Pengurus LPM Gelar Ziarah ke Makam Ratu Sepudak
Rombongan yang sudah ditunggu oleh warga Kota Lama tersebut sesampainya di lokasi langsung menuju situs Makam Ratu Sepudak.
Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Raymon Karsuwadi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Pengurus DPD Laskar Pemuda Melayu (LPM) Sambas melakukan ziarah pada situs makam Ratu Sepudak di Kota Lama, Kecamatan Galing, Selasa (7/1/2017).
Ada yang berbeda dalam kunjungan kali ini, dimana pada kegiatan sebelumnya hanya diikuti oleh Pengurus dan Anggota LPM, kali ini turut serta Pangeran Ratu Istana Alwatzikhoebillah, Raden Muhammad Tarhan.
Rombongan yang berjumlah 30 orang tersebut berangkat dari Sambas pada pukul 10.30 pagi, dan tiba di Kota Lama pukul 11.45, Rombongan yang sudah ditunggu oleh warga Kota Lama tersebut sesampainya di lokasi langsung menuju situs Makam Ratu Sepudak.
Ada beberapa acara yang dilaksanakan pada situs makam, mulai dari ziarah kemudian menaburkan pandan wangi sebagai tradisi masyarakat Sambas ketika berziarah di Makam dan menyampaikan do'a.
Tabur pandan pada makam dipimpin oleh Pangeran Ratu Muhammad Tarhan, kemudian dilanjutkan menziarahi makam para petinggi, yaitu kepada para Kiyai pembantu Raden Sulaiman ketika menjadi Wazir di Istana Ratu Sepudak di Kota Lama yang waktu itu bernama Sambas.
Setelah itu, dilanjutkan mengunjungi Makam yang berada di sebelah Timur Makam Ratu Sepudak.
Beberapa situs yang diyakini sebagai makam memang kondisinya kurang terawat, bahkan Makam Ratu Sepudak dan Beberapa Pengikut setia Raden Sulaiman hanya diberi tanda berupa potongan kayu persegi dengan lilitan kain kuning.
Dilokasi makam yang terdapat banyak pecahan-pecahan keramik yang diyakini peninggalan dimasa kerajaan Ratu Sepudak, motif yang muncul pada keramik tersebut juga bermacam-macam dengan warna yang didominasi hijau.
Sangat disayangkan pecahan-pecahan keramik tersebut dibiarkan berserakan begitu saja. Aspawi selaku juru kunci makam Ratu Sepudak menjelaskan bahwa telah banyak pecahan yang dikumpulkan oleh warga maupun dirinya.
"Bentuknya bermacam-macam dengan ragam yang bervariasi termasuk banyak yang masih utuh juga sering dijumpai," ujarnya.
Di tempat yang sama, Alfandi selaku panglima Muda LPM Sambas menyampaikan bahwa ia sangat berkeinginan untuk mendorong perkembangan daerah ini menjadi lokasi wisata terutama wisata sejarah.
Setelah melakukan ziarah di makam Ratu Sepudak, rombongan melanjutkan kegiatan bersilaturahmi dengan masyarakat di Kota Lama, rombongan kemudian disambut dengan persembahan Silat Otar-otar yang menjadi ciri khas masyarakat kota Lama.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/laskar-melayu_20170207_164718.jpg)