Langkah Terbatas, Semangat Tak Surut Aji Cari Harapan Baru di Kalbar Naker Fest

“Saya malu juga kalau kerja tapi nggak maksimal. Dulu saya pernah di pembibitan, lalu dipindah ke kantor, lalu ke logistik. Tapi setelah kecelakaan, m

Penulis: Peggy Dania | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/PEGGY DANIA
NAKER FEST - Aji Agus Arieffianto (45) pencari kerja Kalbar Naker Fest di Gedung PCC, Jumat 23 Mei 2025. Ia berharap bisa mendapatkan pekerjaan di bidang yang tak terlalu menuntut aktivitas fisik seperti administrasi kantor, marketing, atau bagian gudang. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Langkahnya tak secepat orang lain tapi semangat Aji Agus Arieffianto (45) melangkah ke arena Kalbar Naker Fest 2025 tak pernah goyah. 

Warga Pal 9, Kubu Raya itu datang sendiri berharap bisa menemukan peluang kerja yang sesuai dengan kondisi fisiknya yang kini tak lagi seprima dulu.

“Saya baru hari ini datang. Karena ini job fair banyak lowongan kerja dari berbagai bidang. Itu yang membuat saya tertarik,” katanya saat diwawancarai di Gedung PCC, Jumat 23 Mei 2025.

Sejak mengalami kecelakaan pada 2022 lalu mobilitas Aji memang sedikit terbatas, jalannya yang sedikit pincang membuat ia harus mengundurkan diri dari pekerjaannya di sektor tanaman awal Mei lalu. Laki-laki 45 tahun itu merasa tidak lagi mampu menjalankan tugas di lapangan dengan optimal.

“Saya malu juga kalau kerja tapi nggak maksimal. Dulu saya pernah di pembibitan, lalu dipindah ke kantor, lalu ke logistik. Tapi setelah kecelakaan, medannya nggak memungkinkan,” ujarnya sambil menatap deretan stan perusahaan yang memajang berbagai lowongan. 

Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia Kubu Raya Ikuti Forum Internasional BRICS WBA 2025 di Rusia

Kini, ia berharap bisa mendapatkan pekerjaan di bidang yang tak terlalu menuntut aktivitas fisik seperti administrasi kantor, marketing, atau bagian gudang. 

“Kalau pembibitan mungkin masih bisa, karena areanya nggak terlalu luas sekitar lima hektare,” tambahnya lirih.

Aji bukan sekadar mencari pekerjaan. Ia tengah memperjuangkan masa depan keluarganya. Sebagai perantau dari Kalimantan Timur yang kini menetap di Kubu Raya bersama istri dan anaknya Aji punya satu harapan besar yaitu pendidikan anak harus terus berjalan.

“Kalau diterima kerja, saya bersyukur sekali. Yang penting anak bisa sekolah. Itu investasi saya,” ucapnya penuh harap.

Ia pun menyampaikan apresiasinya pada penyelenggara Kalbar Naker Fest sekaligus berharap ada perbaikan sistem ke depan terutama agar lebih ramah bagi pencari kerja dengan keterbatasan fisik.

“Kalau bisa, tolong diberikan informasi yang jelas untuk penyandang disabilitas dan memang aktual. Terus yang kedua walk interview mungkin perlu dibagi untuk otomotif dan pertanyaan hari ini jadi kami bisa memilih,” pesannya. (*)

- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp

!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved