BPBD Mempawah Dukung Pembentukan MPA di Desa Semparong Parit Raden

Kabid Penanggulangan Bencana BPBD Mempawah, Purwadi, yang turut hadir dalam kegiatan itu mengatakan bahwa pembentukan MPA merupakan bentuk pemberdayaa

Penulis: Ramadhan | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
PEMBENTUKAN MPA - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mempawah menyatakan dukungan penuh terhadap pembentukan Kelompok Masyarakat Peduli Api (MPA) di Desa Semparong Parit Raden, Kecamatan Mempawah Hilir, Senin 7 Juli 2025. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MEMPAWAH - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mempawah menyatakan dukungan penuh terhadap pembentukan Kelompok Masyarakat Peduli Api (MPA) di Desa Semparong Parit Raden, Kecamatan Mempawah Hilir, Senin 7 Juli 2025.

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai langkah antisipatif menghadapi musim kemarau dan potensi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang rawan terjadi di wilayah tersebut.

Pembentukan MPA Desa Semparong Parit Raden difasilitasi Yayasan Konservasi Alam Nusantara (YKAN), dan Manggala Agni sebagai Instruktur atau narasumber kegiatan.

Kabid Penanggulangan Bencana BPBD Mempawah, Purwadi, yang turut hadir dalam kegiatan itu mengatakan bahwa pembentukan MPA merupakan bentuk pemberdayaan masyarakat yang sangat penting untuk mendukung pencegahan dan penanggulangan kebakaran sejak dini.

Sekda Mempawah Ismail Sambut Kedatangan Jemaah Haji di Asrama Haji Pontianak

"BPBD sangat mendukung pembentukan MPA karena ini adalah garda terdepan di tingkat desa dalam mendeteksi dan menanggulangi potensi karhutla. Keterlibatan masyarakat sangat krusial," ujar Purwadi.

Menurut Purwadi, sebagai lembaga pembina, BPBD Kabupaten Mempawah akan terus melakukan pemantauan dan evaluasi terhadap aktivitas serta kesiapsiagaan kelompok MPA yang telah dibentuk di berbagai desa, termasuk di Desa Semparong Parit Raden.

"Kami akan melakukan monitoring dan evaluasi terhadap kinerja MPA secara berkala. Tujuannya agar mereka tetap aktif dan memiliki kapasitas dalam melakukan deteksi dini dan penanganan awal kebakaran," jelasnya.

Selain itu, Purwadi juga berharap sinergi antara BPBD, Manggala Agni, pemerintah desa, dan masyarakat terus terjalin erat demi mewujudkan kawasan desa yang tangguh terhadap ancaman karhutla.

"Kita semua harus bekerja sama. Pencegahan akan lebih efektif jika seluruh elemen masyarakat terlibat dan memiliki pemahaman yang sama tentang pentingnya menjaga lingkungan dari kebakaran," tutup Purwadi. (*)

- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp

!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved