Angin Kencang di Singkawang, Robohkan Dinding Rumah Sarpiansyah 

Sarpiansyah menjelaskan, saat ini kondisi rumahnya masih dalam tahap renovasi dan belum sepenuhnya selesai dibangun.

Penulis: Widad Ardina | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Widad Ardina
Warga di Kota Singkawang, Sarpiansyah menceritakan kondisi rumahnya usai diterjang angin kencang dan mengakibatkan dinding roboh, pada Kamis 16 Januari 2025.  

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINGKAWANG - Rumah milik Sarpiansyah, di Jalan Ratu Sepudak, Kelurahan Naram, Singkawang Utara mengalami kerusakan parah pada dinding akibat diterjang angin kencang pada kemarin sore, Rabu 15 Januari 2025.

Sarpiansyah mengatakan, detik-detik sebelum kejadian, sekitar pukul 14.00 siang, ia bersama istrinya yang sedang bersantai di rumah. Tiba-tiba, mendengar suara gemuruh angin kencang dari arah depan rumahnya.

"Dari arah depan situ, bunyi angin kayak bersiul dan langsung menghantam dinding rumah kami yang ini merupakan pintu utama, ruang tamu," ucapnya saat ditemui, Kamis 16 Januari 2025.

Hantaman angin yang begitu kuat menyebabkan dinding rumah bagian depan roboh. Puing-puing berserakan hingga menimpa perabotan rumah. Beruntungnya, sebelum kejadian Sarpiansyah dan istrinya berhasil menyelamatkan diri tanpa luka.

"Langsung roboh, ngehantam dinding rumah," katanya.

Sarpiansyah, menjelaskan disaat melihat angin yang berhembus kencang tersebut, ia langsung berlari ke arah bagian samping rumah dan menarik lengan istrinya untuk segera bergeser.

"Pas angin datang, rumah sudah terasa goyang," ungkapnya.

Bahkan, ia mengaku heran. Menurutnya angin yang datang secara tiba-tiba tersebut langsung menghantam rumahnya, seolah hanya menyasar ke bangunan miliknya.

Baca juga: Sebanyak 16 KK Mengungsi Akibat Banjir di Singkawang Barat

"Yang saya heran, rumah kami yang rusak, padahal di depan, ada rumah lain dengan atap pelepah pisang tapi tidak terkena angin sama sekali," katanya.

Sarpiansyah menjelaskan, saat ini kondisi rumahnya masih dalam tahap renovasi dan belum sepenuhnya selesai dibangun.

Usai kejadian tersebut, ia bersama keluarganya mulai merapikan rumah secara bertahap. Untuk sementara, dinding yang roboh ditutup menggunakan terpal. (*)

- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp

!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved