Zulfydar Targetkan Pertemuan Parlemen Kalbar - Sarawak September 2025, Bahas Isu Strategis

Namun, menurutnya, pertemuan langsung antara lembaga legislatif kedua wilayah dalam rangka membahas isu-isu Sosek Malindo belum pernah digelar.

Tayang:
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
PERTEMUAN ANTAR PARLEMEN - Anggota DPRD Kalbar, Zulfydar Zaidar Mochtar. Ia mengusulkan pertemuan antar parlemen antara Provinsi Kalbar, Indonesia dan Sarawak, Malaysia dalam forum Sosial Ekonomi Malaysia-Indonesia (Sosek Malindo). Pertemuan tersebut direncanakan berlangsung pada tahun 2025 di Sarawak. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Sekretaris Komisi I DPRD Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar), yang juga Ketua Fraksi PAN Kalbar, Zulfydar Zaidar Mochtar, mengusulkan pertemuan antar parlemen antara Provinsi Kalbar, Indonesia dan Sarawak, Malaysia dalam forum Sosial Ekonomi Malaysia-Indonesia (Sosek Malindo). Pertemuan tersebut direncanakan berlangsung pada tahun 2025 di Sarawak.

“Pertemuan ini penting untuk membahas isu-isu strategis yang saling menguntungkan kedua negara. Sebelum itu, kami akan mengundang pejabat Sekretariat Sosek Malindo Pemprov Kalbar untuk menggali informasi terkait hambatan, peluang, serta kemajuan yang sudah dicapai. Kami juga akan bertemu Konsulat Malaysia di Pontianak,” ujarnya kepada Tribunpontianak.co.id Selasa 15 Maret 2025.

Zulfydar mengungkapkan, dirinya sebelumnya telah turut menerima kunjungan parlemen Sarawak dan parlemen Malaysia di Pendopo Gubernur Kalbar

Namun, menurutnya, pertemuan langsung antara lembaga legislatif kedua wilayah dalam rangka membahas isu-isu Sosek Malindo belum pernah digelar.

Anggota DPRD Kalbar Zulfydar Harap Sistem Informasi Intelijen Bisa Terintegrasi Dengan Baik

“Selama ini, kerja sama Sosek Malindo hanya melibatkan pemerintah, TNI, dan kepolisian. Padahal, percepatan kesepakatan strategis juga membutuhkan peran parlemen,” tambahnya.

Beberapa isu strategis yang akan dibahas meliputi keterbatasan ekspor darat melalui Pintu Lintas Batas (PLB) Entikong, Kabupaten Sanggau. 

Selain itu, persoalan pernikahan antarnegara, arus kunjungan masyarakat Malaysia ke Ibu Kota Nusantara (IKN) melalui Kalbar, hingga penguatan kerja sama perdagangan dan budaya juga menjadi agenda penting.

“Teknis dari isu-isu ini akan kami bicarakan lebih lanjut. Sebagai wakil rakyat, kami juga bertugas mengawasi kinerja pemerintah provinsi. Jika ekspor dapat dimaksimalkan, tentu akan berdampak pada peningkatan devisa, Pendapatan Asli Daerah (PAD), dan pajak ekspor,” jelasnya.

Zulfydar menyatakan, pihaknya akan segera mengusulkan agenda ini dalam rapat Komisi I DPRD dan dibawa ke Badan Musyawarah Provinsi Kalbar untuk diagendakan bulan depan.

“Target kami, pertemuan parlemen dalam forum Sosek Malindo bisa terlaksana pada September 2025 mendatang. Diharapkan, kerja sama strategis ini mampu mendorong percepatan realisasi program-program Sosek Malindo,” tutupnya. (*)

- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp

!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved