Ramadan 2025

Bulan Ramadan, Menu MBG di Sintang Diganti Telur Rebus, Kurma Hingga Susu

Kedepan akan ada rencana pembangunan 3 dapur umum untuk menyukseskan Makan Bergizi Gratis (MBG) program Presiden Prabowo.

Penulis: Agus Pujianto | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Istimewa
PROGRAM MAKAN BERGIZI GRATIS - Menu Makan Bergizi Gratis (MBG) selama bulan Ramadan di Sintang, Kalimantan Barat diubah. Jika sebelumnya menu nasi paket lengkap, kini diganti telur rebus, hingga susu. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG - Menu Makan Bergizi Gratis (MBG) selama bulan Ramadan di Sintang, Kalimantan Barat diubah.

Jika sebelumnya menu nasi paket lengkap, kini diganti telur rebus, hingga susu.

"(Selama bulan Ramadan MBG) masih berjalan. Cuma bukan nasi, menunya cuma telur rebus, roti abon, kurma, susu ultra buah," kata Perwira Seksi Teritorial (Pasiter) Kodim 1205/Sintang, Kapten Inf Didik Heru Pamungkas, Selasa 11 Maret 2025.

Saat ini, program Makan Bergizi Gratis (MBG) sudah terlaksana di 7 sekolah di Kecamatan Sungai Tebelian. Ada 800 siswa yang menerima manfaat program ini.

Untuk sementara, dapur umum didirikan di Pondok Pesantren Al-Iman.

Kedepan akan ada rencana pembangunan 3 dapur umum untuk menyukseskan Makan Bergizi Gratis (MBG) program Presiden Prabowo.

"Baru rencana nantinya di sintang ada 3 tempat Dapur umum. Lokasi yang akan dibangun ini tanah kodim. Dapur gizi nasional namanya," kata Didik.

Didik menyebut, tiga dapur umum ini nantinya akan melayani 3.500 target sasaran MBG di Kabupaten Sintang.

Baca juga: 158 Warga Sintang Daftar Program Cek Kesehatan Gratis

"Sekarang masih 800. Kita lihat beberapa pekan ke depan, akan ditingkatkan ke 2000 siswa. Targetnya 3.500," ujar Didik.

Tim Badan Gizi Nasional kata Didik sudah melakukan pemetaan titik dapur umum berdasarkan jangkauan sekolah  untuk memudahkan distribusi makanan.

Pihak SPPI yang mengkoodinir menu dan gizi juga sudah membuat menu harian yang akan dimasak dan diberikan kepada anak anak penerima manfaat. "Kita sudah petakan berdasarkan jarak. Misalkan Dapur melayani 3 ribu sekolah mana  kita petakan perjalanan 20 menit dari dapur terdekat," ujar Didik. (*)

- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp

!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved