Ragam Contoh
Fakta Kolesterol Anak: Batas Normal dan Cara Pencegahannya
Kolesterol sebenarnya bukan zat yang sepenuhnya buruk. Dilansir dari situs cdc.gov, kolesterol adalah senyawa mirip lemak yang secara alami diproduksi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID- Lebaran menjadi momen spesial yang penuh kebahagiaan, salah satunya karena bisa berkumpul bersama keluarga sambil menikmati beragam hidangan khas yang menggugah selera.
Dari opor ayam, rendang, sambal goreng hati, hingga aneka kue kering, semuanya tampak menggoda dan sulit untuk ditolak.
Namun, di balik kelezatan makanan khas Lebaran, penting bagi kita untuk tetap menjaga pola makan. Sebab, banyak dari hidangan tersebut mengandung kolesterol tinggi, terutama yang berbahan dasar santan, daging merah, dan gorengan.
Kolesterol sebenarnya bukan zat yang sepenuhnya buruk. Dilansir dari situs cdc.gov, kolesterol adalah senyawa mirip lemak yang secara alami diproduksi oleh organ hati.
Kolesterol memiliki peran penting bagi tubuh, seperti membantu produksi hormon, vitamin D, dan membantu pencernaan lemak.
Akan tetapi, jika jumlah kolesterol dalam darah terlalu tinggi, terutama jenis kolesterol jahat (LDL), maka dapat menumpuk di pembuluh darah dan meningkatkan risiko penyakit jantung serta stroke.
• Panduan Singkat Sholat Tahajud: Waktu, Rakaat, dan Manfaatnya Setelah Lebaran
Oleh karena itu, mengonsumsi makanan tinggi kolesterol secara berlebihan, apalagi dalam waktu singkat seperti saat Lebaran, bisa berdampak pada kesehatan jika tidak diimbangi dengan gaya hidup sehat.
Agar tetap bisa menikmati makanan Lebaran tanpa khawatir, kita bisa mengatur porsi makan, memperbanyak konsumsi sayur dan buah, serta tetap aktif bergerak atau berolahraga ringan. Dengan begitu, momen kebersamaan tetap terasa hangat tanpa mengorbankan kesehatan.
LDL atau Low-density lipoprotein dikenal sebagai kolesterol jahat karena memiliki pengaruh buruk bagi kesehatan.
Sedangkan High-density lipoprotein (HDL) atau kolesterol baik berfungsi mengembalikan kolesterol berlebih ke hati, untuk dikeluarkan dari tubuh.
Meski sering dikaitkan dengan gangguan kesehatan pada orang dewasa, ternyata kolesterol tinggi juga bisa terjadi pada anak-anak.
Lalu, bagaimana tips membatasi kolesterol pada anak?
Yuk, simak!
Tips Batasi Kolesterol pada Anak
Berikut ini beberapa cara dan tips untuk membatasi konsumsi kolesterol pada anak-anak saat Lebaran.
1. Hindari makan secara berlebihan.
2. Batasi konsumsi makanan berlemak atau bersantan.
3. Hindari terlalu banyak makan makanan cepat saji.
4. Perbanyak makan buah dan sayur.
5. Terapkan pola makan sehat.
6. Tetap lakukan aktivitas fisik secara rutin.
• Cara Aman Minum Kopi untuk Penderita Kolesterol Tinggi
Kadar Kolesterol Anak-Anak
Bersumber dari Alodokter, kadar normal kolesterol total pada anak-anak adalah kurang dari 200 mg/dL.
Kadar normal kolesterol baik pada anak-anak adalah lebih dari 40 mg/dL. Sementara itu, kadar normal kolesterol jahat kurang dari 130 mg/dL.
Jadi, jika kadar kolesterol total pada anak lebih dari 200 mg/dL, anak dapat dikatakan mengalami kolesterol tinggi.
Apa akibat dari kadar kolesterol tinggi bagi anak-anak?
Seorang anak yang memiliki kadar kolesterol lebih tinggi daripada kadar normalnya akan berisiko menimbulkan penyakit kardiovaskular lebih dini.
Contoh penyakit kardiovaskular adalah jantung koroner hingga stroke.
(*)
- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp
!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!
| 90 Referensi Soal Essay IPS Kelas 7 Kurikulum Merdeka, Lengkap Jawaban |
|
|---|
| BCA Buka Lowongan Kerja RO Program 2026 untuk Fresh Graduate, Ini Syaratnya |
|
|---|
| Contoh Membuat SIM Digital 2026, Cukup Lewat Aplikasi : Fungsi dan Keunggulannya |
|
|---|
| Kemendikdasmen Umumkan Jadwal TKA 2026, Simulasi hingga Pengumuman Hasil |
|
|---|
| Rincian Tarif Listrik PLN Terbaru Juni 2026 untuk Rumah Tangga dan Bisnis |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/turunkan-kolestrol-habis-makan-daging-saat-idul-adha-makan-buah-buahan-ini1.jpg)