Pemkab Sintang Matangkan Rencana Usulkan Pembangunan Politeknik Negeri Sintang
"IPM kita lamban di sektor pendidikan, pengangguran kita itu, lulusan SMK paling tinggi yakni 9,01 persen, yang lulusan SMA 7, 05 persen, perkembangan
Penulis: Agus Pujianto | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG - Pemerintah Kabupaten Sintang terus mematangkan persiapan pengusulan untuk pendirian Politeknik Negeri Sintang ke Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia.
Keberadaan perguruan tinggi ini dinilai penting untuk menyongsong Provinsi Kapuas Raya.
“Pemkab Sintang akan menyiapkan lahan sekitar 5 hektar, potensi mahasiswa dan kajian awal terlebih dahulu. Usulan Politeknik Negeri Sintang ini sebenarnya sudah pernah dilakukan tahun 2008, namun gagal," kata Kurniawan Kepala Bappeda Kabupaten Sintang.
Kurniawan mengungkapkan, alasan Pemda Sintang kembali akan mengusulkan pendirian Politeknik karena memang belum punya perguruan tinggi negeri.
"IPM kita lamban di sektor pendidikan, pengangguran kita itu, lulusan SMK paling tinggi yakni 9,01 persen, yang lulusan SMA 7, 05 persen, perkembangan rata-rata lama sekolah bergerak lambat, potensi pemekaran wilayah dan kebijakan pusat terhadap pendidikan vokasi," jelasnya.
• SMA Panca Setya Sintang Laksanakan Aksi Pungut Sampah di Pasar Inpres Sintang
Polteknik ini penting kata Kurniawan untuk menyikapi peluang pembentukan Provinsi Kapuas Raya yang tentunya akan membuat terjadinya peningkatan akan SDM berkualitas, permintaan lapangan kerja meningkat, mobilitas penduduk semakin tinggi dan perkembangan industri.
“Saat ini, sangat terbatas jumlah institusi pendidikan vokasi di Sintang, Sekadau dan Melawi. Potensi mahasiswa dari 3 kabupaten ini luar biasa tinggi, karena di Melawi itu ada 45 SMA/SMK, di Sekadau ada 30 SMA/SMK dan di Sintang ada 75 SMA/SMK. Total ada 150 sekolah. Satu sekolah bisa masuk 30 orang saja, maka ada potensi 4. 500 mahasiswa setiap tahun yang bisa kuliah di Polteknes,” beber Kurniawan.
Menurut Kurniawan, alur pendirian Politeknik Negeri adalah menyiapkan kajian awal, lokasi, rancangan SOTK, Rekomendasi LLDIKTI Wilayah dan Rekomendasi Pemprov Kalbar dan Pemkab. Pendirian Politeknik Negeri ini sejalan dengan Asta Cita Pemerintah Pusat.
“Rencana yang akan dibuat adalah membentuk tim, menyusun studi kelayakan, identifikasi prodi yang akan dibangun, menyusun surat usulan dan menyiapkan syarat lainnya, dan melakukan koordinasi ke LLDIKTI XI Kalimantan. Tantangan pendirian Polteknes ini adalah meningkatknya pengangguran terdidik dan kebijakan efisiensi anggaran," jelas Kurniawan. (*)
- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp
!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!
| Hadir sebagai Garda Terdepan, Polwan Polda Kalbar Tebarkan Senyum saat Layani Masyarakat |
|
|---|
| 6 Peristiwa Terpopuler Kalbar! Jasad Remaja 19 Tahun Ditemukan Tewas Tak Wajar di Pemangkat Sambas |
|
|---|
| Bukan Disuntik, Polda Kalbar Bongkar Modus Penjualan LPG 3 Kg Seharga Rp33 Ribu dari HET Rp18 Ribu |
|
|---|
| Cuaca Kalbar Besok 6 Mei 2026 di 14 Daerah! Pontianak Hujan Lebat, Singkawang Terang Benderang |
|
|---|
| RB Tak Boleh Sekadar Nilai, Pemprov Kalbar Dorong Birokrasi Berdampak Nyata ke Masyarakat |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/Pemerintah-Kabupaten-Sintang-terus23452.jpg)