Jembatan Sungai Sambas Besar Diresmikan, Figo Minta Antisipasi Dampak Sosial

Sehingga dikhawatirkan, imbuh Figo, dampak-dampak berupa sesuatu yang bisa merusak kebiasaan-kebiasaan budaya masyarakat sekitar.

Penulis: Imam Maksum | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Imam Maksum
JEMBATAN SAMBAS - Anggota DPRD Kabupaten Sambas Lerry Kurniawan Figo, ketika meresmikan open traffic Jembatan Sungai Sambas Besar (JSSB), Senin 3 Maret 2025. Menurut Lerry Kurniawan Figo, kehadiran JSSB yang memiliki panjang 1,26 kilometer telah diresmikantidak hanya dapat dimanfaatkan oleh masyarakat tetapi hadir sebagai jembatan terpanjang di Kalbar.. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Anggota DPRD Kabupaten Sambas Lerry Kurniawan Figo mengingatkan dampak keberadaan Jembatan Sungai Sambas Besar (JSSB) terutama dampak sosial, Senin 3 Maret 2025.

Lerry Kurniawan Figo menilai hadirnya jembatan ini tentu akan menyedot masyarakat luas untuk datang dan melewati JSSB.

"Harapan kita dampak-dampak dari keberadaan jabatan ini perlu kita perhatikan juga, khususnya yang mana masyarakat luar nanti akan berbondong-bondong di sini dampak-dampak sosial," katanya. 

Sehingga dikhawatirkan, imbuh Figo, dampak-dampak berupa sesuatu yang bisa merusak kebiasaan-kebiasaan budaya masyarakat sekitar.

"Tentunya kita berharap tidak adalah namun ini perlu juga kita antisipasi dengan banyaknya orang luar yang akan masuk ke Kabupaten Sambas," ungkapnya.

Ia menegaskan, suksesnya peresmian open traffic JSSB perlu diapresiasi mulai dari Pemda Sambas, pemerintah kecamatan, desa, dan juga Balai Perencana Jalan Nasional (BPJN) Kalbar.

Baca juga: Anggota DPRD Sambas Sebut Kehadiran JSSB Sejarah Baru Jembatan Terpanjang di Kalbar

"Semuanya terima kasih kepada seluruh pihak, pihak dimaksud dalam arti seluruh masyarakat pemerintah daerah, kecamatan desa dan khususnya Balai Perencanaan Jalan Nasional," tegasnya.

Tidak luput, dia mengapresiasi para aspirator yang berjuang dalam memperjuangkan JSSB khususnya anggota DPR RI Syarif Abdullah Alkadri, Lasarus dan seluruh para stakeholder lain. 

"Pihak lain seperti Kementerian PUPR yang telah mengawal keberadaan jembatan ini sampai pada hari ini resmi di open traffic-nya," tuturnya. (*)

- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp

!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved