TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Gubernur Kalimantan Barat turut mengucapkan selamat atas terpilihnya Prof Garuda Wiko sebagai Rektor Universitas Tanjungpura ( Untan ) periode 2023-2027.
Gubernur Sutarmidji yang juga Sebagai Ketua Alumni Untan Pontianak juga mengajak untuk bersama-sama memajukan Untan dengan mendukung Program yang akan dijalankan oleh Rektor Untan terpilih periode 2023-2027.
“Saya ucapkan selamat, mari kita dukung program Pak Rektor, dan bersama sama memajukan Untan, hilangkan perbedaan pilihan,”ujarnya kepada Tribun Pontianak, Rabu 15 Februari 2023.
Prof Garuda Wiko telah resmi terpilih kembali sebagai Rektor Universitas Tanjungpura periode 2023-2027, dan ini menjadi periode keduanya untuk memimpin Universitas Tanjupura (Untan) Pontianak.
Sebelumnya ada tiga Nama Calon Rektor untuk periode 2023-2027, dengan nama pada nomor urut pertama yakni Sy Hasyim Azizurahman, nomor urut kedua Prof Garuda Wiko, dan nomor urut ketiga yakni Gusti Hardiansyah.
Baca juga: Rektor Untan Sebut Kolaborasi Perguruan Tinggi dan BUMN Dorong Mahasiswa Responsif dan Adaptif
Setelah melewati beberapa tahap, akhirnya pada kali ini telah memasuki tahap pemilihan Calon Rektor Untan Periode 2023-2027, yang telah berlangsung untuk pemungutan suara yang dilaksanakan dalam Rapat Senat Tertutup Senat Untan, di Ruang Rapat Senat Untan Lantai 3, Rabu 15 Februari 2023.
Usai tahapan pemilihan Calon Rektor Untan Periode 2023-2027, langsung diumumkan secara resmi nama dari calon rektor Untan, sebagai Rektor Untan terpilih Periode 2023-2027.
Selesai perhitungan suara juga langsung diumumkan secara terbuka oleh Ketua Panitia Pemilihan Rektor Untan tahun 2023-2027, Dr Nurmainah atas hasil akhir dari pemilihan tersebut yang juga disiarkan di Youtube Untan Pontianak.
Ketua Panitia Pemilihan Rektor Untan tahun 2023-2027, Dr Nurmainah menyampaikan bahwa dengan peserta rapat yang hadir dalam pemilihan Rektor Untan ini terdiri dari, yakni Anggota Senat Untan sebanyak 52 orang, dan dengan Kuasa Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi yang memiliki sebanyak 28 suara.
Berdasarkan hasil pemungutan suara pemilihan Rektor Untan periode 2023-2027 pada nomor urut satu yakni Sy Hasyim Azizurahman memperoleh satu suara (1,32 persen, nomor urut kedua Prof Garuda Wiko dengan perolehan 61 suara (80,26 persen), dan nomor urut ketiga yakni Gusti Hardiansyah memperoleh 14 suara (18,42 persen).
Sehingga dengan demikian hasil akhir dari pemilihan Rektor Untan ini dengan suara tertinggi diperoleh nomor urut kedua Prof Garuda Wiko dengan perolehan 61 suara (80,26 persen). Sehingga demikian, Prof Garuda telah resmi terpilih kembali sebagai Rektor Untan periode 2023-2027.
Prof Garuda Wiko bersama Civitas Akademika Untan juga turut menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada Mendikbudristek Nadiem Makarim yang telah memberikan suara melalui Kuasa yang hadir pada pemilihan Rektor Untan pada Rapat Senat Untan.
“Kita juga bersyukur bahwa rapat hari ini berjalan dengan lancar. Pemilihan Rektor ini memang rutin dilakukan setiap empat tahun, jadi sebagai suatu perputaran pimpinan yang tentunya kita harapkan menjadi pendorong kemajuan bagi Untan pada tahap berikutnya,” ungkapnya.
Ia menyampaikan bahwa pada empat tahun di periode pertamanya memimpin Untan, ia mempunyai visi untuk melaksanakan visi dari Mendikbudristek yang dikhususkan lagi penerapannya di Untan sebagai implementasi dalam menjalankan visi Mendikbudristek ini yakni dengan membentuk ekosistem digital.
“Nah sekarang kita akan membentuk sistem kolaborasi dan inovasi, karena sekarang ini tantangannya besar. Jadi tidak ada kata lain, kita harus berkolaborasi dan berinovasi untuk menjawab berbagai tantangan yang timbul,” tegasnya.
Lebih lanjut, Prof Garuda menyampaikan bahwa kedepan Untan harus terus berkolaborasi dengan semua pihak mulai dari birokrasi TNI, Polri, bisnis , industri termasuk universitas dalam dan luar negeri.
“Mari kita bersama membangun Untan. Kita punya masing- masing visi dan tujuan, tetapi semuanya untuk kemajuan Untan. Sekarang tidak ada lagi calon, tapi semuanya harus menyatukan energi dan kekuatan untuk bersama membangun Untan,” ajaknya.
Seperti diketahui sebelumnya, Prof Garuda Wiko sebelumnya telah menyampaikan untuk program kerjanya pada periode kedua ketika terpilih menjadi Rektor Untan kembali, yakni “Memperkuat Ekosistem Inovasi dan Kolaborasi Mewujudkan Untan yang Berdaya Saing Menuju World Class University”
Di tahun 2019 awal ia menjabat ia mempunyai program kerja untuk Membangun Ekosistem Digital Menuju Universitas Siber, lalu di tahun 2020 Pandemi Covid-19 yang tidak diperkirakan sebelumnya, mengharuskan semuanya untuk dapat melakukan Adaptasi Kebiasaan Baru.
Lalu di 2021 dilakukan adaptasi kebisaa baru ditengah pandemi covid-19 dengan melakukan inovasi Perkuliahan secara Daring, dan Belajar dari Rumah Bekerja dari Rumah Kegiatan akademik berbasis virtual.
Pada 2022 Untan melakukan Pengembangan Inovasi Penguatan kolaborasi dengan berbagai mitra Peningkatan berbagai sarana dan prasarana mendukung TIK seperti akses poin, bandwitch, Google Workspace, dan lainnya, serta Peningkatan pada pencapaian berbagai pemeringkatan dan penghargaan.
Tahun ini yakni di 2023, ia mempunyai program kerja Memperkuat Ekosistem Inovasi dan Kolaborasi untuk Mewujudkan Untan yang Berdaya Saing di Tingkat Internasional.
Sedangkan untuk visi yang diusung, dikatakannya segaris dengan visi Kemendikbud Ristek dan visi Untan itu sendir, dan visi calon Rektor untuk menterjemahkan visi Kemendikbud Ristek dan Untan.
Seperti diketahui Visi Kemedikbudristek “Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi mendukung Visi dan Misi Presiden untuk mewujudkan Indonesia Maju yang berdaulat, mandiri, dan berkepribadian melalui terciptanya Pelajar Pancasila yang bernalar kritis, kreatif, mandiri, beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan berakhlak mulia, bergotong royong, dan berkebinekaan global”.
Lalu Visi Universitas Tanjungpura sendiri adalah “Menjadi institusi preservasi dan pusat informasi ilmiah di Kalimantan Barat, serta menghasilkan luaran yang bermoral Pancasila dan mampu berkompetisi di tingkat dunia, baik di tingkat daerah, nasional, regional, maupun internasional”.
Maka sejalan dengan visi Kemendikbud Ristek dan Visi Untan, Rektor Prof Garuda mempunyai visi yakni “Memperkuat Ekosistem Inovasi dan Kolaborasi Mewujudkan Untan yang Berdaya Saing Menuju World Class University”.
“Jadi saat ini ekosistem inovasi dan kolaborasi harus kita kembangkan karena kita menghadapi persoalan yang baru yang memerlukan interpensi teknologi melalui inovasi. Sehingga kita harus menghadapi itu dengan bekerjasama dan berkolaborasi bersama agar dapat memberikan jawaban yang cepat terhadap perubahan yang semakin cepat,” tegasnya.
Sedangkan untuk Misi yang ia sampaikan pada paparan tadi yakni pertama Meningkatkan kualitas pembelajaran dan relevansi pendidikan tinggi dengan meningkatkan mutu pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi dengan memperkuat inovasi dan kolaborasi.
Sehingga dapat meningkatkan kualitas lulusan dan terbangunnya Center of Excellence di setiap unit yang dapat memberikan kebermanfaatan bagi masyarakat.
Kedua, Meningkatkan kualitas dosen dan tenaga kependidikan. Ketiga, Meningkatkan tata kelola dalam peningkatan kualitas organisasi dan SDM, sarana dan prasarana, teknologi, dan keuangan yang mendukung implementasi PK BLU menuju PTNBH.
“Kita sekarang dalam proses mempersiapkan diri bertransformasi lagi menuju PTNBH dan tata tentu kelolanya harus baik. Standar -standar mulai kita susun, alhamdulillah skor kita sudah memadai diatas 300, tinggal tahap pembimbingan,” jelasnya.
Prof Garuda mengatakan tentu untuk mencapai visi misi ini diperlukan strategi kebijakan yang harus dilakukan.
Diantaranya melakukan Peningkatan Mutu Pelaksanaan Tri Dharma Meningkatkan mutu pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi (Pendidikan, Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat) melalui inovasi dan kolaborasi.
Melakukan Pembinaan Mahasiswa dan Peran Alumni Menumbuhkan karakter, kemandirian, dan membangun profil mahasiswa yang memiliki kecakapan belajar dan berinovasi, kecakapan menggunakan teknologi informasi, dan kecakapan sosial.
Penguatan Ekosistem Inovasi dan Kolaborasi.
Memperkuat ekosistem inovasi dan kolaborasi melalui peningkatan kualitas SDM, sarana dan prasarana, serta perluasan jejaring mitra strategis.
Penguatan Tata Kelola.
Meningkatkan efektifitas, efisiensi, dan transparansi tata kelola melalui peningkatan kualitas perencanaan, pelaksanaan dan pengawasan.
Adapun untuk tahapan setelah pemilihan Rektor Untan ini, selanjutnya akan dilakukan pelantikan Rektor Untan Periode 2023-2027 pada 12 Aprili 2023. (*)
Baca juga: IKA FISIP Untan Kota Pontianak akan Gelar Konferwil ke II, Berikut Agendanya
Cek berita dan artikel mudah diakses di Google News