Ragam Contoh

TERBARU dari Kurikulum Merdeka Belajar Tahun 2025, Guru, Siswa dan Orang Tua Wajib Paham

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

SEKOLAH RAKYAT- Sekolah Rakyat sendiri dirancang untuk melayani pendidikan jenjang SD, SMP, hingga SMA dengan konsep asrama. Sasaran utama dari program ini adalah anak-anak dari keluarga miskin yang terdaftar dalam desil 1 hingga desil 3 pada Data Tunggal Sosial Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID-Kurikulum Merdeka 2025 yang mulai diterapkan secara nasional pada tahun ajaran 2024/2025 menghadirkansejumlah perubahan besar dalam sistem pendidikan Indonesia. 

Salah satu perubahan paling mencolok adalah penghapusan sistem penjurusan di jenjang SMA. 

Artinya, siswa tidak lagi dikotak-kotakkan dalam jurusan IPA, IPS, atau Bahasa seperti pada kurikulum sebelumnya.

Sebagai gantinya, siswa diberikan kebebasan untuk memilih mata pelajaran sesuai minat, bakat, dan tujuan masa depan mereka. 

Pendekatan ini diharapkan dapat membuat proses belajar lebih relevan, menyenangkan, dan berpusat pada kebutuhan serta potensi masing-masing individu.

Tak hanya itu, Kurikulum Merdeka juga menekankan pentingnya pengembangan karakter dan kompetensi sosial-emosional siswa melalui program Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5). 

Program ini dirancang agar siswa tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga tumbuh sebagai pribadi yang tangguh, mandiri, kreatif, gotong royong, bernalar kritis, dan berakhlak mulia cerminan nilai-nilai luhur dalam Pancasila.

29 CONTOH Catatan Pada Raport Oleh Wali Kelas Untuk Murid-Muridnya Paling Menarik

Melalui kurikulum ini, guru juga berperan sebagai fasilitator yang mendampingi siswa dalam proses belajar yang lebih kontekstual dan bermakna. Proses penilaian pun tidak hanya berfokus pada hasil akhir, tetapi juga menilai proses, partisipasi, dan perkembangan siswa secara menyeluruh.

Dengan semangat perubahan yang dibawa Kurikulum Merdeka, diharapkan sistem pendidikan Indonesia semakin mampu mencetak generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berkarakter kuat dan siap menghadapi tantangan zaman.

Adapun perubahan-perubahan yang berlaku di tahun 2025 adalah berikut ini : 

Hapus Penjurusan SMA:
Kurikulum Merdeka menghapus penjurusan IPA, IPS, dan Bahasa di SMA, memberikan kebebasan kepada siswa untuk memilih mata pelajaran sesuai minat dan bakat mereka. 

Fleksibilitas dan Kebebasan Guru:
Guru diberikan kebebasan dalam merancang Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) yang sesuai dengan kebutuhan sekolah dan siswa. 

P5 sebagai Fokus Utama:
Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) menjadi fokus utama dalam pengembangan karakter dan kompetensi sosial-emosional siswa. 

Deep Learning:
Pendekatan belajar deep learning akan diterapkan sebagai metode pembelajaran yang ringan dan menyenangkan. 

Kurikulum Nasional:
Kurikulum Merdeka menjadi kurikulum nasional, menggantikan Kurikulum 2013. 

Sistem Penerimaan Murid Baru:
Sistem penerimaan peserta didik baru (PPDB) diubah menjadi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) mulai tahun ajaran 2025/2026, dengan beberapa perubahan pada jalur penerimaan. 

Penilaian Berbasis Kompetensi:
Kurikulum Merdeka mengedepankan penilaian berbasis kompetensi, bukan hanya berdasarkan nilai ujian, dan mempertimbangkan capaian kompetensi siswa. 

Begini Cara Mudah Membuat Abstrak Skripsi yang Menarik untuk Mahasiswa Tingkat Akhir

Penjelasan Lebih Detail

Hapus Penjurusan SMA:
Dengan menghapus penjurusan, siswa dapat lebih fleksibel dalam memilih mata pelajaran yang ingin mereka pelajari, sehingga dapat lebih fokus pada minat dan bakat mereka. 

P5:
P5 adalah proyek-proyek yang dirancang untuk membantu siswa mengembangkan profil Pelajar Pancasila, yaitu siswa yang beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan berakhlak mulia; berkebinekaan global; bergotong royong; kreatif; bernalar kritis; dan kreatif.
 
Deep Learning:
Deep learning adalah metode pembelajaran yang berfokus pada pengembangan kemampuan siswa untuk berpikir kritis, bernalar, dan berkreasi, serta meningkatkan kapasitas mereka untuk belajar secara mandiri. 

Kurikulum Merdeka sebagai Kurikulum Nasional

Ini berarti semua sekolah di Indonesia akan menggunakan Kurikulum Merdeka sebagai kerangka kurikulum utama, dengan sedikit variasi yang diizinkan untuk menyesuaikan dengan kondisi sekolah masing-masing. 

SPMB

SPMB merupakan sistem baru untuk penerimaan murid baru yang akan mulai berlaku pada tahun ajaran 2025/2026, dengan beberapa perbedaan dari PPDB, terutama pada kuota jalur penerimaan. 

Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp

!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!

Berita Terkini