Wabup Landak Minta Masyarakat Waspada Karhutla
Pemerintah Kabupaten Landak melalui Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait juga dipastikan dalam kondisi siaga.
Penulis: Alfon Pardosi | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, LANDAK - Dengan kondisi curah hujan yang masih minim dalam dua pekan terakhir, Pemerintah Kabupaten Landak mengimbau masyarakat untuk mewaspadai potensi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).
Wakil Bupati (Wabup) Landak Erani ST MT mengingatkan warga agar tidak sembarangan melakukan pembakaran lahan, terutama dalam aktivitas pertanian, perkebunan, maupun kegiatan usaha lainnya.
Ia menegaskan bahwa kondisi lingkungan yang kering sangat mudah memicu kebakaran yang bisa meluas dan menimbulkan kerugian baik terhadap lingkungan maupun secara materiil.
"Perlu dukungan dari seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mencegah potensi Karhutla. Selain merusak lingkungan, kebakaran lahan juga bisa menimbulkan kabut asap yang berdampak pada berbagai aktivitas masyarakat," ujarnya.
Pemerintah Kabupaten Landak melalui Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait juga dipastikan dalam kondisi siaga.
Baca juga: 156 Koperasi Desa Merah Putih di Kabupaten Landak Hampir Rampung
"Berbagai upaya telah dilakukan, mulai dari sosialisasi pencegahan kepada masyarakat hingga menyiagakan personel dan peralatan penanggulangan," ungkap Erani.
Langkah-langkah ini dilakukan sebagai bentuk kesiapsiagaan menghadapi musim kemarau dan untuk menekan potensi kebakaran hutan dan lahan di wilayah Landak. (*)
- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp
!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!
| Psikolog Soroti Trauma Korban Bullying Siswi SD di Sungai Ambawang |
|
|---|
| Usai Bertemu Wapres, Kepsek : Smansa Pontianak Fokus Pulihkan Semangat Siswa LCC |
|
|---|
| Siswi SD di Sungai Ambawang Diduga Jadi Korban Bullying, Bupati Sujiwo : Saya Akan Cek dan Pastikan |
|
|---|
| Satgas TMMD Ke-128 Kodim 1204/Sanggau Bangun 5 Unit RTLH |
|
|---|
| Keling Kumang Festival IV Resmi Dibuka, Stefanus Masiun: Budaya dan Alam Tak Bisa Dipisahkan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/alf-190625-dosiii.jpg)