Daud Yordan vs Kambosos Jr

Rekor 10 Pertarungan Terakhir Daud Yordan Jelang Duel Sengit vs George Kambosos di Tinju Dunia 2025

Petinju Indonesia itu datang dengan modal impresif, meraih 9 kemenangan dalam 10 pertarungan terakhirnya. 

Generated by AI
TINJU DUNIA - Foto ilustrasi hasil olah kecerdasan buatan (AI) Sabtu 1 Maret 2025 menggambarkan Daud Yordan bersiap menghadapi George Kambosos dalam laga Super Ringan Tinju Dunia 2025. Daud Yordan bersiap menghadapi George Kambosos dalam duel sengit divisi Super Ringan pada Sabtu, 22 Maret 2025, di Qudos Bank Arena, Sydney. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Daud Yordan bersiap menghadapi George Kambosos dalam duel sengit divisi Super Ringan pada Sabtu, 22 Maret 2025, di Qudos Bank Arena, Sydney. 

Petinju Indonesia itu datang dengan modal impresif, meraih 9 kemenangan dalam 10 pertarungan terakhirnya. 

Terakhir, ia menaklukkan Hernan Leandro Carrizo di Pontianak untuk merebut gelar IBA World Super Light. 

Sebelumnya, Daud juga mengalahkan Panya Uthok dan Rachata Khaophimai demi sabuk WBC Asian Silver Super Light. 

Kemenangan atas Michael Mokoena memberinya dua gelar tambahan, IBA dan WBO Oriental Super Light. 

Satu-satunya kekalahannya dalam periode ini terjadi saat menghadapi Anthony Crolla di Manchester pada 2018. 

Kini, tantangan besar menanti Daud Yordan dalam pertarungan melawan mantan juara dunia, George Kambosos.

[Cek Berita dan informasi Daud Yordan vs Kambosos Jr KLIK DISINI]

Duel ini akan menjadi ujian berat bagi Daud di divisi Super Ringan (63,5 kg), terutama setelah rangkaian 10 pertarungan terakhirnya yang penuh dinamika. 

Berikut adalah analisis taktis dari performa Daud berdasarkan pertarungan-pertarungan terakhirnya.

1. Kemenangan Strategis atas Hernan Leandro Carrizo (Sep 2024)

Di laga terakhirnya, Daud sukses merebut gelar IBA World Super Light yang kosong dengan kemenangan atas Hernan Leandro Carrizo. 

Pertarungan di Pontianak ini menunjukkan ketahanan fisik dan strategi serangan balik yang efektif, menjadikan modal penting sebelum menghadapi Kambosos.

2. Dominasi atas Panya Uthok (Jul 2024)

Bertarung di Jakarta, Daud mengalahkan petinju veteran Thailand, Panya Uthok, dan meraih gelar WBC Asian Silver Super Light. 

Keunggulan teknik dan agresivitas Yordan terlihat di sini, dengan serangan kombinasi yang memaksa lawan bermain defensif.

3. Duel Ketat Melawan Rachata Khaophimai (Nov 2023)

Pertarungan di Bangkok ini menjadi ujian kesabaran bagi Daud. 

Menghadapi petinju muda yang belum terkalahkan, Yordan menunjukkan kematangan dengan menekan lawan melalui kombinasi hook dan uppercut, serta memenangkan gelar WBC Asian Silver Super Light yang kosong.

4. Dominasi atas Michael Mokoena (Nov 2023)

Dalam laga di Jatim Park 3, Batu, Daud sukses memenangkan dua gelar sekaligus (IBA dan WBO Oriental Super Light). 

Ia menunjukkan daya tahan tinggi dan strategi menekan sejak ronde awal, membuat Mokoena kewalahan.

5. Eksekusi Cepat Lawan Aekkawee Kaewmanee (Agu 2023)

Dalam laga di Pattaya, Daud mengatasi Kaewmanee dengan efisiensi tinggi. 

Kemenangannya menunjukkan peningkatan dalam akurasi pukulan dan pengelolaan stamina, yang bisa menjadi senjata kunci melawan Kambosos.

6. Kekalahan dari Anthony Crolla (Nov 2018)

Pertarungan di Manchester Arena menjadi salah satu ujian berat bagi Daud. 

Menghadapi mantan juara dunia Anthony Crolla, ia kalah dalam laga yang menyoroti kelemahannya dalam menghadapi lawan dengan footwork cepat. 

Ini bisa menjadi catatan penting jelang duel dengan Kambosos yang memiliki gaya bertarung agresif.

7. Kejutan atas Pavel Malikov (Apr 2018)

Melawan petinju Rusia yang saat itu tak terkalahkan, Daud menang dengan strategi bertahan dan serangan balik efektif. 

Kemenangan ini menunjukkan kemampuannya membaca kelemahan lawan, meski ia sempat dirugikan dengan pengurangan poin Malikov akibat teknik grappling.

8. Kemenangan Mudah atas Campee Phayom (Mar 2017)

Bertarung di Singapura, Daud mengatasi petinju Thailand ini tanpa banyak kesulitan. 

Dominasi pukulan ke arah tubuh menjadi kunci kemenangannya.

9. Bangkit dari Knockdown Melawan Cristian Rafael Coria (Jun 2016)

Di Montevideo, Daud sempat terjatuh di ronde pertama sebelum bangkit dan memenangkan laga.

Ini membuktikan daya tahannya, meski ia perlu waspada terhadap awal laga yang lambat.

10. Duel Dramatis Lawan Yoshitaka Kato (Feb 2016)

Melawan petinju Jepang di Jakarta, Daud menang meski mengalami cedera di ronde 9 akibat headbutt.

Ini menunjukkan daya juangnya meski menghadapi hambatan fisik.

Prediksi Kemenangan

Dari 10 pertarungan terakhir, Daud Yordan mencatat 9 kemenangan dan 1 kekalahan. 

Ketahanan fisik, pukulan kuat, dan pengalaman di berbagai kondisi menjadi modal berharga. 

Namun, tantangan melawan George Kambosos akan berbeda. 

Kambosos dikenal dengan kecepatan tangan, kombinasi serangan eksplosif, serta stamina luar biasa.

Untuk menang, Daud perlu menjaga pertahanan sejak ronde awal agar tak tertinggal poin.

Kemudian memanfaatkan pukulan kombinasi ke arah tubuh untuk melemahkan lawan.

Lalu bermain lebih agresif di pertengahan laga, memanfaatkan pengalamannya di pertarungan panjang.

Dengan rekam jejak impresif, Daud Yordan memiliki peluang untuk mengejutkan dunia tinju pada 22 Maret 2025. 

Akankah ia mampu mengatasi tantangan Kambosos? 

Kita tunggu hasilnya!

Live Streaming World Boxing

[DAZN]

[ESPN]

[SKY Sports]

[TVOne]

[HASIL TINJU DUNIA]

(*)

- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp
!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved