hidrosfer, biosfer, dan antroposfer) dengan sudut pandang kewilayahan atau keruangan. Geografi berusaha menjelaskan interaksi antara manusia dengan lingkungan fisiknya.

Baca juga: 50 Soal Essay Sosiologi Kelas 10 SMA Semester 1 Lengkap Kunci Jawaban Soal Ulangan/Ujian Sosiologi

2. Sebutkan dan jelaskan empat prinsip geografi.

Jawaban:

  • Prinsip Distribusi: Menyatakan bahwa fenomena geografi tersebar tidak merata di permukaan bumi. Contoh: persebaran penduduk, persebaran flora dan fauna.
  • Prinsip Interelasi: Menjelaskan adanya hubungan saling keterkaitan antara satu fenomena dengan fenomena lainnya. Contoh: hubungan antara kemiringan lereng dengan erosi.
  • Prinsip Deskripsi: Menggambarkan atau menjelaskan fenomena geografi secara detail melalui peta, tabel, grafik, atau narasi. Contoh: deskripsi angka curah hujan suatu wilayah.
  • Prinsip Korologi: Menggabungkan ketiga prinsip sebelumnya untuk mengkaji suatu wilayah secara komprehensif. Prinsip ini melihat fenomena dari sudut pandang keruangan, interaksi, dan deskriptif.

3. Jelaskan perbedaan antara aspek fisik dan aspek sosial geografi. Berikan contoh masing-masing.

Jawaban:

  • Aspek Fisik: Mengkaji fenomena alamiah atau lingkungan alam tanpa melibatkan campur tangan manusia. Contoh: iklim, relief permukaan bumi, dan jenis tanah.
  • Aspek Sosial: Mengkaji fenomena manusia yang berkaitan dengan aspek budaya, ekonomi, politik, dan demografi. Contoh: kepadatan penduduk, pola permukiman, dan kegiatan pertanian.

Baca juga: 50 Soal Essay PJOK Kelas 10 SMA SMK MA Semester 1 Lengkap Kunci Jawaban Soal Ulangan/Ujian Penjaskes

4. Apa yang dimaksud dengan pendekatan keruangan dalam geografi?

Jawaban: Pendekatan keruangan (spasial) adalah cara pandang yang menekankan pada persebaran, penggunaan ruang, dan kaitan antarruang. Pendekatan ini menganalisis lokasi suatu fenomena, polanya, dan mengapa fenomena tersebut berada di lokasi tertentu. Contoh: analisis lokasi pasar tradisional di suatu kota.

5. Sebutkan tiga cabang ilmu geografi dan jelaskan apa yang dipelajari.

Jawaban:

  • Geomorfologi: Ilmu yang mempelajari bentuk-bentuk permukaan bumi.
  • Klimatologi: Ilmu yang mempelajari tentang iklim dan cuaca.
  • Demografi: Ilmu yang mempelajari tentang kependudukan.

6. Jelaskan perbedaan antara pendekatan kelingkungan dan pendekatan kompleks wilayah.

Jawaban:

  • Pendekatan Kelingkungan: Mengkaji hubungan sebab akibat antara organisme hidup dengan lingkungan sekitarnya. Pendekatan ini melihat bagaimana suatu aktivitas manusia memengaruhi lingkungan.
  • Pendekatan Kompleks Wilayah: Menggabungkan pendekatan keruangan dan kelingkungan. Pendekatan ini mengkaji suatu wilayah secara komprehensif, melihat interaksi antara fenomena fisik dan sosial dalam suatu ruang. 

7. Mengapa geografi disebut sebagai "jembatan" antara ilmu sosial dan ilmu alam?

Jawaban: Geografi disebut demikian karena geografi mengkaji fenomena yang melibatkan aspek fisik (ilmu alam) dan aspek sosial (ilmu sosial) secara bersamaan. Geografi tidak hanya mempelajari lingkungan alam, tetapi juga bagaimana manusia berinteraksi dan memengaruhi lingkungan tersebut.

8.  Sebutkan dan jelaskan objek studi geografi.

Jawaban: Objek studi geografi adalah geosfer atau lapisan bumi, yang mencakup:

  • Litosfer: Lapisan batuan atau kulit bumi.
  • Hidrosfer: Lapisan air di permukaan bumi.
  • Atmosfer: Lapisan udara yang menyelimuti bumi.
  • Biosfer: Lapisan tempat makhluk hidup berada (flora dan fauna).
  • Antroposfer: Lapisan tempat manusia tinggal dan beraktivitas.

9. Jelaskan bagaimana prinsip interelasi dapat diterapkan dalam analisis fenomena banjir di suatu kota.

Jawaban: Banjir dapat dianalisis dengan prinsip interelasi. Misalnya, banjir di suatu kota (fenomena 1) terjadi karena curah hujan yang tinggi (fenomena 2). Selain itu, banjir juga diperparah oleh sampah yang menyumbat saluran air (fenomena 3) dan tata ruang yang tidak sesuai (fenomena 4). Prinsip interelasi melihat bagaimana keempat fenomena tersebut saling berkaitan.

10. Apa yang dimaksud dengan "konsep lokasi" dalam geografi?

Jawaban: Konsep lokasi adalah salah satu konsep esensial dalam geografi. Lokasi dibagi menjadi dua: lokasi absolut (posisi suatu tempat berdasarkan koordinat garis lintang dan bujur) dan lokasi relatif (posisi suatu tempat berdasarkan hubungannya dengan tempat lain).

Bab 2: Pengetahuan Dasar Peta dan Pemetaan

11. Sebutkan dan jelaskan tiga komponen penting dalam sebuah peta.

Jawaban:

  • Judul: Menunjukkan isi dan wilayah yang digambarkan oleh peta.
  • Skala: Perbandingan antara jarak di peta dengan jarak sebenarnya di lapangan.
    Orientasi (Arah Utara): Menunjukkan arah utara pada peta.

12. Sebuah peta memiliki skala 1:500.000. Jika jarak dua kota di peta adalah 5 cm, berapa jarak sebenarnya antara kedua kota tersebut?

Jawaban: Jarak sebenarnya = Jarak di peta x Skala Jarak sebenarnya = 5 cm x 500.000 Jarak sebenarnya = 2.500.000 cm = 25 km.

13. Jelaskan perbedaan antara skala angka, skala garis, dan skala verbal.

Jawaban:

  • Skala Angka: Ditulis dalam bentuk perbandingan angka. Contoh: 1:100.000.
  • Skala Garis: Ditunjukkan dengan garis lurus yang terbagi menjadi beberapa ruas dengan panjang yang sama.
  • Skala Verbal: Ditulis dengan kalimat. Contoh: "Satu sentimeter di peta mewakili satu kilometer di lapangan."

14. Soal: Sebutkan tiga jenis peta berdasarkan isinya dan berikan contoh masing-masing.

Jawaban:

  • Peta Umum: Menggambarkan kenampakan alam dan budaya secara umum. Contoh: Peta Topografi.
  • Peta Tematik: Menggambarkan tema atau fenomena tertentu. Contoh: Peta Sebaran Penduduk.
  • Peta Khusus: Menggambarkan area atau informasi yang sangat spesifik. Contoh: Peta Jaringan Transportasi. 

15. Mengapa proyeksi peta diperlukan dalam pembuatan peta?

Jawaban: Proyeksi peta diperlukan karena permukaan bumi berbentuk bulat, sedangkan peta digambarkan di bidang datar. Proyeksi adalah cara memindahkan bentuk lengkung permukaan bumi ke bidang datar. Proyeksi ini bertujuan untuk meminimalkan distorsi (perubahan bentuk, luas, atau jarak).

16. Jelaskan apa yang dimaksud dengan "legenda" pada peta. Mengapa legenda penting?

Jawaban: Legenda adalah keterangan dari simbol-simbol yang digunakan pada peta. Legenda sangat penting karena membantu pembaca peta untuk menginterpretasi atau memahami isi peta dengan benar.

17. Suatu peta berskala 1:1.000.000. Peta tersebut akan diperbesar 2 kali. Berapa skala peta setelah diperbesar?

Jawaban: Skala baru = Skala awal / Perbesaran Skala baru = 1.000.000 / 2 = 500.000 Skala peta setelah diperbesar adalah 1:500.000.

18. Jika sebuah peta memiliki skala 1:1.000.000, ubahlah skala tersebut menjadi skala verbal dan skala garis.

Jawaban:

  • Skala Verbal: 1 cm di peta mewakili 10 km di lapangan (karena 1.000.000 cm = 10 km).
  • Skala Garis: Digambarkan garis lurus sepanjang 10 cm, di mana setiap 1 cm mewakili 10 km.

19. Soal: Apa perbedaan antara garis lintang dan garis bujur pada peta?

Jawaban:

  • Garis Lintang: Garis khayal yang melingkari bumi secara horizontal. Digunakan untuk menentukan posisi di utara atau selatan ekuator.
  • Garis Bujur: Garis khayal yang menghubungkan kutub utara dan selatan secara vertikal. Digunakan untuk menentukan posisi di timur atau barat.

20.Sebutkan tiga jenis proyeksi peta berdasarkan bidang proyeksinya.

Jawaban:

  • Proyeksi Azimuthal (bidang datar).
  • Proyeksi Kerucut (bidang kerucut).
  • Proyeksi Silinder (bidang silinder)

Bab 3: Langkah-langkah Penelitian Geografi

21. Jelaskan mengapa perumusan masalah penting dalam penelitian geografi.

Jawaban: Perumusan masalah adalah tahap awal yang sangat penting karena berfungsi untuk menentukan arah dan tujuan dari penelitian. Perumusan masalah yang jelas akan membantu peneliti untuk fokus pada topik yang spesifik dan relevan, sehingga penelitian tidak melebar kemana-mana.

 22. Sebutkan dan jelaskan perbedaan antara data primer dan data sekunder dalam penelitian.

Jawaban:

  • Data Primer: Data yang dikumpulkan secara langsung dari sumber aslinya oleh peneliti. Contoh: hasil wawancara, hasil observasi.
  • Data Sekunder: Data yang sudah ada dan dikumpulkan oleh pihak lain. Contoh: data dari BPS, laporan dari instansi pemerintah.

23. Sebutkan tiga metode pengumpulan data dalam penelitian geografi.

Jawaban:

  • Observasi: Pengamatan langsung terhadap fenomena.
  • Wawancara: Mengumpulkan data dengan tanya jawab langsung kepada narasumber.
  • Kuesioner: Mengumpulkan data dengan menyebarkan daftar pertanyaan tertulis.

24. Jelaskan apa yang dimaksud dengan analisis data dalam penelitian geografi.

Jawaban: Analisis data adalah proses mengolah, menyederhanakan, dan menginterpretasi data yang telah dikumpulkan. Tujuan dari analisis data adalah untuk menemukan pola, hubungan, dan tren yang dapat menjawab pertanyaan penelitian.

25. Dalam laporan penelitian geografi, apa yang harus dimuat dalam bagian pendahuluan?

Jawaban: Bagian pendahuluan biasanya memuat:

  • Latar belakang masalah.
  • Perumusan masalah (pertanyaan penelitian).
  • Tujuan penelitian.
  • Manfaat penelitian. 

26. Apa perbedaan antara penelitian kualitatif dan kuantitatif dalam geografi?

Jawaban:

  • Kuantitatif: Menggunakan angka dan statistik untuk mengukur dan menganalisis fenomena.
  • Kualitatif: Menggunakan deskripsi dan narasi untuk memahami fenomena secara mendalam.

27. Mengapa diperlukan studi literatur sebelum melakukan penelitian geografi?

Jawaban: Studi literatur diperlukan untuk mendapatkan landasan teori yang kuat, meninjau penelitian-penelitian sebelumnya, dan menghindari pengulangan penelitian yang sudah pernah dilakukan. Ini juga membantu dalam merumuskan hipotesis yang lebih akurat.

28. Jelaskan mengapa pengambilan sampel diperlukan dalam penelitian geografi.

Jawaban: Pengambilan sampel diperlukan untuk menghemat waktu, biaya, dan tenaga. Dengan mengambil sampel yang representatif dari populasi, peneliti dapat memperoleh hasil yang valid tanpa harus mengumpulkan data dari seluruh populasi.

29. Apa yang dimaksud dengan laporan hasil penelitian geografi?

Jawaban: Laporan hasil penelitian geografi adalah bentuk dokumentasi tertulis dari seluruh proses penelitian, mulai dari latar belakang hingga kesimpulan. Laporan ini berfungsi sebagai bukti ilmiah dan media untuk menyebarkan temuan penelitian kepada publik.

30. Jelaskan tahap-tahap penyusunan hipotesis.

Jawaban:

  • Observasi: Mengamati fenomena untuk menemukan permasalahan.
  • Identifikasi Masalah: Merumuskan pertanyaan penelitian.
  • Hipotesis: Merumuskan dugaan sementara atau jawaban sementara terhadap pertanyaan penelitian yang akan diuji kebenarannya 

Bab 4: Pengenalan Dasar SIG dan Penginderaan Jauh

31. Jelaskan apa yang dimaksud dengan Sistem Informasi Geografis (SIG).

Jawaban: SIG adalah sistem berbasis komputer yang dirancang untuk mengumpulkan, menyimpan, mengelola, menganalisis, dan memvisualisasikan data geografis atau spasial. SIG mengintegrasikan data peta dengan data atribut non-spasial.

32. Sebutkan dan jelaskan tiga komponen utama SIG.

Jawaban:

  • Perangkat Keras (Hardware): Komputer, printer, scanner.
  • Perangkat Lunak (Software): Program-program SIG seperti ArcGIS, QGIS.
  • Data Geografis: Data spasial (peta) dan data atribut (informasi non-peta). 

33. Apa perbedaan antara data spasial dan data atribut dalam SIG?

Jawaban:

  • Data Spasial: Data yang berkaitan dengan lokasi, bentuk, dan sebaran fenomena di permukaan bumi. Contoh: lokasi kota, garis jalan, batas sungai.
  • Data Atribut: Data deskriptif yang menjelaskan karakteristik dari objek spasial. Contoh: nama kota, jumlah penduduk, lebar jalan, atau kedalaman sungai.

34. Sebutkan tiga manfaat SIG dalam bidang kebencanaan.

Jawaban:

  • Pemetaan Kawasan Rawan Bencana: Mengidentifikasi daerah yang rentan terhadap bencana.
  • Analisis Jalur Evakuasi: Menentukan jalur evakuasi terbaik saat terjadi bencana.
  • Penilaian Kerusakan Pascabencana: Mengestimasi tingkat kerusakan di suatu wilayah setelah bencana.

35.Jelaskan pengertian dari Penginderaan Jauh (PJ).

Jawaban: Penginderaan Jauh adalah ilmu dan seni untuk memperoleh informasi tentang objek, area, atau fenomena di permukaan bumi tanpa melakukan kontak langsung dengan objek tersebut. Prosesnya menggunakan sensor untuk merekam energi yang dipancarkan atau dipantulkan oleh objek.

36. Sebutkan tiga komponen utama dalam sistem Penginderaan Jauh.

Jawaban:

  • Sumber Energi: Matahari (aktif) atau sumber buatan.
  • Sensor: Alat yang merekam energi pantulan.
  • Wahana: Tempat diletakkannya sensor (satelit, pesawat udara, drone).

37. Jelaskan perbedaan antara citra foto dan citra non-foto dalam Penginderaan Jauh.

Jawaban:

  • Citra Foto: Citra yang dihasilkan dengan kamera. Contoh: foto udara.
  • Citra Non-Foto: Citra yang dihasilkan oleh sensor non-kamera. Contoh: citra satelit.

38. Apa yang dimaksud dengan interpretasi citra dalam Penginderaan Jauh?

Jawaban: Interpretasi citra adalah proses menafsirkan atau menganalisis citra penginderaan jauh untuk mengidentifikasi objek-objek di permukaan bumi dan memahami maknanya. Interpretasi ini melibatkan pengenalan warna, bentuk, tekstur, pola, dan asosiasi.

39. Mengapa SIG dan Penginderaan Jauh memiliki hubungan yang erat?

Jawaban: Keduanya memiliki hubungan yang erat karena data dari Penginderaan Jauh (berupa citra) merupakan salah satu sumber data utama untuk SIG. Citra dari Penginderaan Jauh dapat dimasukkan ke dalam SIG untuk diolah dan dianalisis lebih lanjut.

40. Sebutkan tiga manfaat Penginderaan Jauh dalam bidang kehutanan.

Jawaban:

  • Pemantauan Hutan: Mengawasi perubahan tutupan lahan hutan.
  • Inventarisasi Hutan: Menghitung jumlah pohon dan jenisnya.
  • Deteksi Kebakaran Hutan: Mengidentifikasi titik-titik panas yang berpotensi menjadi kebakaran.

- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp

!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!! 

Berita Terkini