Wabup Ontot Resmikan Gereja Katolik di Dusun Terentang

Wakil Bupati Sanggau, Yohanes Ontot saat foto bersama Uskup Keuskupan Sanggau, Bupati Sekadau dan undangan lainya saat meresmikan Gereja Pelindung Tritunggal Maha Kudus di Dusun Terentang, Desa Subah, Kecamatan Tayan Hilir, Kabupaten Sanggau, Minggu (20/10/2019).

Citizen Reporter
Staf Diskominfo Sanggau
Sukardi

Wabup Ontot Resmikan Gereja Katolik di Dusun Terentang

SANGGAU- Wakil Bupati Sanggau, Yohanes Ontot meresmikan Gereja Pelindung Tritunggal Maha Kudus di Dusun Terentang, Desa Subah, Kecamatan Tayan Hilir, Kabupaten Sanggau, Minggu (20/10/2019).

Ribuan Umat Katolik antusias menghadiri prosesi Peresmian dan Pemberkatan gereja tersebut.

Hadir juga Uskup Sanggau Mgr Yulius Mencuccini CP dan Bupati Sekadau Rupinus dan undangan lainnya.

Baca: Jelang Pelantikan Presiden, Wakapolres Ingatkan Jemaat Gereja

Baca: Gereja St Gabriel Possenti Stasi, Bupati Sekadau Harap Umat Katolik Lebih Semangat

Peresmian ditandai dengan pembukaan Plang Nama Paroki oleh Wakil Bupati Sanggau, Yohanes Ontot dan Penandatanganan Berita Acara Peresmian oleh Wakil Bupati bersama Uskup, kemudian pengguntingan pita dilakukan oleh Bupati Sekadau dan Selanjutnya pemberkatan dan Misa Kudus dipimpin langsung oleh Uskup Sanggau.

Ketua Pelaksana Pembangunan Gereja, Egi dalam laporannya bercerita tentang sejarah perjalanan panjang keinginan umat untuk mendirikan bagunan gereja di Terentang.

"Sejak tahun 2004 silam ketika masyarakat Terentang berpindah dari kampung lama di tepian danau terentang pindah ke pinggiran jalan trans kalimantan. Dari tahun ketahun masyarakat mengumpulkan dana dengan cara swadaya, gotong royong dan derma, "ujarnya.

Kemudian, berkonsultasi dengan Pastor Paroki Tayan maupun Pihak Keuskupan Sanggau, kemudian menyiapkan lokasi untuk pembangunan gereja dan kawasan Paroki sekitar enam hektare luas keseluruhannya.

"Hutan adat dan bantuan Pemerintah Daerah Kabupaten Sanggau juga dirasakan sangat membantu dan meringankan beban panitia. Pembangunan dilakukan dengan sistem rincian dana 30 persen dari swadaya umat selanjutnya 70 persen dari pihak keuskupan. Pada tanggal 27 juli 2018 dilakukan peletakan batu pertama oleh Bupati Sanggau dan Uskup Sanggau bahwa pembangunan telah dimulai dan selesai pada februari 2019 telah diserahkan kunci kepada panitia sehingga pada hari ini dapat diremikan dan pembangunan tersebut menelan biaya sebesar Rp 1 Milyar lebih, "jelasnya.

Untuk itu diucapkan banyak terimakasih kepada para donatur baik kepada para umat terentang, pemerintah daerah, Keuskupan Sanggau dan para donatur lainnya.

Halaman
12
Penulis: Hendri Chornelius
Editor: Wahidin
Sumber: Tribun Pontianak

Berita Populer