Pemprov Kalbar Akan Bangun SMK Unggulan di Akcaya Sintang

"Terutama di kota sintang, SMK hanya satu. Dengan jumlah peserta didiknya 2.100 orang. Udah penuh. Kami ndak bisa tampung lagi. Karena jumlah guru jug

Tayang:
Penulis: Agus Pujianto | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/FILE
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalbar, Rita Hastarita saat di pendopo rumah dinas jabatan bupati sintang. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Barat akan membangun 2 Unit Sekolah Baru SMK di Kabupaten Sintang di tahun 2025.

Dua USB SMK ini akan dibangun di Kecamatan Sintang dan Kecamatan Ketungau Tengah.

"Tahun ini kami membangun 2 unit sekolah baru," kata Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalbar, Rita Hastarita di Sintang belum lama ini.

Pemrov Kalbar akan membangun SMK Unggulan di Kelurahan Akcaya. Rita menyebut, alasan dibangunnya unit sekolah baru ini karena jumlah siswa di SMKN 1 Sintang sudah lebih dari 2 ribu orang.

"Terutama di kota sintang, SMK hanya satu. Dengan jumlah peserta didiknya 2.100 orang. Udah penuh. Kami ndak bisa tampung lagi. Karena jumlah guru juga tidak mampu mengajar lebih dari 2 ribu. Sehingga, tahun ini kami membangun 1 SMK unggulan di Kelurahan Akcaya," ujar Rita.

Kepala Dinas Pendidikan Kalbar Rita Hastarita Ungkap Tantangan Bangun Pendidikan di Sintang

Selain itu, Pemrov Kalbar juga akan membangun Unit Sekolah Baru SMK di Kecamatan Ketungau Tengah untuk mempermudah akses pendidikan bagi anak-anak kawasan perbatasan.

"Satu lagi kami bangun SMK di ketungau tengah. Yang memang aksesnys lumayan sulit. Ini adalah upaya kami untuk memberikan akses pendidian karena memang perioritas kami pemerataan pendidikan terutama di daerah perbatasan," ungkap Rita.

Di tahun 2024, Pemprov Kalbar juga sudah mulai membangun SMK 1 Kecamatan Ambalau. Pembangunan ini sempat ditolak oleh masyarakat karena titik koordinat berubah dari usulan masyarakat.

"Tahun 2024 kami ada membangun satu SMK di Ambalau. Kecamatan paling ujung. Karena memang tidak ada satupun SMK di sana. Tapi tantangannya tidak ada guru produktif di sana yang belum terisi. Kami juga membangun SLB lumayan megah dan kami akan melanjutkan pembangunannya karena belum selesai," kata Rita. (*)

- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp

!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved