Khazanah Islam

SINGKAT Bacaan Doa Ketika Perempuan Mendapatkan Menstruasi Hari Pertama

Meski terjadi secara rutin dalam siklus bulanan, hari pertama haid seringkali menjadi momen yang cukup berat, baik secara fisik maupun emosional. 

Tayang:
Editor: Hamdan Darsani
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ENDRO
DOA HAID - Berikut ini bacaan doa saat mendapatkan menstruasi hari pertama. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Haid atau menstruasi merupakan proses alami yang dialami oleh setiap perempuan, termasuk muslimah. 

Meski terjadi secara rutin dalam siklus bulanan, hari pertama haid seringkali menjadi momen yang cukup berat, baik secara fisik maupun emosional. 

Oleh karena itu, penting bagi muslimah untuk tetap menjaga hati dan pikirannya tetap tenang, termasuk dengan membaca doa hari pertama haid yang penuh makna.

Menurut para ulama, meski dalam kondisi haid seorang perempuan tidak diperbolehkan melaksanakan shalat dan puasa, bukan berarti ia kehilangan kesempatan untuk tetap berdzikir, berdoa, dan memperbanyak amalan hati lainnya. 

Salah satu bentuk ketenangan spiritual yang dianjurkan adalah membaca doa di awal masa haid untuk memohon perlindungan dan pengampunan dari Allah SWT.

Seorang muslimah dapat membaca doa hari pertama haid untuk memohon kepada Allah SWT agar diberi kekuatan dalam segala keadaan.

Haid atau menstruasi adalah siklus alami pendarahan pada uterus yang mengalir dari rahim dan keluar sebagai darah menstruasi. 

AKAL Licik Ibu Anak Selundupkan Narkoba ke Lapas Perempuan Pontianak, Modus Sedang Haid

Umumnya, masa haid berlangsung selama 5-7 hari dengan siklus 28 hingga 35 hari.

Ada perempuan yang merasakan sakit dan nyeri ketika haid pada hari pertama dan ada yang tidak.

Majelis Ulama Indonesia (MUI) menjelaskan bahwa perempuan muslim yang haid tidak boleh sholat dan tidak perlu menggantinya.

Hal ini sesuai dengan hadis yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim, yang berbunyi:

Dari Mu'adzah berkata:

"Aku bertanya kepada Aisyah RA:

‘Mengapa wanita haid harus mengqadha (mengganti) puasa, tetapi tidak mengqadha salat?’"

Aisyah menjawab:

"Apakah kamu seorang Haruriyyah (pengikut kelompok Khawarij)? Aku menjawab: ‘Bukan, aku hanya bertanya.’
Aisyah berkata:

‘Dahulu kami juga mengalami haid pada masa Rasulullah ﷺ, lalu kami diperintahkan untuk mengganti puasa, tetapi tidak diperintahkan untuk mengganti salat.’"

Sementara, doa haid tidak secara langsung disebutkan dalam hadis, namun dianjurkan untuk membaca doa agar diberi perlindungan dalam segala keadaan.

Doa Hari Pertama Haid

اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ عَلٰى كُلِّ حَالٍ وَأَسْتَغْفِرُ اللهَ مِنْ كُلِّ ذَنْبٍ

Alhamdulillāhi ‘alā kulli ḥālin wa astaghfirullāha min kulli dzambin.

Artinya: "Segala puji bagi Allah dalam segala keadaan, dan aku memohon ampun kepada Allah atas segala dosa."

Doa tersebut berdasarkan dalam kitab Nuzhatul Majalis halaman 294 terbitan Darul Kutub 'Ilmiyyah, Syekh As-Shafuri menukil perkataan Sayyidah 'Aisyah RA yang menyatakan:

"Tiada seorang wanita yang mengalami haid melainkan haid itu menjadi kafarat dosa‑dosanya yang lalu. Jika ia membaca doa tersebut pada hari pertama haid, maka ia dicatat bebas dari neraka, selamat melewati shirāth, dan derejatnya diangkat seperti 40 orang syahid setiap hari."

Bacaan tersebut lebih tepat dianggap sebagai amalan sunnah dan dzikir umum, bukan hadis sahih. (*)

- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp

!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!! 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved