Soal PPG
45 Soal Essay Modul 3 FPPN PPG 2025 Topik 1 Filsafat Ki Hadjar Dewantara Lengkap Kunci Jawaban Ujian
Soal-soal ini dirancang sebagai gambaran konkret bagi peserta PPG untuk memahami nilai-nilai filosofis yang membentuk sistem pendidikan Indonesia.
Penulis: Ridhoino Kristo Sebastianus Melano | Editor: Ridhoino Kristo Sebastianus Melano
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID – Sebanyak 45 soal essay Modul 3 PPG 2025 lengkap dengan kunci jawaban terbaru kini tersedia untuk membantu guru dalam menghadapi ujian Pendidikan Profesi Guru (PPG).
Topik utama yang dibahas mencakup Filsafat Pancasila dan Pemikiran Ki Hadjar Dewantara sebagai Landasan Pendidikan Nasional, yang menjadi fondasi penting dalam kurikulum pendidikan karakter.
Soal-soal ini dirancang sebagai gambaran konkret bagi peserta PPG untuk memahami nilai-nilai filosofis yang membentuk sistem pendidikan Indonesia.
Dengan pemahaman mendalam terhadap filosofi pendidikan dan nilai-nilai Pancasila, peserta diharapkan mampu mengimplementasikan pembelajaran bermakna di sekolah.
Pembaca dapat menjadikannya sebagai referensi utama dalam menyusun strategi belajar menghadapi Ujian PPG 2025.
Jangan lewatkan kesempatan untuk mengakses materi penting ini sebagai bagian dari persiapan menuju guru profesional yang berkarakter dan berwawasan kebangsaan.
[Cek Berita dan informasi kunci jawaban Soal PPG KLIK DISINI]
1. Jelaskan makna filosofis dari Pancasila sebagai dasar pendidikan nasional!
Jawaban: Pancasila sebagai dasar pendidikan nasional berarti nilai-nilai dalam lima sila dijadikan fondasi moral, etika, dan tujuan pendidikan, untuk membentuk manusia seutuhnya yang beriman, beradab, dan bertanggung jawab terhadap bangsa dan negara.
2. Bagaimana peran sila pertama Pancasila dalam sistem pendidikan Indonesia?
Jawaban: Sila pertama "Ketuhanan Yang Maha Esa" mengarahkan pendidikan untuk membentuk peserta didik yang bertakwa, menjunjung nilai-nilai religius, dan memiliki akhlak mulia.
3. Apa yang dimaksud dengan pendidikan berbasis Pancasila menurut Ki Hadjar Dewantara?
Jawaban: Pendidikan berbasis Pancasila menurut Ki Hadjar Dewantara adalah pendidikan yang menekankan pembentukan karakter melalui nilai-nilai Pancasila yang hidup dalam masyarakat dan budaya Indonesia.
4. Mengapa pemikiran Ki Hadjar Dewantara relevan dalam konteks pendidikan saat ini?
Jawaban: Karena menekankan pada pendidikan holistik, pengembangan karakter, kemandirian peserta didik, dan menghargai kearifan lokal, yang sangat dibutuhkan dalam menghadapi tantangan global.
5. Jelaskan konsep “Ing Ngarsa Sung Tuladha” dalam dunia pendidikan!
Jawaban: “Ing Ngarsa Sung Tuladha” berarti di depan memberi teladan. Guru atau pendidik harus menjadi contoh dalam sikap, perilaku, dan etika bagi peserta didik.
6. Apa arti dari “Ing Madya Mangun Karsa”?
Jawaban: Artinya di tengah membangun semangat. Guru harus mampu memotivasi dan mendampingi siswa dalam proses belajar.
7. Apa makna dari “Tut Wuri Handayani” dalam proses pendidikan?
Jawaban: “Tut Wuri Handayani” berarti di belakang memberi dorongan. Guru berperan sebagai pembimbing yang mendorong kemandirian siswa.
8. Sebutkan tiga prinsip utama dalam pemikiran pendidikan Ki Hadjar Dewantara!
Jawaban: (1) Pendidikan sebagai pembebasan, (2) pendidikan sebagai proses budaya, dan (3) pendidikan berdasarkan kodrat alam dan kodrat zaman.
9. Apa hubungan antara Pancasila dan tujuan pendidikan nasional?
Jawaban: Tujuan pendidikan nasional adalah menciptakan manusia yang sejalan dengan nilai-nilai Pancasila: beriman, berakhlak mulia, cerdas, mandiri, dan demokratis.
10. Bagaimana pendidikan karakter dikembangkan berdasarkan Pancasila?
Jawaban: Melalui integrasi nilai-nilai setiap sila dalam proses pembelajaran, seperti toleransi, keadilan, gotong royong, dan nasionalisme.
11. Apa peran pendidikan dalam membentuk manusia Pancasila?
Jawaban: Pendidikan membentuk manusia yang mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan pribadi dan sosial.
12. Bagaimana pendekatan holistik Ki Hadjar Dewantara dalam pendidikan?
Jawaban: Menyentuh aspek intelektual, emosional, spiritual, sosial, dan fisik peserta didik secara seimbang.
13. Apa pentingnya kebudayaan dalam pendidikan menurut Ki Hadjar Dewantara?
Jawaban: Kebudayaan adalah sumber nilai dan identitas, sehingga pendidikan harus berakar pada budaya bangsa.
14. Mengapa pendidikan tidak boleh menjauh dari kodrat alam?
Jawaban: Karena kodrat alam menentukan konteks lokal peserta didik dan relevansi pembelajaran dalam kehidupan nyata.
15. Jelaskan makna “pendidikan harus sesuai kodrat zaman”!
Jawaban: Pendidikan harus menyesuaikan dengan perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan kebutuhan zaman modern.
16. Bagaimana Ki Hadjar Dewantara memandang kemerdekaan dalam belajar?
Jawaban: Peserta didik harus belajar secara bebas dan merdeka, tidak terpaksa, agar tumbuh potensi dan kreativitasnya.
17. Apa saja nilai-nilai luhur Pancasila yang harus diinternalisasi dalam kurikulum?
Jawaban: Ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, demokrasi, dan keadilan sosial.
18. Bagaimana konsep Tri Pusat Pendidikan menurut Ki Hadjar Dewantara?
Jawaban: Pendidikan berlangsung di lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat yang saling bersinergi.
19. Apa peran guru dalam menerapkan filosofi pendidikan nasional?
Jawaban: Sebagai fasilitator, motivator, dan teladan dalam menerapkan nilai Pancasila dan ajaran Ki Hadjar Dewantara.
20. Mengapa nilai gotong royong penting dalam pendidikan?
Jawaban: Karena mengajarkan kerja sama, solidaritas, dan empati, yang membentuk karakter sosial siswa.
21. Jelaskan konsep “pendidikan sebagai alat perjuangan bangsa” menurut Ki Hadjar Dewantara!
Jawaban: Pendidikan bukan hanya untuk kecerdasan individu, tapi juga sebagai sarana membebaskan rakyat dari kebodohan dan ketertindasan, serta memperjuangkan kemerdekaan dan martabat bangsa Indonesia.
22. Apa tujuan akhir pendidikan menurut Ki Hadjar Dewantara?
Jawaban: Tujuan akhir pendidikan adalah mencapai kemerdekaan sejati bagi peserta didik dalam berpikir, berperilaku, dan mengambil keputusan, sehingga dapat hidup mandiri dan bertanggung jawab dalam masyarakat.
23. Bagaimana filosofi Pancasila bisa mencegah radikalisme di sekolah?
Jawaban: Dengan menanamkan nilai-nilai toleransi, kemanusiaan, dan persatuan, Pancasila menjadi filter ideologis untuk membentengi siswa dari ajaran ekstrem yang memecah belah.
24. Apa perbedaan antara pendidikan kolonial dan pendidikan nasional menurut Ki Hadjar Dewantara?
Jawaban: Pendidikan kolonial bersifat diskriminatif dan hanya melayani elite, sedangkan pendidikan nasional mengedepankan kesetaraan, kemerdekaan belajar, dan menjunjung tinggi nilai-nilai kebangsaan.
25. Bagaimana pendidikan Pancasila mewujudkan masyarakat adil dan makmur?
Jawaban: Melalui nilai keadilan sosial, persamaan hak, dan solidaritas, pendidikan Pancasila membentuk warga negara yang menjunjung keadilan dan kesejahteraan bersama.
26. Apa relevansi sila ke-5 Pancasila terhadap keadilan dalam pendidikan?
Jawaban: Sila ke-5 menuntut akses pendidikan yang merata, tidak diskriminatif, serta menjamin kualitas yang setara bagi semua warga negara, tanpa membedakan latar belakang sosial.
27. Bagaimana menanamkan nilai demokratis dalam pembelajaran di kelas?
Jawaban: Dengan memberi ruang diskusi, mendengarkan pendapat siswa, melibatkan mereka dalam pengambilan keputusan, dan menumbuhkan budaya musyawarah dalam proses belajar.
28. Mengapa siswa perlu dikenalkan pada pemikiran Ki Hadjar Dewantara sejak dini?
Jawaban: Agar siswa memiliki pemahaman jati diri bangsa, menghargai budaya sendiri, serta tumbuh menjadi pribadi merdeka, berbudi pekerti, dan cinta tanah air.
29. Apa hubungan antara karakter dan kemajuan bangsa menurut perspektif Pancasila?
Jawaban: Karakter yang kuat, jujur, dan berintegritas membentuk masyarakat yang produktif dan bertanggung jawab, sehingga mempercepat kemajuan bangsa secara berkelanjutan.
30. Bagaimana cara guru mengaktualisasikan “Tut Wuri Handayani” di era digital?
Jawaban: Guru memberikan kebebasan eksplorasi belajar melalui teknologi, tetapi tetap memberikan arahan, motivasi, dan pembinaan moral melalui pendekatan humanis dan digital ethics.
31. Bagaimana praktik pendidikan berbasis nilai lokal memperkuat Pancasila?
Jawaban: Nilai lokal seperti gotong royong, adat istiadat, dan kearifan lokal mengandung esensi Pancasila, sehingga ketika diajarkan akan memperkuat identitas dan semangat kebangsaan siswa.
32. Mengapa penting membumikan nilai-nilai Pancasila di sekolah dasar?
Jawaban: Karena pada usia dini, nilai moral dan karakter dasar lebih mudah ditanamkan dan akan tertanam sebagai kebiasaan hidup hingga dewasa.
33. Bagaimana membentuk profil pelajar Pancasila melalui pembelajaran tematik?
Jawaban: Dengan merancang tema-tema pembelajaran yang mengandung unsur religius, gotong royong, kemandirian, kebhinekaan, dan berpikir kritis dalam kegiatan pembelajaran lintas mata pelajaran.
34. Jelaskan tantangan implementasi pendidikan karakter saat ini!
Jawaban: Tantangannya meliputi arus budaya asing yang tidak sesuai nilai bangsa, pengaruh media sosial, kurangnya keteladanan guru, serta kurang integrasi nilai dalam kurikulum.
35. Bagaimana cara mengatasi degradasi moral siswa melalui pendidikan Pancasila?
Jawaban: Dengan penanaman nilai sejak dini melalui keteladanan guru, penguatan pendidikan karakter, serta pembiasaan sikap positif di lingkungan sekolah.
36. Apa peran etika dalam pendidikan menurut Ki Hadjar Dewantara?
Jawaban: Etika menjadi fondasi dalam pembentukan budi pekerti, sehingga pendidikan bukan hanya soal pengetahuan, tapi juga moralitas dan sikap terhadap sesama.
37. Bagaimana menanamkan nilai integritas dalam proses belajar mengajar?
Jawaban: Dengan membiasakan kejujuran dalam ujian, konsistensi dalam tugas, serta membangun budaya disiplin dan tanggung jawab di kelas.
38. Jelaskan makna "pendidikan untuk semua" menurut Pancasila!
Jawaban: Pendidikan adalah hak setiap warga negara, tanpa diskriminasi agama, ras, gender, atau latar belakang ekonomi, untuk mewujudkan keadilan sosial.
39. Apa peran media digital dalam menguatkan nilai-nilai Pancasila?
Jawaban: Media digital bisa digunakan sebagai sarana kampanye nilai Pancasila, seperti toleransi, persatuan, dan nasionalisme melalui konten edukatif dan positif.
40. Bagaimana cara menumbuhkan nasionalisme peserta didik melalui pembelajaran?
Jawaban: Melalui pembelajaran sejarah, pemanfaatan budaya lokal, projek profil pelajar Pancasila, serta keterlibatan dalam kegiatan kebangsaan di sekolah.
41. Analisis relevansi prinsip Tri Pusat Pendidikan dalam konteks pendidikan abad ke-21!
Jawaban: Tri Pusat Pendidikan (keluarga, sekolah, masyarakat) tetap relevan untuk membangun ekosistem belajar kolaboratif yang memperkuat pendidikan karakter dan literasi digital.
42. Uraikan tantangan utama dalam membentuk pelajar Pancasila di era globalisasi!
Jawaban: Tantangan meliputi pengaruh budaya global yang tidak sesuai nilai lokal, lemahnya kontrol media, serta kesenjangan pemahaman terhadap nilai-nilai kebangsaan.
43. Refleksikan nilai-nilai Pancasila dalam perilaku siswa saat ini di lingkungan sekolah!
Jawaban: Masih ditemukan siswa yang menunjukkan intoleransi, kurang hormat kepada guru, dan rendah empati. Ini menunjukkan perlunya revitalisasi nilai-nilai Pancasila di lingkungan sekolah.
44. Bandingkan prinsip pendidikan Pancasila dan sistem pendidikan Barat!
Jawaban: Pendidikan Pancasila berbasis nilai spiritual dan kolektivisme, sedangkan pendidikan Barat cenderung individualistik dan sekuler. Namun keduanya bisa saling melengkapi dalam konteks globalisasi.
45. Berikan strategi inovatif untuk mengintegrasikan pemikiran Ki Hadjar Dewantara dalam Kurikulum Merdeka Belajar!
Jawaban: Strategi meliputi: (1) pembelajaran berbasis proyek komunitas, (2) penanaman nilai lewat budaya sekolah, (3) pembelajaran kontekstual lokal, dan (4) pelibatan orang tua dan masyarakat dalam proses belajar.
(*)
• Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
• Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp
!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!
Soal essay Modul 3 PPG 2025
Soal dan jawaban PPG 2025 terbaru
Soal PPG Filsafat Pancasila 2025
Soal PPG Pemikiran Ki Hadjar Dewantara
Kunci jawaban PPG 2025 lengkap
Latihan soal PPG 2025
Filsafat Pancasila dalam pendidikan
Materi PPG Modul 3 Filosofi Pendidikan
Soal ujian PPG guru SD SMP SMA
45 Soal Pilihan Ganda Modul 3 FPPN PPG 2025 Topik 3 Kode Etik Guru Lengkap Kunci Jawaban Ujian |
![]() |
---|
45 Soal Pilihan Ganda Modul 3 FPPN PPG 2025 Topik 2 Internalisasi Pendidikan dan Kunci Jawaban Ujian |
![]() |
---|
45 Soal Essay Modul 3 FPPN PPG 2025 Topik 2 Strategi Internalisasi Pendidikan Kunci Jawaban Ujian |
![]() |
---|
45 Soal Pilihan Ganda Modul 3 FPPN PPG 2025 Topik 1 Filsafat Pancasila dan Pemikiran Lengkap Jawaban |
![]() |
---|
50 SOAL PPG Tahun 2025, Untuk Tes Guru Hadapi Ujian Sertifikasi Terbaru |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.