Ramadan 2025

Doa Malam Lailatul Qadar yang Dianjurkan Rasulullah Lengkap Bahasa Arab Latin dan Artinya

Doa ini mencerminkan permohonan ampunan dan kasih sayang dari Allah SWT, sangat dianjurkan untuk dibaca sebanyak-banyaknya saat malam Lailatul Qadar

|
Editor: Dhita Mutiasari
Freepik.com
MALAM LAILATUL QADAR – Grafis tentang malam Lailatul Qadar yang di upload Sabtu (22/3/2025). Doa yang dibacakan saat malam Lailatul Qadar mencerminkan permohonan ampunan dan kasih sayang dari Allah SWT. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID -  Sepuluh malam terakhir Ramadan adalah waktu terbaik untuk meningkatkan amal ibadah dengan lebih sungguh-sungguh. 

Dikarenakan di dalamnya terdapat malam yang sangat mulia dan berkah, ia lebih baik daripada seribu bulan yaitu Lailatul Qadar.

Malam istimewa ini menjadi momen yang paling dinanti oleh umat Islam di seluruh dunia.

Kepastian serta keutamaan malam ini tertuang dalam firman Allah SWT, "Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al-Qur’an) pada Lailatul Qadar. Dan tahukah kamu apakah Lailatul Qadar itu? Malam kemuliaan itu lebih baik daripada seribu bulan." (QS. Al-Qadr: 1-3)

Baca juga: Ciri-ciri Malam Lailatul Qadar, Tanda-tanda Alam yang Perlu Diketahui

Doa yang Dianjurkan Saat Lailatul Qadar

Salah satu doa utama yang diajarkan oleh Rasulullah SAW untuk dibaca saat Lailatul Qadar adalah:

اللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ تُحِبُّ العَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي

Allâhumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘annî.

Artinya: “Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Pengampun, mencintai ampunan, maka ampunilah aku.” (HR. Tirmidzi)

Doa ini mencerminkan permohonan ampunan dan kasih sayang dari Allah SWT, sehingga sangat dianjurkan untuk dibaca sebanyak-banyaknya saat malam Lailatul Qadar.

Selain doa Allahumma innaka 'afuwwun tuhibbul 'afwa fa'fu 'annii, umat Islam juga dianjurkan untuk memperbanyak membaca doa sapu jagat pada malam Lailatul Qadar.

Doa ini merupakan salah satu doa yang sering dibaca oleh Nabi Muhammad SAW selama iktikaf di sepuluh malam terakhir Ramadhan.

Menurut Quraish Shihab, beliau tidak hanya bertadarus dan merenung, tetapi juga memperbanyak doa, salah satunya adalah doa berikut:

رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

Rabbana atina fid-dunya hasanah, wa fil-akhirati hasanah, wa qina 'adzaban-naar.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved