Aksi Massa Mahasiswa Tolak Pengesahan Revisi UU Pilkada dan Mengawal Putusan MK Berjalan Aman

Editor: Jamadin
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Sejumlah perwakilan Mahasiswa yang gelar aksi Unjuk Rasa Terkait Tolak Pengesahan Revisi Undang-undang Pilkada dan Mengawal Keputusan Mahkamah Konstitusi dialog dengan angggota DPRD Kalbar, Jumat 23 Agustus 2024

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Bertempat di Halaman Kantor DPRD Provinsi Kalbar telah berlangsung kegiatan Aksi Unjuk Rasa Terkait Tolak Pengesahan Revisi Undang-undang Pilkada dan Mengawal Keputusan Mahkamah Konstitusi oleh Gabungan Elemen Mahasiswa Kalbar, Jumat 23 Agustus 2024.

Aksi Massa mahasswa  tersebut dimulai sekitar pada pukul 14.00 wib, dan berakhir pada pukul 17.20 wib. Selanjutnya massa kembali ke Bundaran Digulis Untan untuk membubarkan diri dengan aman  dan  tertib.

Bertindak selaku Koordinator Lapangan atau Penanggung Jawab aksi tersebut yakni M.Nazmi Ramadhan yang  diikuti sekitar kurang lebih  1.000  orang yang terdiri dari berbagai elemen  Mahasiswa  di Kalimantan Barat yang diantaranya adalah Solidaritas Mahasiswa dan Pemuda Pengemban Amanat Rakyat (Solmadapar), BEM Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Kalbar, Forum Koordinasi BEM Se-Kalimantan Barat (FKBK).

BEM Universitas Muhammadiyah (UMP) Pontianak, BEM Politeknik Kesehatan (POLTEKKES) Pontianak, BEM Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Kalbar, Front Mahasiswa Nasional (FMN), BEM Perhimpunan Mahasiswa Khatolik Republik Indonesia (PMKRI) Pontianak, Aliansi Gerakan Reforma Agraria (AGRA) Kalbar.

 Pelayanan Humanis Polri dalam Pengamanan Aksi Unjuk Rasa Mahasiswa Kalbar Tolak Revisi UU Pilkada

Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Kalbar, PMKRI ST. Thomas More Pontianak, BEM Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Untan, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Pontianak, BEM Fakultas Hukum Untan, BEM Institut Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Pontianak.

Para peserta Aksi massa menggunakan alat peraga Mobil Komando, Speaker, Megaphone, Bendera Almamater, Bendera Merah Putih, serta Famplet dan Spanduk dengan tulisan  yang menggambarkan penolakan terhadap Pengesahan Revisi UU Pilkada dan Mengawal Keputusan MK di  Kalbar.

 

Dengan di kawal oleh pihak Kepolisian massa gabungan  Elemen Mahasiswa Kalbar diterima oleh Ketua Komisi I DPRD Prov. Kalbar Ibu Angeline Fremalco, S.H., M.H., (Fraksi PDIP) dan Wakil Ketua Komisi II DPRD Prov. Kalbar Bpk. Suib, S.E. di ruang Rapat Meranti Kantor Gubernur Prov. Kalbar.

Menanggapi peserta Aksi massa Wakil Ketua Komisi II DPRD Provinsi Kalbar Suib, S.E., (Fraksi Hanura) menyampaikan beberapa pernyataan mendukung aksi mahasiswa.

"Hari ini kita bersepakat bahwa Republik ini lebih baik ketika UUD dirancang dengan sebagai mungkin dan ditaati. MK adalah garda terdepan hukum tatanegara, maka jika ada yang berani merubah keputusan MK kita wajib mengawal."

"Saya akan menyurati DPR RI terhadap penolakan RUU Pilkada yang di putuskan MK. Saya berdiri disini adalah bentuk komitmen saya terhadap mahasiswa, kita kawal bersama-sama jagan sampai terjadi RUU Pilkada terjadi." Ungkap Wakil Ketua Komisi II DPRD  Kalbar, Suib, S.E., kepada peserta Aksi.

Aksi Unjuk Rasa Terkait Tolak Pengesahan Revisi Undang-undang Pilkada dan Mengawal Keputusan Mahkamah Konstitusi oleh Gabungan Elemen Mahasiswa di halaman Kantor DPRD Kalbar, Jumat 23 Agustus 2024. (Humas Polda Kalbar)

Kapolresta  Pontianak Kota Kombes .Pol Adhe Hariadi. S.I.K, M.H saat dijumpai media  diokasi aksi massa menyampaikan  bahwa  pola pengamanan  oleh  Kepolisian  dilakukan secara  tegas dan humanis, aksi massa dari adik adik mahasswa Kalbar akan kami kawal dengan sebaik - baiknya sampai selesai dan akan kami antar  serta fasilitasi untuk bertemu  dan menyampaikan aspirasinya  kepada anggota DPRD Propinsi  dengan baik.

" Pola pengamanan  Kami  lakukan secara  tegas dan humanis, aksi massa dari adik adik mahasswa Kalbar akan kami kawal dengan baik sampai selesai dan akan kami antar dan fasilitasi untuk bisa bertemu  dan menyampaikan aspirasinya  kepada anggota DPRD Propinsi  dengan baik." ucap Kapolresta.

Ia menambahkan bahwa Petugas Polri akan mengawal kegiatan aksi mahasiswa ini sampai selesai sehingga  bisa kami pastikan berjalan dengan tertib dan tidak sampai mengganggu aktifitas dan berharap agar situasi Kamtibmas tetap  aman  dan kondusif." tutup Kombes Adhe Hariadi.

Dapatkan Informasi Terkini dari Tribun Pontianak DI SINI

Berita Terkini