Melawi Dalam Data

8 Nama Gunung Melawi yang Bisa Jadi Tempat Wisata Lengkap Tinggi dan Lokasi Letaknya

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

PEMANDANGAN DESA - Foto ilustrasi hasil olah YouTube Widi melawi Channel, Senin 14 Juli 2025, memperlihatkan pemandangan Desa Mekar Pelita, kecamatan Sayan, Kabupaten Melawi, Kalimantan Barat, Indonesia. Di balik lebatnya hutan Kalimantan Barat, berdiri megah gunung-gunung yang menjadi saksi bisu kehidupan masyarakat Kabupaten Melawi.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Di balik lebatnya hutan Kalimantan Barat, berdiri megah gunung-gunung yang menjadi saksi bisu kehidupan masyarakat Kabupaten Melawi. 

Dari Tentudung di Kecamatan Sokan hingga Saran di Belimbing, setiap puncak punya cerita dan makna bagi warga di sekitarnya. 

Tidak sekadar data geografi, nama-nama gunung ini hidup dalam memori dan kepercayaan turun-temurun. 

Sebagian gunung dijaga dalam budaya, sebagian lainnya jadi penanda cuaca, arah mata angin, atau tempat keramat yang dihormati. 

Tinggi tiap gunung yang tercatat juga menunjukkan betapa beragamnya lanskap kabupaten ini, mulai dari ketinggian 690 meter hingga hampir 1.800 meter.

Lewat kisah gunung-gunung inilah kita belajar bahwa bentang alam tidak hanya membentuk wilayah, tapi juga membentuk cara hidup dan keyakinan masyarakatnya.

20 Tempat Wisata di Melawi, Surga Tersembunyi di Kalbar dari Air Terjun hingga Water Park

[Cek Berita dan informasi Melawi Dalam Data KLIK DISINI]

Gunung di Kecamatan Sokan: Seberapa Tinggi dan Apa Maknanya?

1. Gunung Tentudung – 1.122 Meter

Kecamatan Sokan memiliki gunung tertingginya bernama Tentudung dengan ketinggian 1.122 meter di atas permukaan laut. 

Gunung ini terletak di wilayah yang luasnya mencapai 1.557,2 km⊃2;, terbagi ke dalam 18 desa.

Desa terluas di kecamatan ini adalah Teluk Pongkal, mencakup hampir 20 persen wilayah Sokan. 

Sebaliknya, Desa Melana adalah yang terkecil dengan luas hanya 10,5 km⊃2;.

Sementara Desa Penyengkuang menjadi desa terjauh dari pusat kecamatan dengan jarak 48 kilometer dari Nanga Sokan.

Gunung di Kecamatan Sayan: Apa Saja Keunikannya?

2. Gunung Batu Tukung – 1.175 Meter

Gunung Batu Tukung menjulang setinggi 1.175 meter di Kecamatan Sayan yang memiliki luas wilayah 1.166,5 km⊃2;. 

Sama seperti Sokan, Sayan juga terbagi dalam 18 desa. 

Desa Pekawai menjadi desa terluas dengan 107,6 km⊃2;, sedangkan Bora adalah desa terkecil.

Lokasi geografis Sayan cukup strategis, berbatasan langsung dengan Provinsi Kalimantan Tengah di bagian timurnya. 

Desa Nanga Raku, desa terjauh dari pusat pemerintahan kecamatan di Desa Lingkar Indah, hanya berjarak 32 km, namun jalan akses yang terbatas membuat perjalanan bisa memakan waktu berjam-jam, terutama saat musim hujan.

30 Daftar Wakil Rakyat Melawi yang Duduk di Kursi DPRD Kabupaten Periode 2024–2029

Gunung di Kecamatan Belimbing: Mengapa Unik dan Menantang?

3. Gunung Saran – 1.758 Meter

4. Gunung Berangin – 1.608 Meter

5. Gunung Menayong – 690 Meter

Kecamatan Belimbing menyimpan kekayaan topografi luar biasa dengan tiga gunung yang memiliki ketinggian signifikan. 

Gunung Saran, dengan ketinggian 1.758 meter, menjadi yang tertinggi di antara ketiganya, bahkan menjadi puncak tertinggi di Kabupaten Melawi.

Wilayah Belimbing seluas 1.062,1 km⊃2; terdiri dari 17 desa. Balai Agas adalah desa terbesar, mencakup 13 persen wilayah, sedangkan Belonsat menjadi yang terkecil.

Gunung-gunung ini dikenal angker namun sangat dihormati. 

Banyak pendaki lokal yang ingin mencoba menaklukkan Gunung Saran, tetapi harus meminta izin tokoh adat terlebih dahulu. 

4 Daftar Bupati Melawi Dari Kurik hingga Dadi Sunarya, Jejak Kemanusiaan Para Pemimpin Kota Juang

Gunung di Kecamatan Menukung: Bagaimana Pengaruhnya Terhadap Masyarakat?

6. Gunung Batu Baka – 1.617 Meter

7. Gunung Batu Maherabut – 1.270 Meter

8. Gunung Batu Baluran – 1.556 Meter

Di bagian paling timur Kabupaten Melawi terdapat Kecamatan Menukung, yang juga berbatasan langsung dengan Provinsi Kalimantan Tengah dan Kabupaten Sintang. 

Wilayah ini seluas 1.061,6 km⊃2; dan memiliki 19 desa.

Gunung-gunung seperti Batu Baka, Batu Maherabut, dan Batu Baluran menjadi bagian penting dalam sistem kepercayaan dan praktik kehidupan masyarakat adat Dayak setempat.

Apa Makna Sosial dan Kultural dari Gunung-Gunung Ini bagi Masyarakat Melawi?

Gunung-gunung yang tersebar di berbagai kecamatan di Melawi bukan hanya data geografis. 

Mereka adalah simbol penting kehidupan, spiritualitas, dan identitas budaya bagi masyarakat yang tinggal di sekitarnya.

Beberapa gunung menjadi tempat ziarah atau lokasi sakral, sementara lainnya menjadi sumber mata air dan habitat keanekaragaman hayati. 

Masyarakat Melawi hidup berdampingan dengan alam, menghormatinya, dan menjaganya sesuai dengan kearifan lokal yang diwariskan turun-temurun.

(*)

• Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
• Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp
!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!

Berita Terkini