Breaking News

Disdikbud Pontianak Siap Terapkan SPMB, Seleksi Berdasarkan Domisili

Terkait aturan baru penerimaan siswa baru, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Pontianak Sri Sujiarti menjelaskan bahwa sistem pen

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/PROKOPIM PONTIANAK
BERI SAMBUTAN - Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Pontianak Sri Sujiarti. Ia menyatakan kesiapan mereka dalam menerapkan kebijakan ini, termasuk pemetaan minat siswa dan daya tampung sekolah. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) resmi menggantikan PPDB mulai tahun ajaran 2025/2026. 

Perubahan utama dalam sistem baru ini adalah penghapusan zonasi dan penerapan jalur domisili sebagai kriteria utama seleksi siswa. 

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Pontianak menyatakan kesiapan mereka dalam menerapkan kebijakan ini, termasuk pemetaan minat siswa dan daya tampung sekolah.

Perbedaan utama antara PPDB dan SPMB adalah penggantian sistem zonasi dengan jalur domisili. 

Terkait aturan baru penerimaan siswa baru, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Pontianak Sri Sujiarti menjelaskan bahwa sistem penerimaan murid baru yang dulu dikenal sebagai PPDB kini berganti nama menjadi SPMB.

Rumah Milik Alfiansyah Warga Pontianak Tiba-tiba Ambruk ke Sungai Kapuas

 

"Di Kota Pontianak, kita tetap melakukan pendaftaran secara online dengan empat jalur penerimaan yakni jalur domisili, afirmasi, prestasi dan mutasi. Besaran persentase tiap jalur diatur dalam Permendikdasmen Nomor 3 Tahun 2025," paparnya, Kamis 20 Maret 2025.
 
Saat ini, lanjut Sri, Disdikbud sedang melakukan proses pemetaan minat siswa dan menghitung daya tampung sekolah. Pihaknya sedang memetakan minat anak-anak untuk masuk ke sekolah mana dan menghitung daya tampung setiap sekolah.
 
“Data ini akan menjadi dasar keputusan kepala dinas tentang daya tampung sekolah," tuturnya.
 
Sri menekankan tahun 2025 ini tidak akan ada penerimaan siswa baru tahap dua. SPMB hanya dilaksanakan satu tahap atau satu kali.
 
"Kita hanya melakukan SPMB satu kali, dan sisanya akan diarahkan ke sekolah lain, termasuk sekolah swasta di bawah Kemenag maupun Kemendikbudristek," pungkasnya. (*)

- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp

!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved