Pasca Idul Adha, Tim UGM Tinjau Sistem Penyembelihan Kurban di Masjid Al-Fattah Nyarumkop Singkawang
“Kami melihat semangat kolektif warga jamaah Masjid Al-Fattah sangat potensial untuk dikembangkan dalam bentuk koperasi. Jika dikelola jujur dan berda
Penulis: Widad Ardina | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINGKAWANG - Tim Pengabdian Masyarakat dari Fakultas Filsafat Universitas Gadjah Mada (UGM) kembali turun langsung ke Desa Nyarumkop, Kecamatan Singkawang Timur, Kota Singkawang, Kalimantan Barat, pada Kamis 10 Juli 2025.
Agenda kali ini fokus pada monitoring pembentukan koperasi jamaah Masjid Al-Fattah dan evaluasi sistem penyembelihan hewan kurban pasca-Iduladha 1446 H.
Monitoring ini merupakan lanjutan dari pelatihan dan sosialisasi yang sebelumnya digelar pada 19 Juni 2025. Dalam kunjungannya, tim mengevaluasi struktur kepengurusan koperasi, verifikasi anggota awal, serta menyusun rencana usaha berbasis potensi lokal, seperti pengolahan jagung dan makanan ringan.
“Kami melihat semangat kolektif warga jamaah Masjid Al-Fattah sangat potensial untuk dikembangkan dalam bentuk koperasi. Jika dikelola jujur dan berdasarkan prinsip-prinsip syariah, koperasi ini bisa menjadi model ekonomi sosial yang kuat dan mandiri,” ujar dosen senior Filsafat UGM, Rizal Mustansyir.
• SPMB Online SMPN 3 Singkawang Tahun Ini Lebih Baik Terintegrasi dengan Dapodik dan Data Kependudukan
Sementara itu, Ketua Tim Pengabdian, Sonjoruri Budiani Trisakti, menekankan pentingnya penguatan kelembagaan melalui pelatihan manajemen usaha dan literasi keuangan.
Menurutnya, koperasi harus memiliki struktur yang rapi dan sistem kerja yang transparan agar bisa berkembang jangka panjang.
Tak hanya koperasi, tim juga meninjau ulang sistem penyembelihan hewan kurban yang telah dilatih sebelumnya.
Proses monitoring dilakukan dengan wawancara bersama panitia kurban, pengumpulan dokumentasi, hingga evaluasi penerapan prinsip animal welfare dan kualitas pengolahan daging.
Kegiatan diakhiri dengan diskusi warga, evaluasi partisipatif, dan penyerahan laporan kemajuan awal koperasi kepada pengurus masjid.
Tim Filsafat UGM berharap, model pemberdayaan ini bisa menjadi contoh pengembangan ekonomi sosial berbasis komunitas lokal yang berkelanjutan di Singkawang dan wilayah lainnya. (*)
- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp
!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!
Idul Adha
Universitas Gajah Mada
Kelurahan Nyarumkop Singkawang Timur
Singkawang
tata cara penyembelihan kurban
Kalimantan Barat
Kalbar
Kamis 10 Juli 2025
SMA Kristen Talenta Singkawang Jadi Simbol Ketulusan Guru Mengajar dan Semangat Anak Bangsa Belajar |
![]() |
---|
Pos Kamling Murai Sekadau Raih Juara I Lomba Satkamling Tingkat Polda Kalbar 2025 |
![]() |
---|
Tangaran Gelar Lomba Baca Rawi Lestarikan Seni Budaya Sambas |
![]() |
---|
Kapolresta Pontianak Pimpin Pengamanan, Aksi Damai Mahasiswa di Kantor DPRD Kalbar Berjalan Kondusif |
![]() |
---|
Polwan Polres Melawi Bantu Ariski Sabel di Desa Labang |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.