Antisipasi Lonjakan Mudik Lebaran, Bandara Supadio Tambah Jam Operasional dan Dirikan Posko Lebaran

Salah satu langkah yang dilakukan adalah menambah jam operasional penerbangan serta menyiapkan Posko Angkutan Udara Lebaran.

Penulis: Anggita Putri | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Anggita Putri
MUDIK LEBARAN - Suasana di Bandara Supadio Pontianak dua minggu jelang Lebaran , Selasa 18 Maret 2025. Langkah ini diambil guna memastikan kelancaran dan kenyamanan bagi para pemudik yang menggunakan transportasi udara. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK – Menjelang Hari Raya Idul Fitri 2025, Bandara Supadio Pontianak meningkatkan kesiapan untuk menghadapi lonjakan arus mudik.

Salah satu langkah yang dilakukan adalah menambah jam operasional penerbangan serta menyiapkan Posko Angkutan Udara Lebaran.

Langkah ini diambil guna memastikan kelancaran dan kenyamanan bagi para pemudik yang menggunakan transportasi udara.

Saat diwawancari, Head of Inspector Safety Risk and Quality Control, Idham Rahadian, mengungkapkan bahwa puncak arus mudik lebaran diprediksi akan terjadi pada tanggal 28 Maret 2025.

“kami sudah menyesuaikan atau memperpanjang jam operasional Bandar Udara, kita tambah 1 jam dari yang sebelumnya dari pukul 06.00 sampai dengan jam 20.00, kami tambah 1 jam menjadi 21.00,” ujar Idham Rahadian saat ditemui di Bandara Supadio, Selasa 18 Maret 2025.

Idham juga mengatakan menjelang lebaran pihaknya telah mempersiapkan Posko Angkutan Udara Lebaran 2025 selama 22 Hari  yang dimulai dari tanggal 21 Maret 2025 sampai dengan 11 April 2025.

“kami memprediksi terjadi pertumbuhan penumpang itu sebanyak 8 persen menjadi total 191.081 orang penumpang selama 22 hari, naik 8 persen dari yang tahun 2024. Untuk pesawatnya itu kita prediksi itu naik di 4 peraen menjadi 1317 pergerakan, tahun sebelumnya itu 1266 pergerakan,” jelasnya.

Menurut Idham, Pontianak merupakan daerah tujuan mudik, bukan daerah asal mudik, sehingga jumlah penumpang yang datang akan lebih banyak dibandingkan yang berangkat. Beberapa tujuan utama penumpang dari Pontianak antara lain Jakarta, Surabaya, Ketapang, Yogyakarta, dan Batam.

“Untuk puncak arus mudik itu kami prediksi terjadi di hari Jumat, tanggal 28 Maret 2025, yang mana akan didominasi oleh arus kedatangan dari Jakarta. Itu total penumpang yang kami prediksi pada hari itu sebesar 13.100 penumpang,” ucapnya.

Baca juga: Prediksi Lonjakan Arus Mudik, Pemprov Kalbar Siapkan Posko diberbagai Titik Strategis

Untuk mengantisipasi lonjakan arus mudik Lebaran, Bandara Supadio telah menyiapkan 10 langkah strategis. Langkah-langkah tersebut mencakup memastikan fasilitas keselamatan, keamanan, serta meningkatkan pelayanan dan kesiapan tenaga medis bagi para penumpang.

Selain itu, dilakukan juga uji kekesatan runway guna memastikan landasan pacu dalam kondisi aman bagi pergerakan pesawat. Bandara Supadio juga memperpanjang jam operasional untuk mengakomodasi peningkatan jumlah penerbangan selama periode mudik.

Sebagai bagian dari upaya pengawasan dan koordinasi, dua posko khusus akan didirikan, satu di luar area bandara dan satu di dalam terminal.

Posko ini akan beroperasi selama masa angkutan Lebaran dengan melibatkan berbagai pihak terkait, seperti Bea Cukai, Imigrasi, Kepolisian, TNI AU, Balai Karantina Kesehatan, serta petugas ground handling.

“Di sini kami akan menyiapkan dua posko, dan rencananya besok akan dilakukan pembukaan posko,” pungkas Idham. (*)

- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp

!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved