Jadwal Voli Proliga 2026 Lengkap Potensi Format Pertandingan Berubah
Pada musim ini, Jakarta LavAni Livin Transmedia bahkan sudah dipastikan lolos final setelah pekan kedua di Kota Semarang.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Berikut jadwal Proliga 2026 lengkap format Liga Voli atau Proliga 2026 berpotensi mengalami perubahan.
Hal ini bisa terjadi setelah Proliga 2025 menuai banyak kritikan dari voli mania.
PBVSI sendiri mengisyaratkan terbuka atas keritikan yang ada dan bukan tidak mungkin akan ada perubahan aturan pemain hingga format.
Usulan dikhususkan terkait aturan yang ditentukan pada babak final four.
PBVSI menggunakan sistem round and robin pada babak empat besar dengan dua tim teratas yang berhak melaju ke babak final.
Namun, aturan tersebut tampaknya membuat persaingan sedikit mengendur jika sudah ada satu tim yang lebih dulu memastikan tiket ke laga puncak.
Tentu saja, tim yang sudah lolos ke final duluan lebih memilih menjaga stamina dan kebugaran para pemain mereka agar terhindar dari cedera.
Baca juga: Liga 2 Indonesia Musim 2025-2026 Siap-siap Gunakan VAR
Strategi yang sebenarnya sah-sah saja dilakukan oleh setiap tim yang sudah mengunci satu tempat di laga puncak.
Pada musim ini, Jakarta LavAni Livin Transmedia bahkan sudah dipastikan lolos final setelah pekan kedua di Kota Semarang.
Maka dari itu, mereka lebih memilih menurunkan pemain pelapis dalam dua pertandingan pekan terakhir final four yang digelar di Kota Solo.
Situasi lebih runyam terjadi pada sektor putri, empat tim masih memiliki peluang hingga pekan terakhir babak final four.
Laga penentu sebenarnya tersaji dalam laga antara Jakarta Pertamina Enduro dan Gresik Petrokimia Pupuk Indonesia.
Pasalnya, pemenang dari laga tersebut memiliki peluang lebih besar untuk lolos ke babak final.
Baca juga: Susunan Pemain Timnas Voli Putra Cuba di VNL 2025 Ada Best Setter Proliga
Benar saja, Pertamina yang berhasil menang atas Petrokimia lewat comeback lima set menjadi tim pertama yang lolos ke final.
Melihat hasil laga tersebut, peluang Petrokimia sejatinya tipis bisa ke final walau berhasil memetik tiga poin penuh dalam laga terakhir kontra Jakarta Electric PLN.
Pasalnya, Petrokimia hanya memiliki unggulan satu poin saja atas Jakarta Popsivo Polwan yang masih bertanding satu kali lagi.
Harapan Petrokimia satu-satunya adalah mengharapkan Popsivo kalah dengan skor 0-3 atau 1-3 dari Pertamina Enduro, tim yang sudah lolos ke final.
Maka dari itu, Pertamina boleh saja melakukan strategi dengan tidak bermain allout yang akhirnya kalah 0-3 dari Popsivo dengan format kompetisi yang berlaku.
"Kalian tahu mengapa kami tidak terlalu memaksakan diri untuk bertahan di pertandingan terakhir? Karena finalnya penting," ujar pelatih Pertamina, Bulent Karslioglu.
Meski begitu, sistem tersebut membuat banyak penggemar bola voli berasumsi bahwa sudah seharusnya format kompetisi diubah.
Jadi, tim teratas di klasemen akhir babak final four layak ke final, sementara tim peringkat kedua dan ketiga diadu lagi dengan syarat jika kedua tim memiliki jumlah kemenangan yang sama atau selisih poin yang sedikit.
Format tersebut yang digunakan oleh federasi bola voli Korea (KOVO) dalam menjalankan babak playoff Liga Voli Korea.
Ketua Bidang Kompetisi PBVSI, Reginald Nelwan terbuka dengan usulan tersebut.
"Prinsipnya kalau ada usulan yang bisa membuat Proliga menjadi lebih menarik, kami akan tampung, kita akan coba nanti," ucap Reginald kepada BolaSport.com setelah final Proliga 2025 di GOR Amongrogo, Yogyakarta, Minggu 11 Mei 2025
"Contohnya kan ini kita harus didiskusikan sama pengurus, sama sponsor, sama yang lain," ujarnya.
Saran juga diberikan oleh komentator bola voli Indonesia, Rama Sugianto.
Baca juga: Jadwal Piala Dunia Bola Voli U21 FIVB 2025 Lengkap Pembagian Grup
Rama menyebut sistem Proliga saat ini membuat semua tim tidak tampil habis-habisan sampai laga terakhir.
"Kalau saya lihat format nya yang bikin team ga akan all out atau fight sampai akhir kalau sudah lolos, dan itu ga masalah, walaupun jadi bikin bobot game sedikit kurang menarik," ucapnya melalu media sosial.
"Semua team punya strateginya masing masing, supaya goal mereka tercapai, yaitu Juara.."
"Tetapi kalau dibikin, misal peringkat 1 langsung ke final, sementara 2 dan 3 bakal diadu lagi dan lalu pemenang nya baru ke final, yakin itu sampe akhir bakal bertarung semua team buat ngejar keuntungan peringkat 1 final four."
"Format ini juga digunakan di beberapa negara, dan kalau dipikir- pikir jadi menarik kalau bisa juga suatu saat diterapin disini."
"Karena keuntungan uang 60jt itu tidak seberapa untuk team, mereka tidak akan sampe berdarah darah buat ngejar uang kecil itu."
"Secara value pertandingan juga, kayanya lebih menjanjikan," ujar Rama Sugianto.
Proliga 2026 rencananya akandigulirkan pada Januari hingga Mei 2026 mendatang.
| PBVSI Ketapang Targetkan Emas di POPDA Kalbar 2026, 28 Atlet Hasil Seleksi Ketat Disiapkan |
|
|---|
| Riduan M Yusuf Lanjutkan Kepemimpinan Ketua PBVSI Mempawah, Pembinaan Atlet Jadi Prioritas |
|
|---|
| Duel Panas Final Four Proliga 2026 Hari Ini: Gresik Phonska Vs Jakarta Popsivo Berebut Tiket Final |
|
|---|
| Live Score Proliga 2026 Hari Ini Update Hasil Medan Falcons Tirta Bhagasasi vs Jakarta Garuda |
|
|---|
| Klasemen Proliga 2026 Usai Seri Kota Pontianak Tuntas, Sektor Putri Ketat |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/Ilustrasi-pertandingan-grand-final-Liga-bola-voli-Korea-Selatan114.jpg)