Ragam Contoh

Materi Pelajaran PAI Kelas 9 SMP Kurikulum Merdeka, Perbedaan Haji dan Umroh

Kebijakan sistem pendidikan di Indonesia akan menerapkan kurikulum merdeka dari sisi pembelajaran.

Tribun Pontianak
soal dan kunci jawaban PAI Kelas 9 SMP Kurikulum Merdeka. Pengertian Haji dan Umroh merupakan ibadah memiliki persamaan dari segi dari tempat pelaksanaannya berada di Tanah Suci Mekkah. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Materi pembahasan ibadah Haji dan Umroh terdapat pada pelajaran PAI Kelas 9 semester ganjil.

Kebijakan sistem pendidikan di Indonesia akan menerapkan kurikulum merdeka dari sisi pembelajaran.

Namun untuk materinya dari buku pelajaran sebelumnya tidak akan ada perubahan seperti perbedaan Haji dan Umroh.

Pengertian Haji dan Umroh merupakan ibadah memiliki persamaan dari segi dari tempat pelaksanaannya berada di Tanah Suci Mekkah.

Kedua ibadah Haji dan umroh merupakan ibadah yang bersifat amaliah mahdhoh atau yang pelaksanaannya membutuhkan harta benda.

Baca juga: 20 Contoh Kalimat Perkenalan Diri Singkat untuk Guru dan Wali Murid Melalui WhatsApp

Apalagi Haji juga memiliki sistem antrian yang cukup panjang bahkan hingga puluhan tahun.

Sedangkan umroh sendiri tidak ada antrian yang mengikat sehingga tergantung atas kemampuan finansial dan fisik untuk pergi ke Tanah Suci Mekkah.

Perbedaan yang paling utama dari Haji dan Umroh adalah dari segi hukum.

Hukum Haji wajib dan dilaksanakan pada Bulan Dzulhijjaah bagi umat Islam yang memiliki kemampuan fisik dan  finansial, serta masuk rukun Islam ke lima.

Sedangkan Umroh hukumnya sunnah dan dilaksanakan kapan saja waktunya.

Perbedaan Haji dan Umroh

1. Hukum

Haji hukumnya wajib fardu ‘ain bagi setiap muslim mukalaf dan mampu.

Umrah menurut Mazhab Hanafi dan Maliki adalah sunah.

Namun menurut Mahzab Syafi’i dan Hambali wajib minimal sekali seumur hidup dan bagi yang  mampu.

Kedua ibadah ini digantungkan pada kemampuan seseorang itu sendiri untuk pergi ke tanah suci Mekkah.

2. Pelaksanaan

Haji hanya dilakukan pada bulan tertentu yakni pada bulan 9 - 12 Zulhijjah sedangkan Umroh bisa dilakukan hanya dalam waktu yang singkat 2-3 jam saja.

Tata Cara Haji

Wajib Haji

- Ihram (berniat mulai mengerjakan haji atau umroh).

- Hadir di Padang Arafah pada waktu yang ditentukan, yaitu mulai tergelincir matahari (waktu Lohor) tanggal 9 bulan haji sampai terbit fajar tanggal 10 bulan haji. Artinya, orang yang sedang mengerjakan haji itu wajib berada di Padang Arafah pada waktu tersebut.

- Tawaf (berkeliling Ka’bah). Tawaf rukun ini dinamakan “Tawaf Ifadah”.

- Sa’i (berlari- lari kecil diantara bukit Safa dan Marwah).

- Mencukur atau menggunting rambut. Hal ini kalau kita berpegang atas pendapat yang kuat. Sekurang-kurangnya menghilangkan tiga helai rambut. Pihak yang mengatakan bercukur menjadi rukun beralasan karena tidak dapat diganti dengan menyembelih.

- Menertibkan rukun- rukun itu (mendahulukan yang dahulu diantara rukun-rukun itu), yaitu mendahulukan niat dari semua rukun yang lain, mendahulukan hadir di Padang Arafah dari tawaf dan bercukur, mendahulukan tawaf dari sa’i jika ia tidak sa’i sesudah tawaf qudum.

25 JAWABAN Soal Matematika Kelas 4 dan Kunci Jawaban Lengkap Semester 2 Soal Pilihan-Isian

Rangkaian haji

- Ihram dari miqat (tempat yang ditentukan dan masa tertentu)

- Berhenti di Muzdalifah sesudah tengah malam, di malam Hari Raya Haji sesudah hadir di Padang Arafah. Maka apabila ia berjalan dari Muzdalifah tengah malam, ia wajib membayar denda (dam).

- Melontar Jumratul ‘Aqabah pada Hari Raya Haji.

- Melontar tiga jumrah, jumrah yang pertama, kedua, dan ketiga (Jumrah ‘Aqabah) dilontar pada tanggal 11-12-13 bulan Haji. Tiap-tiap Jumrahdilontar dengan tujuh batu kecil. Waktu melontar ialah sesudah tergelincir matahari pada tiap- tiap hari.

- Bermalam di Mina.

- Tawaf wada’ (tawaf sewaktu akan meninggalkan Mekah).

- Menjauhkan diri dari segala larangan atau yang diharamkan (muharramat).

Tata Cara Umroh

Wajib Umroh

- Ihram serta berniat.

- Tawaf (berkeliling) Ka’bah.

- Sa’i diantara Bukit Safa dan Marwah.

- Bercukur atau bergunting, sekurang- kurangnya memotong tiga helai rambut.

- Menertibkan keempat rukun tersebut diatas.

Miqat

Melaksanakan Miqat dalam haji dan umroh.

Miqad adalah batas-batas yang telah ditetapkan bagi dimulainya ibadah haji dan umrah.

Miqat terbagi menjadi dua, yaitu:

- Miqat Zamani batas yang ditentukan berdasarkan waktu.

- Miqat Makani batas yang ditentukan berdasarkan tempat.

- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp

!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved