Perbedaan Hewan Berdarah Dingin dan Berdarah Panas serta Contohnya

Editor: Nasaruddin
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Biawak Argentina, contoh hewan berdarah dingin.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Berdasarkan pengaruh suhu pada lingkungan, jenis hewan digolongkan menjadi dua, yaitu homoiterm dan poikiloterm.

Perbedaan golongan hewan ini didasarkan pada cara beradaptasi dengan suhu lingkungan.

Tahukah kamu hewan homoiterm itu?

Homoiterm adalah hewan yang mampu mempertahankan suhu tubuhnya terhadap lingkungan.

Pada lingkungan yang bersuhu tinggi, tubuh hewan homoiterm akan menurun.

Pengertian Tari Kontemporer, Karakteristik dan Contohnya

Sebaliknya, pada lingkungan bersuhu rendah, tubuh akan menaikkan suhunya.

Mekanisme ini disebabkan kemampuan tubuh hewan homoiterm untuk meregulasi metabolisme berdasarkan suhu.

Kemampuan ini disebut juga dengan termoregulasi. Homoiterm disebut juga dengan hewan berdarah panas.

Sementara poikiloterm adalah hewan yang suhu tubuhnya berfluktuasi mengikuti lingkungannya.

Ketika lingkungan bersuhu tinggi, maka suhu tubuhnya akan ikut tinggi.

Sebaliknya, jika suhu lingkungan rendah, maka suhu tubuhnya akan ikut turun.

Poikilotem disebut juga dengan hewan berdarah dingin.

Inilah Hewan yang Menyebabkan Penyakit Pes, Apa Itu Penyakit Pes ?

Karena suhu tubuh yang tidak menentu, hewan-hewan poikiloterm tidak bisa bertahan pada suhu yang ekstrem.

Contohnya, pada lingkungan dengan suhu yang terlalu panas atau terlalu dingin.

Untuk bertahan hidup pada suhu yang ekstrem, beberapa hewan harus melakukan beberapa hal secara fisik.

Misalnya, buaya yang banyak diam di dalam air ketika musim panas agar tidak kepanasan.

Perbedaan Hewan Darah Panas dan Darah Dingin

Setelah memahami pengertian dan contoh kedua hewan tersebut, mari kita cari perbedaan antara keduanya.

Perbedaan yang paling menonjol adalah pada cara hewan beradaptasi terhadap suhu lingkungan.

Hewan homoiterm dapat mengatur suhu tubuhnya, sedangkan hewan poikiloterm tidak dapat mengatur suhu tubuhnya.

Selain itu, beberapa perbedaan dapat dilihat dari uraian berikut ini.

Hewan homoiterm memiliki suhu tubuh yang stabil, yaitu antara 30 hingga 40 derajat celcius.

Sedangkan hewan poikiloterm suhu tubuhnya berubah-ubah.

Bagaimana Proses Pencernaan Hewan Ruminansia?

Proses metabolisme hewan homoiterm tidak dipengaruhi oleh suhu lingkungan. Sedangkan hewan poikiloterm dipengaruhi suhu lingkungan.

Hewan homoiterm tidak memiliki fase hidup dalam beradaptasi dengan suhu lingkungan. Sedangkan hewan poikiloterm mengalaminya.

Fase yang dialami hewan poikiloterm adalah hibernasi dan estivasi.

Hibernasi untuk bertahan hidup di udara dingin, estivasi bertahan hidup di suhu panas.

Hewan homoiterm bereaksi terhadap suhu panas dengan berkeringat atau terengah-engah.

Sedangkan hewan poikiloterm bereaksi dengan mengubah warna kulit dan berjemur.

Berikut perbedaan lengkap antara hewan berdarah panas dan dingin:

1. Hewan berdarah dingin

- Hewan yang tidak mampu mempertahankan suhu tubuhnya. Suhu tubuhnya akan mengikuti suhu tubuh lingkungan.

- Suhu tubuh berubah-ubah sesuai suhu lingkungan.

- Tingkat metabolisme sangat terpengaruh terhadap suhu lingkungan.

- Fase hidup: terdapat dua fase untuk menghadapi suhu ekstrem. Pertama adalah hibernasi untuk bertahan pada musim dingin. Kedua adalah estivasi untuk bertahan pada musim panas.

- Mekanisme regulasi panas bergantung pada kegiatan tertentu, seperti mengubah warna kulit dan berjemur

2. Hewan berdarah panas

- Hewan yang mampu mempertahankan suhu tubuh secara konstan tanpa terpengaruh suhu lingkungan.

- Suhu tubuh stabil di 35 sampai 40 derajat Celcius.

- Tingkat metabolisme tidak berpengaruh terhadap suhu lingkungan.

- Fase hidup: Tidak ada fase tertentu, karena tubuhnya mampu beradaptasi dengan baik terhadap perubahan suhu.

- Mekanisme regulasi panas: memiliki berbagai mekanisme regulasi panas dalam tubuh, seperti berkeringat, napas terengah-engah, dan migrasi.

Contoh Hewan Berdarah Dingin dan Panas

Contoh hewan berdarah dingin adalah hewan reptil, ikan, hewan amfibi, serangga, dan hewan invertebrata.

Hewan reptil contohnya kadal, ular, hewan amfibi contohnya katak, hewan invertebrata contohnya cacing dan ubur-ubur.

Adapun contoh hewan yang termasuk homoiterm adalah burung, unggas, dan mamalia.

Sumber: Kompas, Bobo

Berita Terkini